Dukung Program 3 Juta Rumah, Infiniti Land dan UI Jalin Kolaborasi

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:54 WIB
loading...
Dukung Program 3 Juta...
Penandatanganan nota kesepahaman antara Infiniti Land dengan SPPB-UI yang berlangsung di Kampus UI Salemba, Jakarta, Rabu (17/6). FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Infiniti Triniti Jaya atau Infiniti land terus membuktikan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pembangunan hunian yang sedang dikembangkan terutama di Perumahan Mulia Gading Kencana (MGK) Serang, Banten. Salah satu upaya dengan menjalin kerja sama strategis di bidang penelitian sektor perumahan dengan Universitas Indonesia (UI).

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Infiniti Land dengan Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan Universitas Indonesia (SPPB-UI) yang berlangsung di Kampus UI Salemba, Jakarta, Rabu (17/6).

Baca Juga: Dukung Pembiayaan Perumahan, BSI Targetkan Penyaluran KPP Rp1,2 Triliun

Kedua belah pihak bersepakat untuk memperkuat kolaborasi di bidang penelitian dan pengembangan (research and development) yang berfokus pada peningkatan kualitas pembangunan hunian yang terjangkau, berkualitas dan berkelanjutan. Kolaborasi dilakukan melalui kajian, pertukaran pengetahuan, serta pemanfaatan hasil penelitian untuk mendukung inovasi di sektor perumahan.

Selain itu, Infiniti Land akan mendukung kegiatan akademik mahasiswa Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan UI melalui akses dan kesempatan melakukan survei, observasi, serta pengumpulan data penelitian di proyek-proyek yang sedang dikembangkan Infiniti Land.



Direktur Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan UI, Prof. Supriatna mengatakan kerja sama dengan Infiniti Land ini semakin memperkuat keterkaitan antara kajian akademik dengan praktik pembangunan di lapangan. Dari kerja sama ini diharapkan dapat dihasilkan rekomendasi dan model pembangunan yang mumpuni dalam mendukung keberlanjutan program 3 juta rumah terutama peningkatan kualitas bangunan dan lingkungan perumahan bagi masyarakat.

"Kerjasama ini bisa lebih luas lagi, karena kami memiliki lembaga kajian yang komprehensif tidak hanya tentang perumahan dan permukiman perkotaan (urban studies) tetapi juga yang berkaitan dengan aspek ketahanan dan lain-lain," jelasnya.

Dia menambahkan, banyak riset dan penelitian yang sebenarnya dapat dilakukan terkait pembangunan perumahan dari mulai variabel lokasi hunian yang baik, pengembangan infrastruktur kawasan, bahan bangunan ramah lingkungan, maupun tata ruang yang berkenaan dengan kebencanaan termasuk struktur bangunan yang tahan gempa. Selain itu, survei kepuasan masyarakat tentang perumahan juga dapat dilakukan.

Prof. Supriatna menilai kerja sama dengan Infiniti Land sangat tepat, karena perusahaan properti ini adalah pengembang rumah subsidi terbaik di Indonesia dan peraih Sertifikasi Bangunan Gedung Hijau (BGH) Predikat Utama pertama untuk proyek perumahan bersubsidi dari Kementerian PUPR (sekarang Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman).

"Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan UI siap menjadikan Perumahan MGK Serang yang dikembangkan Infiniti Land sebagai proyek percontohan untuk lokasi riset perumahan bagi mahasiswa pascasarjana dan doktoral," pungkasnya.

Sinergi Konkret

Direktur Utama Infiniti Land, Samuel S. Huang menjelaskan penandatangan kerja sama dengan UI ini merupakan tindak lanjut dari kolaborasi mereka sebelumnya sebagai bentuk konkret sinergi antara akademisi dan praktisi. Dia meyakini kerja sama tersebut baik sekali untuk mencapai pembangunan yang berkelanjutan di sektor perumahan.

“Kerja sama ini kami anggap baik sekali, karena akademisi dan praktisi bersinergi untuk mendapatkan sudut pandang yang valid tentang bagaimana membangun rumah yang layak huni terutama rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR),” kata Bendahara Umum DPP Realestat Indonesia (REI) tersebut.

Di sisi lain, dengan yang telah diraih Perumahan MGK Serang sebagai perumahan bersubsidi bersertifikat Bangunan Gedung Hijau (BGH) serta berbagai penghargaan bergengsi, Samuel berharap perumahan tersebut bisa menjadi salah satu tempat penelitian dan kajian terbaik bagi akademisi di UI.

"Kami bersyukur dapat bekerja sama dengan UI, karena perguruan tinggi ini adalah universitas terbaik di Indonesia, dan diharapkan kerjasama ini dapat menghasilkan sinergi yang baik, kolaborasi yang efektif dan komprehensif," ungkapnya.

Baca Juga: Pemerintah Siapkan Lahan Bekas HGU Jadi Hunian Tetap di Sumatera

Samuel berharap penelitian yang nantinya dihasilkan Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan UI dapat menjadi salah satu panduan (acuan) bagi pengembang perumahan subsidi di Indonesia dalam membangun hunian yang layak dan berkelanjutan, sekaligus membantu pemerintah mewujudkan program 3 juta rumah karena berdasarkan data dari BPS, saat ini angka backlog perumahan (kekurangan) mencapai 9,9 juta unit.

Infiniti Land terus berinovasi untuk menghadirkan hunian dengan bahan material rumah yang berkualitas dan ramah lingkungan di Perumahan MGK Serang, meski harganya sangat terjangkau sesuai ketentuan pemerintah. Pihaknya, kata Samuel, bersungguh-sungguh dalam membangun rumah bersubsidi dengan memerhatikan seluruh aspek keberlanjutan termasuk hunian konsep hijau dari mulai tahap perencanaan hingga pelaksanaan.

"Kami membangun perumahan subsidi, Mulia Gading Kencana ini dengan hati dan memberikan kualitas terbaik kami dari segi kualitas bangunan, infrastruktur dan fasilitas. Inilah komitmen yang kami berikan kepada para konsumen dan penghuni di MGK Serang. Prinsip kami, karena ini adalah rumah pertama mereka, maka berikanlah yang terbaik," tegas Samuel.

MGK menjadi perumahan subsidi pertama di Indonesia yang mengantongi Sertifikasi Bangunan Gedung Hijau (BGH) Predikat Utama dari Kementerian PUPR dan sekaligus meraih rekor MURI untuk prestasi tersebut. Perumahan ini juga meraih Green Housing Award 2025 dari Universitas Indonesia, Best Subsidized Housing Development Project di Golden Property Awards (GPA) 2025 yang diselenggarakan Indonesia Property Watch (IPW) dan Rumah123, serta FIABCI Indonesia-REI Excellence Awards 2024 sebagai perumahan subsidi terbaik di Indonesia.

Terakhir, MGK Serang juga memperoleh penghargaan khusus dari Forwapera (Forum Wartawan Perumahan Rakyat) sebagai “Pionir Perumahan Subsidi Bangunan Hijau” dalam acara Anugerah Forwapera 2026
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Respons Pasar Tinggi,...
Respons Pasar Tinggi, Ciputra Group Akselerasi Klaster Baru Citra Homes Halim
Pasar Properti Bergairah,...
Pasar Properti Bergairah, Hunian Modern di Halim Cepat Terserap
Menteri Nusron Wahid...
Menteri Nusron Wahid Siap Alokasikan Lahan 129 Ribu Hektare untuk Dibangun Kawasan Hunian
Taspen dan Bank Mantap...
Taspen dan Bank Mantap Tingkatkan Kualitas Hunian Masyarakat
Ciputra Group Bukukan...
Ciputra Group Bukukan Penjualan Rp500 Miliar dari Ekspansi Kawasan The Forestine
LippoLand Hadirkan Ruko...
LippoLand Hadirkan Ruko The Hive K Town Boulevard di Lippo Karawang
Rumah Modular Dinilai...
Rumah Modular Dinilai Mampu Dukung Pendinginan Kota
Hunian Layak Fondasi...
Hunian Layak Fondasi Kesejahteraan Masyarakat
Destinasi Hunian Unggulan...
Destinasi Hunian Unggulan Dirancang di Cimanggis Depok
Rekomendasi
Dasco Ungkap Pimpinan...
Dasco Ungkap Pimpinan DPR akan Temui Mahasiswa Besok
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Berita Terkini
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved