IHSG Mendadak Jeblok 4,49% ke Bawah 6.000, Ini Penyebabnya
Rabu, 03 Juni 2026 - 12:41 WIB
loading...
A
A
A
Tekanan juga diperparah oleh pelemahan nilai tukar rupiah yang terdepresiasi hingga menembus Rp17.926 per dolar AS. Melemahnya rupiah meningkatkan kekhawatiran terhadap pelebaran defisit anggaran dan potensi kenaikan inflasi.
Kenaikan harga minyak dunia turut menjadi faktor pemicu, seiring belum tercapainya kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran. Kondisi ini memicu kekhawatiran pasar terhadap tekanan inflasi global dan domestik yang lebih tinggi.
Baca Juga: Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Data inflasi Indonesia pada Mei 2026 tercatat sebesar 3,08% secara tahunan. Meskipun masih berada dalam kisaran target Bank Indonesia, pelaku pasar mulai mengantisipasi risiko kenaikan inflasi lanjutan jika harga energi tetap tinggi.
Lihat Juga :