Grab Ambil Alih Kendali Superbank, Fokus Perluas Akses Pembiayaan Digital
Selasa, 09 Juni 2026 - 16:22 WIB
loading...
A
A
A
CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi, mengungkapkan bahwa investasi ini mencerminkan keyakinan penuh terhadap potensi jangka panjang ekonomi Indonesia serta peran krusial layanan keuangan digital. Bersama Superbank, pihak Grab berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi dan memperkuat ekosistem yang memberikan manfaat nyata bagi mitra pengemudi, mitra UMKM, pengguna, maupun masyarakat luas.
Suntikan komitmen dari Grab ini juga berjalan beriringan dengan performa finansial Superbank yang tumbuh positif. Per April 2026, penyaluran kredit emiten berkode saham SUPA ini melesat 55 persen secara tahunan (year-on-year/YoY), didorong oleh integrasi yang semakin erat dengan ekosistem Grab dan OVO, terutama melalui produk Pinjaman Atur Sendiri yang diakses langsung dari aplikasi.
Baca Juga: Superbank Perluas Akses PAS bagi Pengguna dan Mitra Grab
Pertumbuhan bisnis tersebut sukses mendongkrak profitabilitas perusahaan secara signifikan pada kuartal pertama tahun ini. Pada periode empat bulan yang berakhir 30 April 2026, Superbank berhasil membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp142 miliar, atau melonjak hingga 1.529 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya berkat sinergi ekosistem, disiplin pengelolaan risiko, serta dukungan para pemegang saham lainnya seperti Emtek, GXS Bank, dan KakaoBank.
Suntikan komitmen dari Grab ini juga berjalan beriringan dengan performa finansial Superbank yang tumbuh positif. Per April 2026, penyaluran kredit emiten berkode saham SUPA ini melesat 55 persen secara tahunan (year-on-year/YoY), didorong oleh integrasi yang semakin erat dengan ekosistem Grab dan OVO, terutama melalui produk Pinjaman Atur Sendiri yang diakses langsung dari aplikasi.
Baca Juga: Superbank Perluas Akses PAS bagi Pengguna dan Mitra Grab
Pertumbuhan bisnis tersebut sukses mendongkrak profitabilitas perusahaan secara signifikan pada kuartal pertama tahun ini. Pada periode empat bulan yang berakhir 30 April 2026, Superbank berhasil membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp142 miliar, atau melonjak hingga 1.529 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya berkat sinergi ekosistem, disiplin pengelolaan risiko, serta dukungan para pemegang saham lainnya seperti Emtek, GXS Bank, dan KakaoBank.
(nng)
Lihat Juga :