Lesca Gadai Premier Ubah Barang Mewah Jadi Aset Resiliensi Finansial
Selasa, 02 Juni 2026 - 13:31 WIB
loading...
PT Lesca Gadai Premier, memperkenalkan strategi Smart Liquidity. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Di tengah fluktuasi pasar modal, penyesuaian suku bunga yang agresif, serta ketidakpastian geopolitik, mendorong para investor dan individu beraset neto tinggi (High Net Worth Individuals/HNWI) di Indonesia mulai melakukan rebalancing portofolio secara masif.
Dalam kondisi ini, barang mewah tak lagi sekadar simbol status, namun juga bertransformasi menjadi instrumen "safe haven" yang mampu menjaga nilai kekayaan. Merespons fenomena tersebut, PT Lesca Gadai Premier, memperkenalkan strategi "Smart Liquidity".
Strategi ini memosisikan layanan gadai mewah sebagai solusi likuiditas strategis yang memungkinkan pemilik aset untuk mencairkan dana segar tanpa harus melepas kepemilikan aset koleksi mereka yang terus mengalami apresiasi nilai.
Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp25.000 per Gram, Simak Rinciannya
Data pasar sepanjang awal tahun 2026 menunjukkan bahwa instrumen investasi tradisional seperti saham dan obligasi mengalami volatilitas yang cukup tinggi. Sebaliknya, pasar sekunder untuk jam tangan mewah seperti Patek Philippe dan Rolex, serta tas tangan eksklusif seperti Hermès Birkin, menunjukkan ketahanan yang luar biasa. Aset-aset ini sering kali mencatatkan pertumbuhan nilai yang melampaui inflasi, menjadikannya pilihan ideal untuk menjaga daya beli.
"Banyak pengusaha dan kolektor yang menyadari bahwa menjual aset mewah mereka saat ini bukanlah langkah yang bijak, karena potensi kenaikan harganya di masa depan sangat tinggi. Namun, di sisi lain, mereka membutuhkan likuiditas cepat untuk menangkap peluang bisnis atau menjaga arus kas. Di sinilah kami hadir sebagai jembatan finansial," ujar Direktur Lesca Gadai Premier, Bastian Purnama, dalam keterangan pers, Selasa (2/6/2026).
Dalam kondisi ini, barang mewah tak lagi sekadar simbol status, namun juga bertransformasi menjadi instrumen "safe haven" yang mampu menjaga nilai kekayaan. Merespons fenomena tersebut, PT Lesca Gadai Premier, memperkenalkan strategi "Smart Liquidity".
Strategi ini memosisikan layanan gadai mewah sebagai solusi likuiditas strategis yang memungkinkan pemilik aset untuk mencairkan dana segar tanpa harus melepas kepemilikan aset koleksi mereka yang terus mengalami apresiasi nilai.
Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp25.000 per Gram, Simak Rinciannya
Data pasar sepanjang awal tahun 2026 menunjukkan bahwa instrumen investasi tradisional seperti saham dan obligasi mengalami volatilitas yang cukup tinggi. Sebaliknya, pasar sekunder untuk jam tangan mewah seperti Patek Philippe dan Rolex, serta tas tangan eksklusif seperti Hermès Birkin, menunjukkan ketahanan yang luar biasa. Aset-aset ini sering kali mencatatkan pertumbuhan nilai yang melampaui inflasi, menjadikannya pilihan ideal untuk menjaga daya beli.
"Banyak pengusaha dan kolektor yang menyadari bahwa menjual aset mewah mereka saat ini bukanlah langkah yang bijak, karena potensi kenaikan harganya di masa depan sangat tinggi. Namun, di sisi lain, mereka membutuhkan likuiditas cepat untuk menangkap peluang bisnis atau menjaga arus kas. Di sinilah kami hadir sebagai jembatan finansial," ujar Direktur Lesca Gadai Premier, Bastian Purnama, dalam keterangan pers, Selasa (2/6/2026).
Lihat Juga :