Kinerja Apik 2025, INALUM Cetak Rekor Kinerja dan Operasional Tertinggi
Senin, 22 Juni 2026 - 13:37 WIB
loading...
PT INALUM menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 di Kantor INALUM, Gedung Energi, SCBD, Jakarta, Senin (19/6/2026). Foto/Dok. SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Indonesia Asahan Aluminium ( INALUM )menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan ( RUPST ) Tahun Buku 2025 di Kantor INALUM, Gedung Energi, Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta, Senin (19/6/2026). Dalam rapat tersebut, para pemegang saham menyetujui lima mata acara, di antaranya pengesahan Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Konsolidasian, penggunaan laba bersih Perseroan, serta perubahan susunan pengurus Perseroan.
RUPST menyetujui dan mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan Tahun Buku 2025 dengan opini wajar dalam semua hal yang material dari Kantor Akuntan Publik Purwanto, Susanti dan Surja (firma anggota Ernst & Young Global Limited). Atas pengesahan tersebut, RUPS memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada seluruh anggota direksi dan dewan komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan Perseroan selama Tahun Buku 2025. Baca juga: Konsistensi Kinerja ESG Berkelanjutan, INALUM Raih PROPER Emas dan Hijau 2025
Corporate Secretary PT INALUM, Mahyaruddin AR mengatakan, pencapaian Tahun Buku 2025 merupakan hasil dari konsistensi transformasi operasional, peningkatan efisiensi, serta kolaborasi seluruh insan INALUM dan dukungan Grup MIND ID. ”Kinerja terbaik sepanjang sejarah perusahaan ini menjadi bukti bahwa strategi penguatan daya saing dan hilirisasi yang kami jalankan telah memberikan hasil yang nyata," katanya.
Sepanjang Tahun Buku 2025, INALUM membukukan kinerja keuangan terkuat sepanjang 50 tahun berdirinya Perusahaan. Pendapatan Perseroan tercatat tumbuh 10% dibandingkan tahun sebelumnya, didorong oleh peningkatan volume penjualan dan harga jual komoditas yang lebih baik. Laba bersih konsolidasian naik 15% secara year-on-year, sementara EBITDA tumbuh sebesar 17%.
Di sisi operasional, INALUM mencatatkan produksi sebesar 280.082 mt atau meningkat sekitar 2% dibandingkan tahun sebelumnya (yoy). Sementara pada aspek penjualan sebesar 280.141 mt pada Tahun Buku 2025 atau meningkat meningkat sekitar 1% dibandingkan tahun sebelumnya (yoy).
Kedua pencapaian tersebut merupakan capaian tertinggi sepanjang 50 tahun (all-time-high) Perusahaan berdiri. Capaian ini ditopang oleh penyelesaian Proyek Pot Upgrading, yang meningkatkan kapasitas produksi terpasang menjadi sekitar 274.000 ton per tahun melalui peningkatan teknologi tungku reduksi ke arus 235 kA pada 170 tungku di Potline 2.
Kinerja INALUM turut tercermin dari penilaian tata kelola dan kesehatan Perusahaan. Perseroan memperoleh Tingkat Kesehatan kategori "AA" dengan klasifikasi "Sehat", didukung Final Rating idAA-/Stable dan Standalone Rating idA+(sa) dari PEFINDO. Pencapaian Key Performance Indicators (KPI) Kolegial Tahun 2025 tercatat sebesar 85,54% (Audited), dengan Peringkat Komposit Risiko berada pada Peringkat 2.
Pada aspek penerapan Good Corporate Governance (GCG), tingkat pengadopsian prinsip ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) INALUM diproyeksikan meningkat menjadi 87,54% pada Tahun Buku 2025, dari 81,01% pada tahun sebelumnya, seiring tindak lanjut atas seluruh rekomendasi perbaikan.
Sepanjang 2025, INALUM merealisasikan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) secara terintegrasi dan terukur dampaknya. Program prioritas mencakup pemberian beasiswa kepada 145 penerima, pelatihan bagi 110 guru, penanaman 15.000 pohon mangrove, pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di tiga lokasi, serta penyaluran pendanaan bagi usaha mikro dan kecil. Program-program ini dijalankan melalui pendekatan Strategic Empowerment dan Strategic Engagement yang selaras dengan praktik terbaik internasional. Baca juga: Rosan Lapor Prabowo soal Perampingan 258 BUMN, 300 Pelat Merah Lain Menyusul
Dalam RUPST Tahun Buku 2025, pemegang saham juga menyetujui perubahan susunan pengurus Perseroan. Susunan Dewan Komisaris dan Direksi PT INALUM hasil RUPST Tahun Buku 2025 adalah:
Dewan Komisaris
1. Komisaris Utama dan Komisaris Independen : Musa Bangun
2. Komisaris: Indra Simarta
3. Komisaris: Ali Said
4. Komisaris Independen: Hari Soebagijo
5. Komisaris : Kardwiyana Ukar
Direksi
1. Direktur Utama: Melati Sarnita
2. Direktur Keuangan: Ken Permana
3. Direktur Operasi: Ivan Ermisyam
4. Direktur Strategi Korporasi, Pengembangan Usaha, dan Komersial: Arif Haendra
5. Direktur Sumber Daya Manusia & Transformasi Bisnis: Kemal Sudiro
RUPST menyetujui dan mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan Tahun Buku 2025 dengan opini wajar dalam semua hal yang material dari Kantor Akuntan Publik Purwanto, Susanti dan Surja (firma anggota Ernst & Young Global Limited). Atas pengesahan tersebut, RUPS memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada seluruh anggota direksi dan dewan komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan Perseroan selama Tahun Buku 2025. Baca juga: Konsistensi Kinerja ESG Berkelanjutan, INALUM Raih PROPER Emas dan Hijau 2025
Corporate Secretary PT INALUM, Mahyaruddin AR mengatakan, pencapaian Tahun Buku 2025 merupakan hasil dari konsistensi transformasi operasional, peningkatan efisiensi, serta kolaborasi seluruh insan INALUM dan dukungan Grup MIND ID. ”Kinerja terbaik sepanjang sejarah perusahaan ini menjadi bukti bahwa strategi penguatan daya saing dan hilirisasi yang kami jalankan telah memberikan hasil yang nyata," katanya.
Sepanjang Tahun Buku 2025, INALUM membukukan kinerja keuangan terkuat sepanjang 50 tahun berdirinya Perusahaan. Pendapatan Perseroan tercatat tumbuh 10% dibandingkan tahun sebelumnya, didorong oleh peningkatan volume penjualan dan harga jual komoditas yang lebih baik. Laba bersih konsolidasian naik 15% secara year-on-year, sementara EBITDA tumbuh sebesar 17%.
Di sisi operasional, INALUM mencatatkan produksi sebesar 280.082 mt atau meningkat sekitar 2% dibandingkan tahun sebelumnya (yoy). Sementara pada aspek penjualan sebesar 280.141 mt pada Tahun Buku 2025 atau meningkat meningkat sekitar 1% dibandingkan tahun sebelumnya (yoy).
Kedua pencapaian tersebut merupakan capaian tertinggi sepanjang 50 tahun (all-time-high) Perusahaan berdiri. Capaian ini ditopang oleh penyelesaian Proyek Pot Upgrading, yang meningkatkan kapasitas produksi terpasang menjadi sekitar 274.000 ton per tahun melalui peningkatan teknologi tungku reduksi ke arus 235 kA pada 170 tungku di Potline 2.
Kinerja INALUM turut tercermin dari penilaian tata kelola dan kesehatan Perusahaan. Perseroan memperoleh Tingkat Kesehatan kategori "AA" dengan klasifikasi "Sehat", didukung Final Rating idAA-/Stable dan Standalone Rating idA+(sa) dari PEFINDO. Pencapaian Key Performance Indicators (KPI) Kolegial Tahun 2025 tercatat sebesar 85,54% (Audited), dengan Peringkat Komposit Risiko berada pada Peringkat 2.
Pada aspek penerapan Good Corporate Governance (GCG), tingkat pengadopsian prinsip ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) INALUM diproyeksikan meningkat menjadi 87,54% pada Tahun Buku 2025, dari 81,01% pada tahun sebelumnya, seiring tindak lanjut atas seluruh rekomendasi perbaikan.
Sepanjang 2025, INALUM merealisasikan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) secara terintegrasi dan terukur dampaknya. Program prioritas mencakup pemberian beasiswa kepada 145 penerima, pelatihan bagi 110 guru, penanaman 15.000 pohon mangrove, pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di tiga lokasi, serta penyaluran pendanaan bagi usaha mikro dan kecil. Program-program ini dijalankan melalui pendekatan Strategic Empowerment dan Strategic Engagement yang selaras dengan praktik terbaik internasional. Baca juga: Rosan Lapor Prabowo soal Perampingan 258 BUMN, 300 Pelat Merah Lain Menyusul
Dalam RUPST Tahun Buku 2025, pemegang saham juga menyetujui perubahan susunan pengurus Perseroan. Susunan Dewan Komisaris dan Direksi PT INALUM hasil RUPST Tahun Buku 2025 adalah:
Dewan Komisaris
1. Komisaris Utama dan Komisaris Independen : Musa Bangun
2. Komisaris: Indra Simarta
3. Komisaris: Ali Said
4. Komisaris Independen: Hari Soebagijo
5. Komisaris : Kardwiyana Ukar
Direksi
1. Direktur Utama: Melati Sarnita
2. Direktur Keuangan: Ken Permana
3. Direktur Operasi: Ivan Ermisyam
4. Direktur Strategi Korporasi, Pengembangan Usaha, dan Komersial: Arif Haendra
5. Direktur Sumber Daya Manusia & Transformasi Bisnis: Kemal Sudiro
(poe)
Lihat Juga :