Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Minggu, 21 Juni 2026 - 18:30 WIB
loading...
Pertamina Patra Niaga melalui berbagai programnya terus mendorong pemberdayaan berbasis masyaraka. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Pertamina Patra Niaga melalui berbagai programnya terus mendorong pemberdayaan berbasis masyarakat. Hal itu antara lain dibuktikan melalui program Community Involvement & Development (CID) di Sumatera Selatan dan Jawa Tengah.
Melalui program yang dijalankan oleh mitra binaan perusahaan, eceng gondok yang selama ini dianggap gulma perairan berhasil diubah menjadi sumber nilai ekonomi sekaligus solusi lingkungan.
Salah satu program yang dijalankan adalah Eceng Gondok Research and Creative Center (ERCC) oleh Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju bersama kelompok Anak-Anak Kreatif Untuk Bangsa (Ankubas) di Sumatera Selatan sejak 2023. ERCC mengolah biomassa eceng gondok menjadi pengharum ruangan bernama Ankubas Scents.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Dorong Penggunaan LPG Non Subsidi di Jakarta Fair
Melalui pendekatan riset dan inovasi, Ankubas Scents hadir dalam berbagai varian aroma seperti Lemon, Lavender, Berry, Coffee, Strawberry, dan Vanilla. Produk ini juga dipasarkan melalui jaringan usaha lokal, mitra carwash, serta platform digital.
Hingga 2025, omzet penjualan tercatat mencapai Rp50 juta dengan jangkauan pasar di Kota Palembang, Kabupaten Banyuasin, dan Kabupaten Lahat. Inovasi ini juga diperkenalkan dalam ajang Indonesia International Environmental Technology and Innovation Expo & Conference (INVIROTECH) pada 11-13 Juni 2026 lalu sebagai contoh pemberdayaan masyarakat berbasis pengelolaan lingkungan.
Selanjutnya, di Jawa Tengah, Pertamina Patra Niaga Aviation Fuel Terminal (AFT) Adi Sumarmo menjalankan program Ecobiz Cengklik sejak 2022 di Desa Sobokerto, Boyolali. Program ini mengubah eceng gondok menjadi pupuk organik, pakan ternak, pakan ikan, dan biogas. Program ini juga mendukung pertanian berkelanjutan melalui pembangunan sumur submersible tenaga surya untuk irigasi serta inovasi BERSIH (Bak Pencuci Sayur Higienis).
Hingga saat ini, Ecobiz Cengklik telah memberikan manfaat kepada 88 penerima manfaat langsung, membentuk satu kelompok tani baru, serta berkontribusi terhadap perbaikan kualitas lingkungan waduk.
"Melalui berbagai program pemberdayaan yang kami jalankan, kami berupaya mengubah tantangan lingkungan menjadi peluang yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong lahirnya inovasi berbasis potensi daerah," ungkap Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun dalam keterangannya, Minggu (21/6/2026).
Keberhasilan program ini juga didukung oleh lahirnya berbagai local hero yang menjadi penggerak perubahan di tingkat masyarakat. Salah satunya adalah Khoirul Huda yang meyakini bahwa petani adalah 'Penyangga Tatanan Negara Indonesia', yang berperan penting menjaga ketahanan pangan. "Saya bersama teman-teman ingin bahwa petani bisa sejahtera dan menjadi petani adalah pilihan," ujar Khoirul.
Baca Juga: Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Patra Niaga Jaga Akses hingga Wilayah 3T
Menurut Roberth, keberhasilan ERCC dan Ecobiz Cengklik selaras dengan prinsip Environmental, Social and Governance (ESG). Kedua program tersebut menunjukkan bagaimana inovasi sosial berbasis pemberdayaan masyarakat dapat menciptakan dampak yang berkelanjutan.
"Melalui ERCC dan Ecobiz Cengklik, kami melihat bagaimana masyarakat mampu menjadi aktor utama dalam menciptakan perubahan. Program-program ini membuktikan bahwa pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan dapat berjalan beriringan. Inilah wujud komitmen Pertamina Patra Niaga untuk tumbuh bersama masyarakat dan menciptakan dampak yang berkelanjutan," tutupnya.
Melalui program yang dijalankan oleh mitra binaan perusahaan, eceng gondok yang selama ini dianggap gulma perairan berhasil diubah menjadi sumber nilai ekonomi sekaligus solusi lingkungan.
Salah satu program yang dijalankan adalah Eceng Gondok Research and Creative Center (ERCC) oleh Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju bersama kelompok Anak-Anak Kreatif Untuk Bangsa (Ankubas) di Sumatera Selatan sejak 2023. ERCC mengolah biomassa eceng gondok menjadi pengharum ruangan bernama Ankubas Scents.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Dorong Penggunaan LPG Non Subsidi di Jakarta Fair
Melalui pendekatan riset dan inovasi, Ankubas Scents hadir dalam berbagai varian aroma seperti Lemon, Lavender, Berry, Coffee, Strawberry, dan Vanilla. Produk ini juga dipasarkan melalui jaringan usaha lokal, mitra carwash, serta platform digital.
Hingga 2025, omzet penjualan tercatat mencapai Rp50 juta dengan jangkauan pasar di Kota Palembang, Kabupaten Banyuasin, dan Kabupaten Lahat. Inovasi ini juga diperkenalkan dalam ajang Indonesia International Environmental Technology and Innovation Expo & Conference (INVIROTECH) pada 11-13 Juni 2026 lalu sebagai contoh pemberdayaan masyarakat berbasis pengelolaan lingkungan.
Selanjutnya, di Jawa Tengah, Pertamina Patra Niaga Aviation Fuel Terminal (AFT) Adi Sumarmo menjalankan program Ecobiz Cengklik sejak 2022 di Desa Sobokerto, Boyolali. Program ini mengubah eceng gondok menjadi pupuk organik, pakan ternak, pakan ikan, dan biogas. Program ini juga mendukung pertanian berkelanjutan melalui pembangunan sumur submersible tenaga surya untuk irigasi serta inovasi BERSIH (Bak Pencuci Sayur Higienis).
Hingga saat ini, Ecobiz Cengklik telah memberikan manfaat kepada 88 penerima manfaat langsung, membentuk satu kelompok tani baru, serta berkontribusi terhadap perbaikan kualitas lingkungan waduk.
"Melalui berbagai program pemberdayaan yang kami jalankan, kami berupaya mengubah tantangan lingkungan menjadi peluang yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong lahirnya inovasi berbasis potensi daerah," ungkap Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun dalam keterangannya, Minggu (21/6/2026).
Keberhasilan program ini juga didukung oleh lahirnya berbagai local hero yang menjadi penggerak perubahan di tingkat masyarakat. Salah satunya adalah Khoirul Huda yang meyakini bahwa petani adalah 'Penyangga Tatanan Negara Indonesia', yang berperan penting menjaga ketahanan pangan. "Saya bersama teman-teman ingin bahwa petani bisa sejahtera dan menjadi petani adalah pilihan," ujar Khoirul.
Baca Juga: Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Patra Niaga Jaga Akses hingga Wilayah 3T
Menurut Roberth, keberhasilan ERCC dan Ecobiz Cengklik selaras dengan prinsip Environmental, Social and Governance (ESG). Kedua program tersebut menunjukkan bagaimana inovasi sosial berbasis pemberdayaan masyarakat dapat menciptakan dampak yang berkelanjutan.
"Melalui ERCC dan Ecobiz Cengklik, kami melihat bagaimana masyarakat mampu menjadi aktor utama dalam menciptakan perubahan. Program-program ini membuktikan bahwa pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan dapat berjalan beriringan. Inilah wujud komitmen Pertamina Patra Niaga untuk tumbuh bersama masyarakat dan menciptakan dampak yang berkelanjutan," tutupnya.
(nng)
Lihat Juga :