Dibangun PTPP, RSUD Thohir Krui Diresmikan Presiden Prabowo
Rabu, 10 Juni 2026 - 17:30 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto meresmikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH. Muhammad Thohir Krui di Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung. FOTO/PTPP
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meresmikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH. Muhammad Thohir Krui di Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung, yang dibangun oleh PT PP (Persero) Tbk (PTPP). Kehadiran rumah sakit ini menjadi bagian dari upaya strategis pemerintah dalam memperluas akses layanan kesehatan rujukan, khususnya bagi masyarakat di wilayah pesisir serta daerah tertinggal, terdepan, terluar, dan kepulauan (3T).
"Saya menyambut baik dan dengan penuh kebanggaan dan kebahagiaan saya bisa hadir di sini, dan saya bergembira bahwa Kabupaten Pesisir Barat ini di Kota Krui ini sekarang bisa mendapat akses layanan kesehatan yang memadai," ujar Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya saat meresmikan fasilitas kesehatan tersebut, seperti dikutip pada Rabu (10/6/2026).
Baca Juga: PTPP Gelar RUPST Tahun Buku 2025: Tetapkan Perubahan Anggaran Dasar dan Perkuat Strategi Bisnis
Turut mendampingi Presiden dalam peresmian tersebut antara lain Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan, serta Direktur Utama PTPP Novel Arsyad.
Menkes Budi memaparkan, pembangunan RSUD ini merupakan bagian dari program percepatan 66 rumah sakit di berbagai daerah untuk memperkuat layanan rujukan penyakit prioritas. Fasilitas ini dirancang mampu menangani penanganan medis utama seperti stroke, jantung, kanker, ginjal, serta kesehatan ibu dan anak agar selesai ditangani di tingkat daerah.
Dia juga memberikan apresiasi terhadap kualitas hasil pekerjaan fisik bangunan yang dikerjakan oleh emiten konstruksi pelat merah tersebut. "Rumah sakit ini kualitasnya bagus, karena dibangun oleh Danantara, melalui PTPP," kata Budi Gunadi.
PTPP berhasil menyelesaikan pembangunan RSUD KH. Muhammad Thohir Krui melalui skema Design and Build dengan nilai kontrak mencapai Rp152,99 miliar. Proyek yang masuk ke dalam Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Kementerian Kesehatan ini tuntas 100 persen dalam waktu 290 hari kalender sesuai target yang ditetapkan.
Dalam pelaksanaannya, PTPP menerapkan sejumlah inovasi teknologi konstruksi untuk mengatasi tantangan geografis lokasi proyek yang cukup jauh dari pusat distribusi material. Penggunaan peralatan Carmix dan Batch Pump dioptimalkan guna memastikan efisiensi ketersediaan beton di lapangan secara berkelanjutan.
Baca Juga: Prabowo Bertolak ke Lampung, Resmikan RSUD dan Buka Munas HIPMI
Selain itu, kontraktor BUMN ini juga mengaplikasikan teknologi Hollow Core Slab (HCS) untuk mempercepat proses pemasangan struktur lantai bangunan. Penerapan metode modern ini terbukti efektif memangkas waktu konstruksi tanpa mengurangi standar kualitas dan mutu bangunan yang dipersyaratkan.
Sementara itu, Corporate Secretary PTPP Joko Raharjo menyampaikan rasa bangga atas rampungnya proyek ini. Menurutnya, keterlibatan PTPP dalam menghadirkan infrastruktur kesehatan yang modern dan representatif ini diharapkan memberikan dampak langsung bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Pesisir Barat.
Joko menambahkan bahwa pembangunan fasilitas publik ini menjadi bukti nyata komitmen PTPP dalam mendukung agenda pembangunan nasional dan Asta Cita Pemerintah. "Perusahaan berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam pemerataan infrastruktur guna mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di seluruh wilayah Indonesia," tuturnya.
"Saya menyambut baik dan dengan penuh kebanggaan dan kebahagiaan saya bisa hadir di sini, dan saya bergembira bahwa Kabupaten Pesisir Barat ini di Kota Krui ini sekarang bisa mendapat akses layanan kesehatan yang memadai," ujar Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya saat meresmikan fasilitas kesehatan tersebut, seperti dikutip pada Rabu (10/6/2026).
Baca Juga: PTPP Gelar RUPST Tahun Buku 2025: Tetapkan Perubahan Anggaran Dasar dan Perkuat Strategi Bisnis
Turut mendampingi Presiden dalam peresmian tersebut antara lain Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan, serta Direktur Utama PTPP Novel Arsyad.
Menkes Budi memaparkan, pembangunan RSUD ini merupakan bagian dari program percepatan 66 rumah sakit di berbagai daerah untuk memperkuat layanan rujukan penyakit prioritas. Fasilitas ini dirancang mampu menangani penanganan medis utama seperti stroke, jantung, kanker, ginjal, serta kesehatan ibu dan anak agar selesai ditangani di tingkat daerah.
Dia juga memberikan apresiasi terhadap kualitas hasil pekerjaan fisik bangunan yang dikerjakan oleh emiten konstruksi pelat merah tersebut. "Rumah sakit ini kualitasnya bagus, karena dibangun oleh Danantara, melalui PTPP," kata Budi Gunadi.
PTPP berhasil menyelesaikan pembangunan RSUD KH. Muhammad Thohir Krui melalui skema Design and Build dengan nilai kontrak mencapai Rp152,99 miliar. Proyek yang masuk ke dalam Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Kementerian Kesehatan ini tuntas 100 persen dalam waktu 290 hari kalender sesuai target yang ditetapkan.
Dalam pelaksanaannya, PTPP menerapkan sejumlah inovasi teknologi konstruksi untuk mengatasi tantangan geografis lokasi proyek yang cukup jauh dari pusat distribusi material. Penggunaan peralatan Carmix dan Batch Pump dioptimalkan guna memastikan efisiensi ketersediaan beton di lapangan secara berkelanjutan.
Baca Juga: Prabowo Bertolak ke Lampung, Resmikan RSUD dan Buka Munas HIPMI
Selain itu, kontraktor BUMN ini juga mengaplikasikan teknologi Hollow Core Slab (HCS) untuk mempercepat proses pemasangan struktur lantai bangunan. Penerapan metode modern ini terbukti efektif memangkas waktu konstruksi tanpa mengurangi standar kualitas dan mutu bangunan yang dipersyaratkan.
Sementara itu, Corporate Secretary PTPP Joko Raharjo menyampaikan rasa bangga atas rampungnya proyek ini. Menurutnya, keterlibatan PTPP dalam menghadirkan infrastruktur kesehatan yang modern dan representatif ini diharapkan memberikan dampak langsung bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Pesisir Barat.
Joko menambahkan bahwa pembangunan fasilitas publik ini menjadi bukti nyata komitmen PTPP dalam mendukung agenda pembangunan nasional dan Asta Cita Pemerintah. "Perusahaan berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam pemerataan infrastruktur guna mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di seluruh wilayah Indonesia," tuturnya.
(nng)
Lihat Juga :