Gelar Santunan Yatim dan Dhuafa, PT Pegadaian CPS Pondok Aren Perkokoh Komitmen ESG
Kamis, 25 Juni 2026 - 20:51 WIB
loading...
A
A
A
Hal senada juga ditegaskan oleh Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah IX Jakarta 2, Maryono, yang menyoroti integrasi nilai keberlanjutan global ke dalam aksi korporasi regional.
"Pegadaian secara nasional, khususnya di Wilayah IX Jakarta 2, terus berkomitmen mengintegrasikan pilar-pilar ESG ke dalam setiap lini aktivitas bisnis dan sosial kemasyarakatan. Kegiatan santunan bersama Sahabat Berbagi Tangsel ini merupakan representasi dari penguatan Pilar Sosial ESG kami, di mana kehadiran Pegadaian harus mampu memberikan nilai tambah (value creation) dan menjadi solusi nyata atas problem sosial di tengah masyarakat. Kami mengapresiasi sinergi ini dan berharap nilai-nilai kebaikan ini dapat terus ditebarkan secara konsisten demi mewujudkan kemandirian masyarakat yang inklusif," tegas Bapak Maryono.
Melalui program kemitraan inklusif ini, PT Pegadaian (Persero) secara konkret merealisasikan aspek Social (Kemasyarakatan) dalam kerangka ESG. Program ini berfokus pada pengentasan kesenjangan sosial ekonomi melalui investasi sosial langsung (social investment) kepada kelompok masyarakat rentan (anak yatim, piatu, dan dhuafa). Di samping itu, penyaluran bantuan ini mengedepankan asas transparansi dan kemitraan lokal yang setara guna mempercepat pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) nomor 1 (Tanpa Kemiskinan) dan nomor 10 (Berkurangnya Kesenjangan).
Acara yang berlangsung penuh kehangatan tersebut ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan seluruh pihak yang terlibat, keberlangsungan aksi sosial komunitas Sahabat Berbagi Tangsel, serta kemajuan PT Pegadaian (Persero) agar senantiasa konsisten menjadi pilar kebaikan bagi bangsa dan negara.
"Pegadaian secara nasional, khususnya di Wilayah IX Jakarta 2, terus berkomitmen mengintegrasikan pilar-pilar ESG ke dalam setiap lini aktivitas bisnis dan sosial kemasyarakatan. Kegiatan santunan bersama Sahabat Berbagi Tangsel ini merupakan representasi dari penguatan Pilar Sosial ESG kami, di mana kehadiran Pegadaian harus mampu memberikan nilai tambah (value creation) dan menjadi solusi nyata atas problem sosial di tengah masyarakat. Kami mengapresiasi sinergi ini dan berharap nilai-nilai kebaikan ini dapat terus ditebarkan secara konsisten demi mewujudkan kemandirian masyarakat yang inklusif," tegas Bapak Maryono.
Melalui program kemitraan inklusif ini, PT Pegadaian (Persero) secara konkret merealisasikan aspek Social (Kemasyarakatan) dalam kerangka ESG. Program ini berfokus pada pengentasan kesenjangan sosial ekonomi melalui investasi sosial langsung (social investment) kepada kelompok masyarakat rentan (anak yatim, piatu, dan dhuafa). Di samping itu, penyaluran bantuan ini mengedepankan asas transparansi dan kemitraan lokal yang setara guna mempercepat pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) nomor 1 (Tanpa Kemiskinan) dan nomor 10 (Berkurangnya Kesenjangan).
Acara yang berlangsung penuh kehangatan tersebut ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan seluruh pihak yang terlibat, keberlangsungan aksi sosial komunitas Sahabat Berbagi Tangsel, serta kemajuan PT Pegadaian (Persero) agar senantiasa konsisten menjadi pilar kebaikan bagi bangsa dan negara.
(unt)
Lihat Juga :