Grab Ambil Alih Kendali Superbank, Fokus Perluas Akses Pembiayaan Digital
Selasa, 09 Juni 2026 - 16:22 WIB
loading...
Grab resmi mengukuhkan posisinya sebagai pemegang saham mayoritas Superbank. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Grab resmi mengukuhkan posisinya sebagai pemegang saham mayoritas PT Super Bank Indonesia Tbk (Superbank) dengan total kepemilikan kini mencapai lebih dari 50 persen. Langkah strategis melalui serangkaian transaksi di dalam ekosistem Grab ini menegaskan komitmen jangka panjang perusahaan untuk memperluas akses pembiayaan dan mendorong inklusi keuangan di Indonesia.
Presiden Direktur Superbank, Tigor M. Siahaan, menyambut baik langkah tersebut dan menilai peningkatan kepemilikan ini sebagai bentuk kepercayaan besar yang memvalidasi strategi pertumbuhan perusahaan.
"Kepercayaan Grab yang semakin besar terhadap Superbank merupakan validasi atas strategi pertumbuhan yang kami jalankan. Dukungan dari ekosistem Grab memungkinkan kami menghadirkan layanan perbankan yang lebih relevan, mudah diakses, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat," kata Tigor dalam keterangan resmi, Selasa (9/6/2026).
Baca Juga: Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
Tigor menambahkan, ke depan Superbank akan terus memperkuat inovasi produk, memperluas akses pembiayaan yang bertanggung jawab, serta menghadirkan pengalaman perbankan digital yang semakin terintegrasi (seamless) bagi jutaan masyarakat di Tanah Air.
Peningkatan porsi kepemilikan tersebut dilakukan melalui serangkaian transaksi strategis, termasuk pembelian saham oleh A5-DB Holdings dan GXS Pte. Ltd. pada Mei 2026. Aksi korporasi ini sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pasar paling strategis bagi Grab di kawasan Asia Tenggara selama lebih dari satu dekade terakhir.
CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi, mengungkapkan bahwa investasi ini mencerminkan keyakinan penuh terhadap potensi jangka panjang ekonomi Indonesia serta peran krusial layanan keuangan digital. Bersama Superbank, pihak Grab berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi dan memperkuat ekosistem yang memberikan manfaat nyata bagi mitra pengemudi, mitra UMKM, pengguna, maupun masyarakat luas.
Suntikan komitmen dari Grab ini juga berjalan beriringan dengan performa finansial Superbank yang tumbuh positif. Per April 2026, penyaluran kredit emiten berkode saham SUPA ini melesat 55 persen secara tahunan (year-on-year/YoY), didorong oleh integrasi yang semakin erat dengan ekosistem Grab dan OVO, terutama melalui produk Pinjaman Atur Sendiri yang diakses langsung dari aplikasi.
Baca Juga: Superbank Perluas Akses PAS bagi Pengguna dan Mitra Grab
Pertumbuhan bisnis tersebut sukses mendongkrak profitabilitas perusahaan secara signifikan pada kuartal pertama tahun ini. Pada periode empat bulan yang berakhir 30 April 2026, Superbank berhasil membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp142 miliar, atau melonjak hingga 1.529 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya berkat sinergi ekosistem, disiplin pengelolaan risiko, serta dukungan para pemegang saham lainnya seperti Emtek, GXS Bank, dan KakaoBank.
Presiden Direktur Superbank, Tigor M. Siahaan, menyambut baik langkah tersebut dan menilai peningkatan kepemilikan ini sebagai bentuk kepercayaan besar yang memvalidasi strategi pertumbuhan perusahaan.
"Kepercayaan Grab yang semakin besar terhadap Superbank merupakan validasi atas strategi pertumbuhan yang kami jalankan. Dukungan dari ekosistem Grab memungkinkan kami menghadirkan layanan perbankan yang lebih relevan, mudah diakses, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat," kata Tigor dalam keterangan resmi, Selasa (9/6/2026).
Baca Juga: Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
Tigor menambahkan, ke depan Superbank akan terus memperkuat inovasi produk, memperluas akses pembiayaan yang bertanggung jawab, serta menghadirkan pengalaman perbankan digital yang semakin terintegrasi (seamless) bagi jutaan masyarakat di Tanah Air.
Peningkatan porsi kepemilikan tersebut dilakukan melalui serangkaian transaksi strategis, termasuk pembelian saham oleh A5-DB Holdings dan GXS Pte. Ltd. pada Mei 2026. Aksi korporasi ini sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pasar paling strategis bagi Grab di kawasan Asia Tenggara selama lebih dari satu dekade terakhir.
CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi, mengungkapkan bahwa investasi ini mencerminkan keyakinan penuh terhadap potensi jangka panjang ekonomi Indonesia serta peran krusial layanan keuangan digital. Bersama Superbank, pihak Grab berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi dan memperkuat ekosistem yang memberikan manfaat nyata bagi mitra pengemudi, mitra UMKM, pengguna, maupun masyarakat luas.
Suntikan komitmen dari Grab ini juga berjalan beriringan dengan performa finansial Superbank yang tumbuh positif. Per April 2026, penyaluran kredit emiten berkode saham SUPA ini melesat 55 persen secara tahunan (year-on-year/YoY), didorong oleh integrasi yang semakin erat dengan ekosistem Grab dan OVO, terutama melalui produk Pinjaman Atur Sendiri yang diakses langsung dari aplikasi.
Baca Juga: Superbank Perluas Akses PAS bagi Pengguna dan Mitra Grab
Pertumbuhan bisnis tersebut sukses mendongkrak profitabilitas perusahaan secara signifikan pada kuartal pertama tahun ini. Pada periode empat bulan yang berakhir 30 April 2026, Superbank berhasil membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp142 miliar, atau melonjak hingga 1.529 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya berkat sinergi ekosistem, disiplin pengelolaan risiko, serta dukungan para pemegang saham lainnya seperti Emtek, GXS Bank, dan KakaoBank.
(nng)
Lihat Juga :