Tingginya Permintaan Pengiriman Wisatawan di Bali Buka Peluang Usaha Agen Lion Parcel
Jum'at, 29 Mei 2026 - 17:10 WIB
loading...
Tingginya mobilitas wisatawan di Bali mendorong peningkatan permintaan layanan pengiriman barang terutama untuk oleh-oleh dan barang pribadi. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Tingginya mobilitas wisatawan di Bali mendorong peningkatan permintaan layanan pengiriman barang terutama untuk oleh-oleh dan barang pribadi. Kondisi ini membuka peluang usaha baru bagi agen logistik, termasuk jaringan Lion Parcel di destinasi wisata tersebut.
"Saat musim liburan atau long weekend, permintaan pengiriman meningkat signifikan. Banyak wisatawan memilih kirim barang seperti oleh-oleh atau pakaian liburan karena lebih praktis dan hemat," ujar agen Lion Parcel di Bali, Muhammad Ekhsan dalam keterangan pers, Jumat (29/5/2026).
Baca Juga: Bea Cukai Gagalkan Pengiriman Rokok Ilegal Senilai Rp2 Miliar di Tabanan, Bali
Ia menjelaskan, tarif pengiriman rute Denpasar–Jakarta berkisar Rp7.000 hingga Rp37.000 per kilogram, tergantung jenis layanan. Permintaan pengiriman tidak hanya menuju Jakarta, tetapi juga ke kota lain seperti Medan dan Makassar yang menjadi tujuan utama wisatawan domestik.
Selain wisatawan dalam negeri, turis mancanegara juga memanfaatkan layanan pengiriman untuk mengirim produk khas Bali ke negara asal. Barang yang dikirim beragam, mulai dari kerajinan tangan, fesyen, hingga suplemen lokal dengan tujuan pengiriman seperti Australia, Malaysia, dan Singapura.
Tingginya kebutuhan tersebut menjadi peluang usaha yang menjanjikan bagi pelaku usaha lokal. Ekhsan yang telah menjadi agen sejak 2021 mengaku bisnisnya berkembang pesat, didukung lokasi strategis, promosi aktif, serta pelayanan yang responsif kepada pelanggan.
"Saat musim liburan atau long weekend, permintaan pengiriman meningkat signifikan. Banyak wisatawan memilih kirim barang seperti oleh-oleh atau pakaian liburan karena lebih praktis dan hemat," ujar agen Lion Parcel di Bali, Muhammad Ekhsan dalam keterangan pers, Jumat (29/5/2026).
Baca Juga: Bea Cukai Gagalkan Pengiriman Rokok Ilegal Senilai Rp2 Miliar di Tabanan, Bali
Ia menjelaskan, tarif pengiriman rute Denpasar–Jakarta berkisar Rp7.000 hingga Rp37.000 per kilogram, tergantung jenis layanan. Permintaan pengiriman tidak hanya menuju Jakarta, tetapi juga ke kota lain seperti Medan dan Makassar yang menjadi tujuan utama wisatawan domestik.
Selain wisatawan dalam negeri, turis mancanegara juga memanfaatkan layanan pengiriman untuk mengirim produk khas Bali ke negara asal. Barang yang dikirim beragam, mulai dari kerajinan tangan, fesyen, hingga suplemen lokal dengan tujuan pengiriman seperti Australia, Malaysia, dan Singapura.
Tingginya kebutuhan tersebut menjadi peluang usaha yang menjanjikan bagi pelaku usaha lokal. Ekhsan yang telah menjadi agen sejak 2021 mengaku bisnisnya berkembang pesat, didukung lokasi strategis, promosi aktif, serta pelayanan yang responsif kepada pelanggan.
Lihat Juga :