Pemberdayaan Inklusif Jadi Kunci, Penyandang Disabilitas Dibekali Keterampilan Siap Kerja
Kamis, 25 Juni 2026 - 16:27 WIB
loading...
A
A
A
Ia mengatakan pemberdayaan yang berkelanjutan perlu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas yang masih menghadapi berbagai hambatan dalam mengakses dunia kerja.
“Setiap orang memiliki potensi untuk berkembang apabila diberikan kesempatan dan akses yang tepat. Melalui program ini, kami berharap peserta tidak hanya memperoleh keterampilan, tetapi juga memiliki peluang lebih besar untuk mandiri, berkarya, dan meningkatkan kualitas hidupnya. Kami percaya pemberdayaan inklusif akan menciptakan manfaat lebih luas bagi masyarakat,” ujar Kindaris.
Melalui kolaborasi ini, tambah dia, PNM dan Mandiri Taspen berupaya menghadirkan pemberdayaan yang tidak meninggalkan siapa pun. Sebab di balik setiap keterbatasan, selalu ada potensi yang dapat tumbuh ketika kesempatan dibuka dan dukungan diberikan.
"Program vokasi ini diharapkan menjadi langkah kecil yang menghadirkan perubahan nyata bagi para peserta untuk melangkah menuju kehidupan lebih mandiri, produktif, dan berdaya," pungkas Kindaris.
Sementara itu, bagi peserta, pelatihan ini bukan hanya ruang belajar keterampilan, tetapi juga menjadi harapan baru untuk masa depan yang lebih baik.
“Selama ini kami sering merasa kesempatan kerja itu terbatas. Melalui pelatihan ini, kami mendapatkan ilmu baru sekaligus kepercayaan diri bahwa kami juga mampu bekerja dan berkarya. Semoga setelah pelatihan ini kami bisa mendapatkan pekerjaan dan membantu keluarga,” ujar Budi, salah satu peserta Program Vokasi Disabilitas.
“Setiap orang memiliki potensi untuk berkembang apabila diberikan kesempatan dan akses yang tepat. Melalui program ini, kami berharap peserta tidak hanya memperoleh keterampilan, tetapi juga memiliki peluang lebih besar untuk mandiri, berkarya, dan meningkatkan kualitas hidupnya. Kami percaya pemberdayaan inklusif akan menciptakan manfaat lebih luas bagi masyarakat,” ujar Kindaris.
Melalui kolaborasi ini, tambah dia, PNM dan Mandiri Taspen berupaya menghadirkan pemberdayaan yang tidak meninggalkan siapa pun. Sebab di balik setiap keterbatasan, selalu ada potensi yang dapat tumbuh ketika kesempatan dibuka dan dukungan diberikan.
"Program vokasi ini diharapkan menjadi langkah kecil yang menghadirkan perubahan nyata bagi para peserta untuk melangkah menuju kehidupan lebih mandiri, produktif, dan berdaya," pungkas Kindaris.
Sementara itu, bagi peserta, pelatihan ini bukan hanya ruang belajar keterampilan, tetapi juga menjadi harapan baru untuk masa depan yang lebih baik.
“Selama ini kami sering merasa kesempatan kerja itu terbatas. Melalui pelatihan ini, kami mendapatkan ilmu baru sekaligus kepercayaan diri bahwa kami juga mampu bekerja dan berkarya. Semoga setelah pelatihan ini kami bisa mendapatkan pekerjaan dan membantu keluarga,” ujar Budi, salah satu peserta Program Vokasi Disabilitas.
(unt)
Lihat Juga :