Pangkas Ratusan Entitas BUMN, Terobosan Rosan Roeslani Tuai Dukungan Akademisi

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:59 WIB
loading...
Pangkas Ratusan Entitas...
Presiden Prabowo Subianto bersama CEO Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani dalam pertemuan di Jakarta, Minggu (21/6/2026).
A A A
JAKARTA - Langkah percepatan transformasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui konsolidasi entitas usaha yang dijalankan Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan P. Roeslani mendapat dukungan dari kalangan akademisi. Langkah tersebut dinilai sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subiato dalam memperkuat daya saing ekonomi nasional sekaligus menciptakan fondasi pembangunan yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Rosan Roeslani, mengungkapkan bahwa dari total 1.077 entitas BUMN, sebanyak 258 entitas telah berhasil dikonsolidasikan dan sekitar 300 entitas lainnya akan segera menyusul. Konsolidasi tersebut bertujuan meningkatkan efisiensi, memperkuat tata kelola, serta memperbesar daya saing perusahaan-perusahaan negara.

Selain itu, Danantara juga tengah membahas peluang pengembangan sektor-sektor baru yang berpotensi menjadi sumber pertumbuhan ekonomi, seperti pariwisata, event olahraga, dan industri kreatif. Sektor-sektor tersebut dinilai mampu membuka lapangan kerja baru sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi nasional.

Menanggapi hal tersebut, Prof. Dr. Marihot Manullang, Guru Besar Universitas Lancang Kuning (Unilak) Pekanbaru dan mantan Rektor Universitas Simalungun periode 2014–2018, menilai konsolidasi BUMN merupakan langkah strategis dalam mewujudkan tata kelola perusahaan yang lebih efektif.

Menurut pakar Manajemen Strategi, Manajemen Sumber Daya Manusia, dan Manajemen Pemasaran tersebut, penyederhanaan struktur perusahaan akan mempercepat proses pengambilan keputusan serta mengurangi tumpang tindih fungsi antar entitas.

“Kami apresiasi terobosan ini, karena konsolidasi yang dilakukan Danantara merupakan langkah yang tepat untuk meningkatkan efisiensi operasional dan memperkuat daya saing BUMN. Dengan struktur yang lebih ramping dan terintegrasi, BUMN akan lebih fokus dalam menjalankan fungsi bisnisnya serta mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian nasional,” ujar Prof. Marihot dalam keterangannya kepada media, Rabu (24/06/2026).

Ia juga menilai pengembangan sektor pariwisata, olahraga, dan industri kreatif merupakan strategi yang relevan dengan kebutuhan ekonomi masa depan yang semakin bertumpu pada inovasi dan penciptaan nilai tambah.

Senada dengan itu, Iswadi, Akademisi Universitas Esa Unggul, menyatakan bahwa langkah Danantara patut diapresiasi dan didukung semua pihak, hal tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam melakukan transformasi ekonomi secara menyeluruh.

“Arahan Presiden yang diterjemahkan melalui kebijakan Danantara menunjukkan visi jangka panjang dalam membangun ekonomi nasional yang lebih kuat. Konsolidasi BUMN tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga membuka ruang investasi yang lebih sehat dan produktif,” kata Iswadi.

Menurutnya, pengembangan sektor-sektor baru seperti industri kreatif, pariwisata, dan event olahraga memiliki efek berganda (multiplier effect) yang besar terhadap pertumbuhan ekonomi karena mampu mendorong aktivitas usaha masyarakat, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan pendapatan daerah.

Para akademisi berharap transformasi BUMN melalui Danantara dapat terus berjalan secara konsisten dengan mengedepankan prinsip tata kelola yang baik, transparansi, serta orientasi pada peningkatan nilai tambah bagi masyarakat dan perekonomian nasional. Dengan demikian, BUMN dapat menjadi motor penggerak pembangunan sekaligus instrumen penting dalam mewujudkan visi Indonesia yang lebih maju dan berdaya saing.
(unt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rosan Lapor Prabowo...
Rosan Lapor Prabowo soal Perampingan 258 BUMN, 300 Pelat Merah Lain Menyusul
Spesial, Investor Patriot...
Spesial, Investor Patriot Bond Dilindungi dari Tuntutan Pidana hingga Pajak
Obligasi Global Danantara...
Obligasi Global Danantara Laris Manis, Momentum Emas untuk Buy Indonesia
IHSG Melesat 3,5 Persen,...
IHSG Melesat 3,5 Persen, Saham BUMN Jadi Motor Penguatan Bursa
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
Sambut DSI Prabowo,...
Sambut DSI Prabowo, PKB Ingatkan Transparansi dan Keberpihakan ke Petani
Rekomendasi
8 Olahraga yang Pernah...
8 Olahraga yang Pernah Dilakukan Rasulullah SAW, Lengkap dengan Dalilnya
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Dasco Undang Serikat...
Dasco Undang Serikat Buruh dan Pemerintah Bahas Ancaman PHK
Berita Terkini
IHSG Babak Belur Jelang...
IHSG Babak Belur Jelang Akhir Pekan, Sesi Siang Ditutup Ambruk 2,73% ke 5.835
Kepuasan Peserta TASPEN...
Kepuasan Peserta TASPEN Terus Membaik, Catat Rekor Positif Sejak Empat Tahun Lalu
Manjakan Nasabah Premium,...
Manjakan Nasabah Premium, BRI dan Visa Luncurkan Kartu Kredit Infinite dengan Fasilitas Kelas Dunia
JEC Eye Hospitals &...
JEC Eye Hospitals & Clinics Raih Marketeers OMNI Brands of the Year 2026
Kolaborasi Strategis...
Kolaborasi Strategis Pegadaian dan Pupuk Kaltim: Langkah Nyata Menuju Indonesia Emas
Bank Bangkrut di Indonesia...
Bank Bangkrut di Indonesia Tambah Lagi, Izin Dicabut OJK Akibat Penyehatan Modal Gagal
Infografis
Puluhan Rudal dan Ratusan...
Puluhan Rudal dan Ratusan Drone Rusia Bombardir Ibu Kota Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved