Dirut PLN Ungkap Kronologi dan Penanganan Insiden Padam Listrik Masal di Pulau Sumatera

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:33 WIB
loading...
Dirut PLN Ungkap Kronologi...
Dirut PLN Darmawan Prasodjo memohon maaf atas insiden padam listrik masal yang terjadi di Pulau Sumatera, tepatnya Jambi, Sumatera Barat, Riau, Sumatera Utara, dan Aceh. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menyampaikan permohonan maaf atas insiden padam listrik masal yang terjadi di Pulau Sumatera pada Jumat malam (22/6) pukul 18.44 WIB akibat gangguan kelistrikan. Ia menyampaikan, padam listrik masal tersebut terjadi di Jambi, Sumatera Barat, Riau, Sumatera Utara, dan Aceh. Berdasarkan indikasi awal, padam listrik tersebut terjadi akibat adanya ruas transmisi yang mengalami gangguan akibat cuaca buruk.

"Kami sudah mendapatkan arahan dari Kementerian agar terus melakukan berbagai langkah untuk mengoreksi dan memperbaiki sistem kelistrikan Sumatera yang mengalami gangguan ini," ujar Dirut PLN, Darmawan Prasodjo dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (23/5/2026).

Darman mengatakan, sejak adanya laporan awal terjadi mati listrik serempak itu pihaknya langsung mengerahkan tim ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan. Hasilnya dalam waktu kurang lebih 2 jam, seluruh sistem gardu induk dan transmisi sudah bisa dipulihkan.

"Setelah kejadian ini kami langsung mengerahkan seluruh kekuatan tim kami. Pertama adalah kami melakukan assessment apakah ada dampak kerusakan pada gadu induk dan juga sistem transmisi kami. Dan alhamdulillah dalam waktu sekitar 2 jam seluruh sistem gadu induk dan transmisi kami bisa kami pulihkan," sambungnya.

Baca Juga: Gangguan Transmisi 275 kV Jadi Penyebab Listrik Padam di Sumatera

Selain faktor cuaca, Darmawan mengatakan padam listrik serempak yang terjadi di wilayah Sumatera ini juga tidak lepas dari dampak bencana banjir bandang beberapa waktu lalu yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Sebab bencana tersebut membuat beberapa transmisi tower roboh dan terputus sambungan listriknya.



Ia menjelaskan sistem kelistrikan sendiri terbagi dalam beberapa jenis pembangkit, yang mana masing-masing pemulihannya membutuhkan waktu berbeda ketika terjadi gangguan. Pembangkit listrik tenaga air punya dalam pulih yang lebih cepat, sama seperti sistem gas.

Baca Juga: Listrik Padam Massal di Sumatera hingga Aceh, Tim Teknis PLN Telusuri Penyebabnya

Namun untuk pembangkit listrik tenaga uap dengan bahan bakar batubara, memang memerlukan waktu yang lebih panjang untuk bisa segera pulih. Sebab batubara harus memanaskan air terlebih dahulu hingga mencapai titik didih tertentu sebelum mendapatkan uap untuk menjalankan turbin.

"Pembangkit-pembangkit yang bisa kami nyalakan dengan cepat, terutama pembangkit hidro dan pembangkit gas, dari tadi malam langsung satu persatu secara sistematis kita nyalakan," ujar Darmawan.

"Sehingga kita melihat sebagian sistem di Sumatera bagian selatan, Sumatera bagian tengah, Sumatera bagian utara, baik Sumatera utara maupun Aceh, mulai dari tadinya padam total, mulai muncul titik-titik di mana listrik sudah mulai menyala," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dipanggil Prabowo Gara-gara...
Dipanggil Prabowo Gara-gara Mati Lampu, Dirut PLN: Kami Mohon Doa
2 Pembangkit Besar Jadi...
2 Pembangkit Besar Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Jawa, Dirut PLN: Satu Berhasil Pulih
Pascapemadaman Listrik...
Pascapemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa, PLN Update Kondisi Perbaikan
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
PLN Lakukan Pemadaman...
PLN Lakukan Pemadaman Bergilir di Pulau Jawa, Ini Penyebabnya
Kritik Pemadaman Listrik,...
Kritik Pemadaman Listrik, Komisi VI DPR: Tidak Boleh Lagi Terjadi
Nestapa Siswi SD di...
Nestapa Siswi SD di Sukabumi, Sudah Belajar 6 Bulan tapi Gagal Tuntaskan Ujian Olimpiade karena Listrik Mati
Ruang Sidang Sempat...
Ruang Sidang Sempat Gelap Gulita saat Nadiem Makarim Bacakan Pleidoi
Rekomendasi
Tak Ditahan, Roy Suryo...
Tak Ditahan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dikenakan Wajib Lapor
Adhyaksa FC Pindah Homebase...
Adhyaksa FC Pindah Homebase ke Kalimantan Tengah, Buka Peluang Ganti Nama Jadi Kalteng FC
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved