Singapura Mulai Proyek Raksasa Lawan Kenaikan Permukaan Laut

Jum'at, 03 Juli 2026 - 14:57 WIB
loading...
Singapura Mulai Proyek...
Singapura akan memulai proyek perlindungan pesisir berskala besar pada akhir tahun ini guna menghadapi ancaman kenaikan permukaan laut akibat perubahan iklim. FOTO/CNA
A A A
SINGAPURA - Singapura akan memulai proyek perlindungan pesisir berskala besar pada akhir tahun ini guna menghadapi ancaman kenaikan permukaan laut akibat perubahan iklim. Proyek bernama Long Island tersebut mencakup reklamasi lahan hingga 800 hektare di kawasan pesisir timur negara kota itu.

"Pengembangan Long Island merupakan langkah perlindungan pesisir yang sangat penting untuk menjaga keselamatan warga dan keberlangsungan ekonomi, seiring kenaikan permukaan laut yang semakin berdampak pada wilayah pesisir rendah," ujar Otoritas Pembangunan Kembali Perkotaan Singapura (Urban Redevelopment Authority/URA), dikutip dari The EDGE Malaysia, Jumat (3/7/2026).

Baca Juga: Emisi Global Meningkat, Pembiayaan Iklim Justru Seret

URA menyatakan pekerjaan persiapan proyek akan dimulai setelah kajian lingkungan rampung dilakukan. Proyek tersebut direncanakan meliputi pembangunan waduk, pulau-pulau baru, penambahan saluran pembuangan air, stasiun pompa, serta pintu air pasang surut untuk memperkuat perlindungan kawasan pantai.

Pemerintah Singapura sedang menjalankan strategi ketahanan iklim senilai sekitar USD100 miliar untuk menghadapi dampak perubahan iklim, termasuk ancaman banjir dan gelombang badai. Sekitar 30% wilayah daratan Singapura berada kurang dari lima meter di atas permukaan laut rata-rata, termasuk kawasan East Coast yang menjadi lokasi permukiman, pusat bisnis, dan Bandara Changi.



Pemerintah telah memulai studi teknis proyek Long Island sejak 2023. Pada awal tahun ini, Singapura juga mengesahkan undang-undang perlindungan pesisir yang mewajibkan pemilik properti membangun perlindungan fisik guna mengurangi risiko dampak kenaikan muka air laut.

Tahap pertama proyek akan dilaksanakan di sebelah barat Bedok Jetty di kawasan East Coast Park. Tahap berikutnya dijadwalkan dimulai setelah Asian Tenggara Games 2029 selesai digelar, mengingat sebagian perairan di lokasi tersebut akan digunakan untuk arena pertandingan olahraga air.

Baca Juga: 1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa

URA menyebut East Coast Park selama ini menjadi lokasi berbagai aktivitas olahraga air dan rekreasi warga sehingga sebagian kegiatan akan terdampak selama pengerjaan proyek berlangsung. Selain itu, aktivitas penimbunan pasir diperkirakan menimbulkan dampak kecil terhadap kualitas udara, serta ekosistem terumbu karang dan padang lamun di sekitar kawasan.

Menurut URA, rancangan akhir Long Island masih terus dikembangkan dan akan melalui studi lanjutan serta konsultasi publik. Jika seluruh proyek rampung, kawasan itu diperkirakan dapat menambah sekitar 20 kilometer taman tepi laut baru bagi masyarakat Singapura
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Sangkal Merah...
Purbaya Sangkal Merah Putih Bond Jadi Celah Pencucian Uang, Singgung Peran Singapura
Emisi Global Meningkat,...
Emisi Global Meningkat, Pembiayaan Iklim Justru Seret
Indonesia Buka Peluang...
Indonesia Buka Peluang Ekspor 10.000 Ton Beras ke Singapura
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
10 Rute Penerbangan...
10 Rute Penerbangan Internasional Tersibuk di Dunia, Jakarta-Singapura Masuk Daftar
Muncul Siklon Tropis...
Muncul Siklon Tropis Maysak, BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun Tanggul 1,48 Kilometer di Kali Grogol Kemanggisan
Rekomendasi
Raja Juli Ngaku Diberi...
Raja Juli Ngaku Diberi Amplop oleh Bupati Kuansing, KPK: Jadi Pengayaan Informasi Penyidik
Siapa Verena Siow, Sosok...
Siapa Verena Siow, Sosok Baru di Balik Strategi SAP untuk Asia Pasifik?
Status Gunung Anak Krakatau...
Status Gunung Anak Krakatau Naik Level Siaga, Masyarakat Dilarang Mendekat Radius 3 Km
Berita Terkini
Perkuat Penyimpanan...
Perkuat Penyimpanan Pangan di Kalsel, Titiek Soeharto Resmikan Gudang Bulog Kapasitas 3.500 Ton
Kejar Pendapatan per...
Kejar Pendapatan per Kapita RI Lampaui USD15 Ribu, Purbaya Ungkap Kuncinya
Perluas Produk Unggulan...
Perluas Produk Unggulan Maluku, 11,6 Ton Frozen Tuna Loin Diekspor ke Thailand
Rupiah Sentuh Rp17.963,...
Rupiah Sentuh Rp17.963, Hari Ini Berakhir Sedikit Menguat Lawan Dolar AS
Purbaya Minta DJPb Monitor...
Purbaya Minta DJPb Monitor 3 Program Prioritas Termasuk MBG
IHSG Ditutup Meroket...
IHSG Ditutup Meroket 2,28% Sentuh Level 5.875, Ada 520 Saham Menghijau
Infografis
Air Permukaan Laut Diprediksi...
Air Permukaan Laut Diprediksi Akan Naik hingga 40 Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved