Transmisi Hijau Tulang Punggung Penentu Masa Depan Energi Bersih

Kamis, 02 Juli 2026 - 19:14 WIB
loading...
A A A
Dermawan menyebut, sumber energi Indonesia tidak berada dalam satu lokasi yang mudah dijangkau. Potensi surya kuat di kawasan timur, panas bumi tersebar di banyak daerah, sementara opsi energi lain juga membutuhkan pengembangan spesifik.

“Energi kita terpencar-pencar. Ada surya dari Nusa Tenggara Timur, ada gelombang, ada geothermal, dan sumber lain di wilayah yang terpisah-pisah. Karena itu, kita perlu teknologi yang tepat,” ujarnya.

Dalam kondisi seperti itu, transmisi menjadi jembatan antara potensi dan pemanfaatan. Pembangkit energi terbarukan tidak cukup hanya dibangun di lokasi sumber daya. Energi yang dihasilkan harus dapat dialirkan menuju pusat beban secara efisien, andal, dan aman.

Teknologi high voltage direct current atau HVDC kemudian muncul sebagai salah satu opsi penting untuk transmisi jarak jauh dan interkoneksi antarpulau. Dermawan menilai, teknologi ini perlu dipelajari secara serius karena Indonesia adalah negara kepulauan dengan sebaran sumber energi yang luas. “Kita ingin meningkatkan efisiensi saluran transmisi. Itu perlu tenaga dari pemerintah, private companies, technology providers, dan juga para expert dari Indonesia,” jelasnya.

Dari sisi PLN, transmisi hijau dipandang sebagai bagian penting dari transformasi sistem kelistrikan nasional. Vice President of Transmission and Distribution Technology and Engineering PT PLN (Persero), Buyung Sofiarto Munir menyebut transmisi hijau sebagai penghubung antara wilayah kaya energi terbarukan dan wilayah yang membutuhkan pasokan listrik. “Transmisi hijau ini mendukung penghubungan energi dari daerah-daerah yang memiliki potensi energi terbarukan tinggi ke daerah-daerah pusat beban,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemadaman Listrik Ungkap...
Pemadaman Listrik Ungkap Pentingnya Sinkronisasi RKAB dan Pasokan Batu Bara
Penuhi Target 100 GW...
Penuhi Target 100 GW PLTS, Kesiapan SDM Lokal Jadi Syarat Mutlak
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
Bahlil Heran Pasokan...
Bahlil Heran Pasokan Batu Bara ke PLN Habis di Tengah Tahun, Pengusaha Dilarang Ekspor!
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
Bertemu Prabowo, JK...
Bertemu Prabowo, JK Siap Partisipasi Bangun Energi Hijau
Ketua MKI Jateng Dukung...
Ketua MKI Jateng Dukung Percepatan EBT dan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik
Blackout Sumatera Harus...
Blackout Sumatera Harus Jadi Alarm Penguatan Transmisi
Rekomendasi
UEFA Tolak Aturan Kartu...
UEFA Tolak Aturan Kartu Merah Pemain Tutup Mulut
Bintang Senegal Boikot...
Bintang Senegal Boikot Timnas Usai Tersingkir Dramatis di Piala Dunia 2026
1 Abad Kelahiran Rahmi...
1 Abad Kelahiran Rahmi Hatta Momen Refleksi Nilai Keteladanan bagi Generasi Muda
Berita Terkini
Hadir Kembali, Mandiri...
Hadir Kembali, Mandiri Donor Darah Gerakkan 280 Pendonor di 12 Region: Satu Langkah Darimu, Sejuta Harapan Untuknya
Tak Lagi Sekadar Hiburan,...
Tak Lagi Sekadar Hiburan, Industri Entertainment Kini Jadi Ladang Investasi Baru
Perkuat Kontribusi ke...
Perkuat Kontribusi ke Pembangunan Sultra, Setoran Pajak CNI Paling Besar
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
Satu Sendok, Sejuta...
Satu Sendok, Sejuta Mitos: Sasa Luruskan Fakta MSG yang Benar
TAP Untuk Negeri Perkuat...
TAP Untuk Negeri Perkuat Produktivitas Petani Sawit Dukung Program B50
Infografis
10 Fakta Greenland,...
10 Fakta Greenland, Dulunya Hijau hingga Matahari Tengah Malam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved