Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:52 WIB
loading...
Dorong Ekonomi Hijau,...
Kapal Api Group melalui PT Santos Jaya Abadi menanam 2.500 bibit mangrove di wilayah pesisir Semarang, Jawa Tengah. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Kapal Api Group melalui PT Santos Jaya Abadi menanam 2.500 bibit mangrove di wilayah pesisir Semarang, Jawa Tengah, sebagai bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 sekaligus upaya mendukung pembangunan berkelanjutan. Program tersebut dilaksanakan pada 12 Juni 2026 bekerja sama dengan Kelompok Tani Mangrove setempat dalam pelaksanaan dan pengelolaan kegiatan.

“Keberlanjutan bukan hanya menjadi bagian dari strategi bisnis kami, tetapi juga merupakan tanggung jawab yang kami emban terhadap generasi mendatang. Melalui program penanaman mangrove ini, Kapal Api Group melalui PT Santos Jaya Abadi ingin berkontribusi secara nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir, meningkatkan serapan karbon, serta membangun kolaborasi yang berkelanjutan dengan masyarakat lokal,” kata Deputy Managing Director PT Santos Jaya Abadi Vincent Mergonoto dalam keterangan pers, Sabtu (20/6/2026).

Baca Juga:Menkop: Warga Bisa Jual Minyak Jelantah ke Kopdes Merah Putih

Ia mengatakan program penanaman mangrove tersebut merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat. Menurut dia, kegiatan itu juga diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk terlibat dalam upaya pelestarian lingkungan.



Pada tahap awal, sebanyak 2.500 bibit mangrove ditanam sebagai bagian dari rehabilitasi ekosistem pesisir. Perusahaan menyebut program tersebut akan berlanjut melalui beberapa tahap penanaman berikutnya di lokasi lain agar manfaat lingkungan dan sosial dapat dirasakan lebih luas.

Vincent menambahkan program penanaman mangrove itu juga menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 13 tentang penanganan perubahan iklim, SDG 14 mengenai ekosistem laut, dan SDG 15 terkait ekosistem daratan.

Baca Juga: Semarang Menuju Pusat Investasi Hijau: Proyek Rp3 Triliun Walikota Agustina Kebanjiran Peminat

Selain penanaman, PT Santos Jaya Abadi juga akan melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala untuk memastikan tingkat keberhasilan pertumbuhan mangrove. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan kontribusi terhadap penyerapan karbon dan pengurangan dampak lingkungan di masa mendatang.

Melalui program tersebut, PT Santos Jaya Abadi berharap dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat pesisir. Perusahaan menilai keberlanjutan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang perlu diwujudkan melalui kolaborasi antara dunia usaha dan masyarakat.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3,88 Juta Lowongan Kerja...
3,88 Juta Lowongan Kerja Ramah Lingkungan Bakal Terbuka di 2026, Catat Sektor Industrinya
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
Ika Unpad Luncurkan...
Ika Unpad Luncurkan Forum Ekonomi Hijau, Dorong Transformasi Nasional
EORMC Merilis Strategi...
EORMC Merilis Strategi Keuangan Hijau, Berkomitmen Pembangunan Berkelanjutan
Menuju Industri Hijau:...
Menuju Industri Hijau: PGN Rintis Ekosistem CCS demi Amonia Rendah Karbon
Peran Penting Dunia...
Peran Penting Dunia Usaha dalam Mendorong Pencapaian NDC Indonesia 2035
Pembangunan Tanpa Ekologi:...
Pembangunan Tanpa Ekologi: Keteledoran yang Harus Dibayar Mahal
Forum Bisnis New York,...
Forum Bisnis New York, RI Dorong Investasi Karbon Hutan Berintegritas Tinggi
Komitmen Industri Sawit...
Komitmen Industri Sawit Tumbuhkan Ekonomi Hijau dan Lestarikan Lingkungan
Rekomendasi
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
WOSPAC Paparkan Solusi...
WOSPAC Paparkan Solusi Menuju Piala Dunia dan Masa Depan Sepak Bola Indonesia
Apa Itu PCOS? Ini Gejala,...
Apa Itu PCOS? Ini Gejala, Penyebab, dan Dampaknya terhadap Kesuburan Wanita
Berita Terkini
RPN dan BPDP Latih Keterampilan...
RPN dan BPDP Latih Keterampilan Panen Sawit Rakyat di Sumsel
Harga LNG Naik Turun...
Harga LNG Naik Turun Mengacu Harga Minyak Dunia
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
Perkuat Daya Saing,...
Perkuat Daya Saing, LOTTE Chemical Indonesia Raih Tiga Sertifikasi ISO
Rupiah Jeblok Lagi,...
Rupiah Jeblok Lagi, Dolar AS Makin Dekati Level Rp18.000
TikTok Bidik Pertumbuhan...
TikTok Bidik Pertumbuhan Aplikasi Asia Tenggara lewat Inovasi AI
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved