IHSG Ditutup Melemah 0,28% ke Level 5.902 Sore Ini
Kamis, 11 Juni 2026 - 17:14 WIB
loading...
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dititup melemah pada Kamis (11/6/2026). FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan dengan koreksi 16,35 poin atau 0,28% ke level 5.902. Meski berakhir di zona merah, pergerakan IHSG sepanjang hari ini berlangsung cukup fluktuatif.
Pada awal perdagangan, IHSG sempat menguat hingga menyentuh level tertinggi harian 6.010. Namun tekanan jual yang meningkat sejak pertengahan sesi membuat indeks berbalik arah dan terus bergerak melemah hingga menyentuh level terendah 5.784.
Baca Juga: IHSG Ambruk Lagi Sentuh Level 5.789 usai Kehilangan 1,91% di Sesi Siang
Dari sisi aktivitas perdagangan, nilai transaksi tercatat mencapai Rp22,10 triliun dengan volume perdagangan 30,58 miliar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 2,314 juta kali. Kapitalisasi pasar berada di level Rp10.291 triliun. Secara market breadth, sentimen pasar cenderung negatif. Sebanyak 439 saham melemah, lebih banyak dibandingkan 282 saham menguat, sementara 238 saham bergerak stagnan.
Pelemahan IHSG terutama dipicu oleh koreksi pada sektor-sektor berbasis komoditas. Sektor Barang Baku menjadi sektor dengan penurunan terdalam setelah merosot 4,27%, disusul sektor Energi yang turun 2,12%. Selain itu, sektor Transportasi juga terkoreksi 1,41%, sektor Perindustrian melemah 0,79%, sektor Konsumen Non-Primer turun 0,66%, dan sektor Konsumen Primer terkoreksi 0,57%.
Di sisi lain, sejumlah sektor berhasil menahan penurunan IHSG. Sektor Keuangan menjadi penopang utama dengan kenaikan 1,36%, diikuti sektor Kesehatan yang naik 0,74%, sektor Properti menguat 0,70%, sektor Infrastruktur naik 0,56%, serta sektor Teknologi yang bertambah 0,54%.
Baca Juga: IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
Pada jajaran top gainers, saham PT Mitra Energi Persada Tbk (KOPI) memimpin penguatan dengan kenaikan 34,67% ke level 202. Posisi berikutnya ditempati PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR) yang melonjak 34,33% ke level 180, serta PT Indo Oil Perkasa Tbk (OILS) yang naik 34,15% ke posisi 220. Sementara itu, PT Tempo Intimedia Tbk (TMPO) menguat 34,04% menjadi 126, dan PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) naik 25% ke level 1.300.
Di kelompok top losers, saham PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE) menjadi yang paling tertekan setelah turun 14,29% ke level 66. Selanjutnya, PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) melemah 13,94 persen ke posisi 1.790, dan PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) terkoreksi 13,64% ke level 462. Pelemahan juga terjadi pada PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX) yang turun 12,71% menjadi 206, serta PT Bintang Mitra Semestaraya Tbk (BMSR) yang merosot 10,88% ke level 262.
Pada awal perdagangan, IHSG sempat menguat hingga menyentuh level tertinggi harian 6.010. Namun tekanan jual yang meningkat sejak pertengahan sesi membuat indeks berbalik arah dan terus bergerak melemah hingga menyentuh level terendah 5.784.
Baca Juga: IHSG Ambruk Lagi Sentuh Level 5.789 usai Kehilangan 1,91% di Sesi Siang
Dari sisi aktivitas perdagangan, nilai transaksi tercatat mencapai Rp22,10 triliun dengan volume perdagangan 30,58 miliar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 2,314 juta kali. Kapitalisasi pasar berada di level Rp10.291 triliun. Secara market breadth, sentimen pasar cenderung negatif. Sebanyak 439 saham melemah, lebih banyak dibandingkan 282 saham menguat, sementara 238 saham bergerak stagnan.
Pelemahan IHSG terutama dipicu oleh koreksi pada sektor-sektor berbasis komoditas. Sektor Barang Baku menjadi sektor dengan penurunan terdalam setelah merosot 4,27%, disusul sektor Energi yang turun 2,12%. Selain itu, sektor Transportasi juga terkoreksi 1,41%, sektor Perindustrian melemah 0,79%, sektor Konsumen Non-Primer turun 0,66%, dan sektor Konsumen Primer terkoreksi 0,57%.
Di sisi lain, sejumlah sektor berhasil menahan penurunan IHSG. Sektor Keuangan menjadi penopang utama dengan kenaikan 1,36%, diikuti sektor Kesehatan yang naik 0,74%, sektor Properti menguat 0,70%, sektor Infrastruktur naik 0,56%, serta sektor Teknologi yang bertambah 0,54%.
Baca Juga: IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
Pada jajaran top gainers, saham PT Mitra Energi Persada Tbk (KOPI) memimpin penguatan dengan kenaikan 34,67% ke level 202. Posisi berikutnya ditempati PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR) yang melonjak 34,33% ke level 180, serta PT Indo Oil Perkasa Tbk (OILS) yang naik 34,15% ke posisi 220. Sementara itu, PT Tempo Intimedia Tbk (TMPO) menguat 34,04% menjadi 126, dan PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) naik 25% ke level 1.300.
Di kelompok top losers, saham PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE) menjadi yang paling tertekan setelah turun 14,29% ke level 66. Selanjutnya, PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) melemah 13,94 persen ke posisi 1.790, dan PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) terkoreksi 13,64% ke level 462. Pelemahan juga terjadi pada PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX) yang turun 12,71% menjadi 206, serta PT Bintang Mitra Semestaraya Tbk (BMSR) yang merosot 10,88% ke level 262.
(nng)
Lihat Juga :