Lombok Selatan Jadi Magnet Investasi Properti dan Hospitality

Senin, 25 Mei 2026 - 22:31 WIB
loading...
Lombok Selatan Jadi...
Kawasan pantai selatan Lombok kian dilirik sebagai destinasi baru investasi properti dan hospitality. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Kawasan pantai selatan Lombok kian dilirik sebagai destinasi baru investasi properti dan hospitality seiring meningkatnya kunjungan wisatawan dan pembangunan infrastruktur. Sejumlah pengembang mulai menggarap proyek terintegrasi untuk memanfaatkan potensi pertumbuhan tersebut.

"Struktur ini kami rancang agar investor dapat melihat langsung perkembangan proyek dan memiliki visibilitas yang jelas terhadap aset yang mereka miliki," ujar pendiri MOJO Developments, Gorka seperti dikutip, Senin (25/5/2026).

Baca Juga: 15 Kloter Mendarat di Hari Pertama Gelombang II, Jemaah Haji LOP 12 Lombok Jadi Kloter Perdana

Lombok dalam beberapa tahun terakhir semakin menonjol sebagai kawasan dengan prospek pertumbuhan properti di Indonesia. Hal ini mendorong pengembang seperti MOJO Developments untuk memperluas investasi di sektor resort dan villa di kawasan Kuta Mandalika dan sekitarnya.

MOJO mengusung model bisnis terintegrasi yang mencakup pembangunan, pengelolaan, hingga distribusi hasil investasi. Pendekatan ini memungkinkan investor tidak hanya memiliki aset properti, tetapi juga memperoleh pendapatan dari operasional hospitality yang dikelola secara profesional.

Saat ini, perusahaan mengelola delapan proyek dalam berbagai tahap pengembangan. Salah satu proyek utama, Rimba, telah terjual habis dan dijadwalkan rampung pada Mei 2026. Sementara proyek lain seperti The Swell, Sora, dan The Retreat masih dalam tahap pemasaran, serta Zaya dan Casa Brava dalam proses konstruksi.



Distribusi proyek tersebar di sejumlah lokasi strategis di Lombok Selatan, termasuk kawasan sekitar sirkuit Mandalika dan perbukitan Kuta. Strategi ini dilakukan untuk menjangkau berbagai segmen wisatawan sekaligus memperluas portofolio bisnis perusahaan.

Setelah tahap pembangunan selesai, unit properti akan dikelola oleh tim operator untuk menghasilkan pendapatan sewa bagi investor. Model ini dinilai sejalan dengan tren global managed residence yang telah berkembang di destinasi wisata seperti Phuket dan Maladewa.

Baca Juga: Innit Lombok Tawarkan Libur Lebaran Privat di Teluk Ekas

Dari sisi pasar, Lombok didukung oleh peningkatan jumlah wisatawan, pengembangan infrastruktur, serta keberadaan kawasan ekonomi khusus Mandalika. Akses penerbangan langsung dari berbagai kota internasional juga turut memperkuat permintaan terhadap akomodasi wisata.

Meski demikian, investasi di kawasan berkembang tetap menghadapi tantangan seperti regulasi dan likuiditas aset. Karena itu, pengelolaan operasional yang efektif dinilai menjadi kunci untuk menjaga keberlanjutan investasi.

Melalui berbagai faktor pendukung tersebut, Lombok dinilai memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang, terutama bagi investor yang mencari peluang di sektor properti dan hospitality terintegrasi.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dikepung Blokade AS,...
Dikepung Blokade AS, Indonesia Dukung Hak Lintas Tanker Iran di Selat Lombok
Jelang MotoGP Mandalika...
Jelang MotoGP Mandalika 2025, ASDP Pastikan Konektivitas Lancar dan Nyaman
BRI Peduli Tingkatkan...
BRI Peduli Tingkatkan Minat Baca Siswa dengan Pendekatan Berbasis Sains
Gaet Konsumen di BRI...
Gaet Konsumen di BRI UMKM EXPO(RT) 2025 Oganic Lombok Andalkan Bahan Baku Lokal
60 UMKM Ketiban Cuan...
60 UMKM Ketiban Cuan dari Perhelatan Pertamina Grand Prix of Indonesia
Sambut MotoGP Mandalika,...
Sambut MotoGP Mandalika, Pertamina Patra Niaga Genjot Stok BBM 5 Kali Lipat
Sari Yuliati Minta Kasus...
Sari Yuliati Minta Kasus Pembakaran Santri di Lombok Diusut Tuntas
Innit Lombok Tawarkan...
Innit Lombok Tawarkan Libur Lebaran Privat di Teluk Ekas
Gili Trawangan Jadi...
Gili Trawangan Jadi Destinasi Terbaik untuk Berenang di Dunia 2026 Versi Forbes
Rekomendasi
Dembele Ukir Hat-trick...
Dembele Ukir Hat-trick Tercepat Kedua dalam Sejarah Piala Dunia
Babak Pertama: Uruguay...
Babak Pertama: Uruguay vs Spanyol, Blunder Muslera Bawa La Furia Roja Unggul 1-0
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Berita Terkini
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved