SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:02 WIB
loading...
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui unit usahanya PT Solusi Bangun Andalas mengolah limbah kelapa dari kawasan wisata Pantai Lampuuk, Aceh. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui unit usahanya PT Solusi Bangun Andalas mengolah limbah kelapa dari kawasan wisata Pantai Lampuuk, Aceh, menjadi cocopeat untuk campuran pakan ternak unggas. Program bernama Sakeladera (Sampah Kelapa untuk Desa Sejahtera) itu dinilai mampu mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Program Sakeladera menjadi bukti nyata kepedulian perusahaan terhadap lingkungan dan masyarakat di Aceh,” ujar Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni dalam keterangannya, Selasa (23/6/2026).

Baca Juga: Bidik Pasar Renovasi Rumah, SIG Perluas Jangkauan Beton Siap Pakai di Perkotaan

Program tersebut dilatarbelakangi tingginya timbulan sampah kelapa dari aktivitas wisata di Pantai Lampuuk yang mencapai sekitar 60 ton per bulan. Sebelumnya, limbah tersebut dibiarkan membusuk atau dibakar sehingga menghasilkan emisi karbon hingga 34,8 ton CO2 per bulan.



Di sisi lain, peternak unggas lokal menghadapi tingginya biaya pakan yang mencapai sekitar Rp48 juta per bulan akibat ketergantungan pasokan dari luar daerah. Untuk menjawab persoalan tersebut, PT Solusi Bangun Andalas pada 2024 menginisiasi program Sakeladera bersama komunitas Bank Sampah Generasi Milenial (Basagemil).

Melalui program itu, perusahaan memberikan bantuan peralatan pengolahan sampah kelapa menjadi cocopeat, edukasi, serta pendampingan kepada masyarakat agar limbah kelapa dapat dimanfaatkan sebagai alternatif campuran pakan ternak.

Vita mengatakan program Sakeladera merupakan bagian dari komitmen keberlanjutan SIG yang sejalan dengan Sustainability Roadmap SIG 2030, khususnya pada aspek perlindungan lingkungan dan penciptaan nilai bagi masyarakat.

Program tersebut berhasil menurunkan volume sampah kelapa menjadi sekitar 20 hingga 24 ton per bulan dari sebelumnya mencapai 60 ton per bulan. Selain itu, penggunaan cocopeat sebagai campuran pakan ternak membantu peternak unggas di Lhoknga menekan biaya pakan hingga 60 persen atau sekitar Rp28,2 juta per bulan.

Program Sakeladera juga melibatkan 28 warga dalam rantai pasok mulai dari pengumpulan, pemilahan, pengolahan, hingga distribusi cocopeat. Produk tersebut bahkan telah lulus uji laboratorium Balai Riset dan Standardisasi Industri terkait kandungan kalsium dan protein.

Baca Juga: Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi

Menurut Vita, program tersebut mencatat rasio Social Return on Investment (SROI) sebesar 2,5, yang berarti setiap Rp1 investasi menghasilkan Rp2,5 manfaat sosial bagi masyarakat. “Program ini telah menciptakan manfaat ekonomi sekaligus membantu mengatasi persoalan lingkungan,” ujarnya.

Salah satu penerima manfaat program, Muhammad Ikhsan dari Kelompok Usaha Puyuh Andalas, mengatakan program Sakeladera membantu masyarakat mengubah sampah kelapa menjadi produk bernilai ekonomi sekaligus menekan biaya produksi pakan ternak. “Sekarang sampah kelapa tidak lagi dibuang percuma,” kata Ikhsan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wujudkan Lingkungan...
Wujudkan Lingkungan Bersih, MUF Hadirkan Program Bank Sampah di Rorotan
Sampah Jadi Tabungan...
Sampah Jadi Tabungan Emas, Program YKB Kaltim Dorong Edukasi Lingkungan
Xaviera Global Synergy...
Xaviera Global Synergy Tegaskan Komitmen Perluas Jaringan Bank Sampah
Jaga Lingkungan, BRI...
Jaga Lingkungan, BRI Peduli Beri Pelatihan Pengolahan Limbah Minyak Jelantah di Bank Sampah Bogor
Asabri Dorong Ekonomi...
Asabri Dorong Ekonomi Sirkular lewat Program Bank Sampah di Bandung
PGE Area Lahendong Dorong...
PGE Area Lahendong Dorong Inovasi Bank Sampah
CCEP Indonesia Perkuat...
CCEP Indonesia Perkuat 12 Bank Sampah di Cipinang Melayu
Bank Sampah Miliki Peran...
Bank Sampah Miliki Peran Penting Wujudkan Program PSEL di Lampung
FIA UI Gerakkan Warga...
FIA UI Gerakkan Warga Depok Perkuat Program Bank Sampah
Rekomendasi
SPI Jadi yang Pertama...
SPI Jadi yang Pertama Beri Naskah Analisis RUU Advokat ke Pemerintah
Ronaldo Raja Gol Portugal...
Ronaldo Raja Gol Portugal di Piala Dunia
Pegadaian CPS Pondok...
Pegadaian CPS Pondok Aren Gelar Pengobatan Gratis bagi Ratusan Masyarakat
Berita Terkini
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved