Menghadapi Tekanan Ekonomi, Agen Asuransi Jiwa Terus Tingkatkan Kapasitas lewat MDRT Day 2026
Kamis, 18 Juni 2026 - 22:22 WIB
loading...
A
A
A
Terakhir dalam sesi Main Platform akan tampilKen Kish, motivator dari Singapura (Breakthrough Coach) yang terkenal sebagai humoris motivator. Debutnya sebagai pembicara asuransi jiwa adalah di Konferensi MDRT pertama Manulife Kamboja pada 2019. Ken memikat lebih dari 500 calon peserta dengan pidato utamanya, “Identitas Anda, MDRT Anda & Tanggung Jawab Anda”.
Jangan lewatkan juga Special Sessiondari MDRT Day by MCC Indonesia 2026, di mana sesi ini adalah sesi pembuka yang dilakukan pada pukul 08.30 wib. Pembicara yang akan tampil dalam sesi ini adalah Johan Fanggara (10-year MDRT Member with 2 Court of the Table Qualifications). Ada pula sesi ide-ide penjualan dari MDRT Speaksdengan pembicara, antara lain: Yuanita Angellina Octoro(13-year MDRT Member with 4 Court of the Table Qualifications); Elizabeth Pahlevi Thamarica(10-year MDRT Member); Kartika(6-year MDRT Member); dan Gracia Stephanie Yap(3-year MDRT Member).
Sementara itu, Emira E. Oepangat, Direktur Eksekutif AAJImenjelaskan fokus AAJI bukan hanya pada pertumbuhan jumlah agen, tetapi juga peningkatan profesionalisme dan etika kerja. Kode etik tenaga pemasar yang diterbitkan AAJI harus dipegang teguh oleh seluruh agen dan perusahaan untuk mencegah praktik yang tidak sesuai, seperti poaching, twisting, mis-selling, dan penyalahgunaan informasi.
Emira menjelaskan kinerja kanal keagenan mulai menunjukkan pemulihan: kuartal I 2026 mencatat pendapatan premi Rp 14,29 triliun, tumbuh 1,2% dibanding periode sama tahun lalu. Secara keseluruhan, 56 dari 58 perusahaan asuransi jiwa membukukan total pendapatan premi Rp 47,27 triliun.
”Stabilitas ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap perlindungan jiwa, yang tidak lepas dari peran peran tenaga pemasar profesional dan beretika. Hingga akhir kuartal I 2026, jumlah tertanggung industri mencapai 118,28 juta orang (22,56 juta perorangan dan 95,72 juta kumpulan). Kenaikan 20,9% ini menegaskan keberhasilan tenaga pemasar memperluas jangkauan proteksi ke seluruh lapisan masyarakat,” jelas Emira
Sebagai bagian dari upaya menjaga profesionalisme, Emira menyampaikan bahwa Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) AAJI telah menerima SK Lisensi dari BNSP untuk menjalankan program sertifikasi. Keberadaan LSP ini berfungsi memastikan setiap tenaga pemasar memenuhi standar kompetensi yang terukur, sehingga turut memperkuat profesionalisme dan kepercayaan masyarakat terhadap profesi agen asuransi jiwa.
Jangan lewatkan juga Special Sessiondari MDRT Day by MCC Indonesia 2026, di mana sesi ini adalah sesi pembuka yang dilakukan pada pukul 08.30 wib. Pembicara yang akan tampil dalam sesi ini adalah Johan Fanggara (10-year MDRT Member with 2 Court of the Table Qualifications). Ada pula sesi ide-ide penjualan dari MDRT Speaksdengan pembicara, antara lain: Yuanita Angellina Octoro(13-year MDRT Member with 4 Court of the Table Qualifications); Elizabeth Pahlevi Thamarica(10-year MDRT Member); Kartika(6-year MDRT Member); dan Gracia Stephanie Yap(3-year MDRT Member).
Sementara itu, Emira E. Oepangat, Direktur Eksekutif AAJImenjelaskan fokus AAJI bukan hanya pada pertumbuhan jumlah agen, tetapi juga peningkatan profesionalisme dan etika kerja. Kode etik tenaga pemasar yang diterbitkan AAJI harus dipegang teguh oleh seluruh agen dan perusahaan untuk mencegah praktik yang tidak sesuai, seperti poaching, twisting, mis-selling, dan penyalahgunaan informasi.
Emira menjelaskan kinerja kanal keagenan mulai menunjukkan pemulihan: kuartal I 2026 mencatat pendapatan premi Rp 14,29 triliun, tumbuh 1,2% dibanding periode sama tahun lalu. Secara keseluruhan, 56 dari 58 perusahaan asuransi jiwa membukukan total pendapatan premi Rp 47,27 triliun.
”Stabilitas ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap perlindungan jiwa, yang tidak lepas dari peran peran tenaga pemasar profesional dan beretika. Hingga akhir kuartal I 2026, jumlah tertanggung industri mencapai 118,28 juta orang (22,56 juta perorangan dan 95,72 juta kumpulan). Kenaikan 20,9% ini menegaskan keberhasilan tenaga pemasar memperluas jangkauan proteksi ke seluruh lapisan masyarakat,” jelas Emira
Sebagai bagian dari upaya menjaga profesionalisme, Emira menyampaikan bahwa Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) AAJI telah menerima SK Lisensi dari BNSP untuk menjalankan program sertifikasi. Keberadaan LSP ini berfungsi memastikan setiap tenaga pemasar memenuhi standar kompetensi yang terukur, sehingga turut memperkuat profesionalisme dan kepercayaan masyarakat terhadap profesi agen asuransi jiwa.
(unt)
Lihat Juga :