100 Jenama Indonesia Unjuk Gigi di MASA Singapore 2026, Astra Dorong Kolaborasi Bersama
Selasa, 07 Juli 2026 - 18:14 WIB
loading...
Kali ini, Astra mendukung MASA Singapore 2026: A Sight Into Indonesias Golden Era yang menjadi panggung bagi lebih dari 100 jenama dan kreator Indonesia untuk memperkenalkan karya mereka kepada pasar internasional. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Astra International Tbk kembali mempertegas komitmennya dalam mendorong ekonomi kreatif Indonesia. Kali ini, Astra mendukung penyelenggaraan MASA Singapore 2026: A Sight Into Indonesia's Golden Era yang menjadi panggung bagi lebih dari 100 jenama (brand) dan kreator Indonesia untuk memperkenalkan karya mereka kepada pasar internasional.
Ajang yang digelar di Singapura itu menghadirkan pelaku industri kreatif dari berbagai sektor, mulai dari fesyen, desain, arsitektur, seni, musik, kuliner, hingga hospitality. Mereka memamerkan produk dan karya unggulan kepada masyarakat internasional sebagai bagian dari upaya memperluas pasar sekaligus memperkenalkan potensi kreatif Indonesia.
Pembukaan MASA Singapore 2026 dihadiri Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Irene Umar, Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Singapura H.E. Hotmangaradja Pandjaitan, Direktur Eksekutif MASA Heliandi Fajar Saputra, Impact Advisor MASA Tiara Josodirjo, Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto, mitra, pelaku industri kreatif, serta tamu undangan dari Indonesia dan Singapura.
Baca Juga: Potensi Besar Ekonomi Kreatif
"Kami mengapresiasi dukungan Astra terhadap penyelenggaraan MASA Singapore 2026 sebagai upaya memperkenalkan kreativitas Indonesia kepada dunia. Kemajuan industri kreatif Indonesia membutuhkan kolaborasi yang erat antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan agar dapat menciptakan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat," ujar Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Irene Umar.
Chief of Corporate Affairs Astra, Boy Kelana Soebroto mengatakan, partisipasi PT Astra International Tbk dalam ajang tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat melalui penguatan ekosistem industri kreatif.
"Momentum ini bukan sekadar menandai dimulainya sebuah pameran, tetapi juga mencerminkan semangat Astra untuk menjadi milik yang bermanfaat bagi bangsa dan negara sebagaimana tercermin dalam filosofi Catur Dharma. Melalui kolaborasi bersama berbagai pemangku kepentingan, Astra terus berupaya menciptakan nilai tambah bagi masyarakat," ujar Boy.
"Kami berharap MASA dapat menjadi wadah yang memperkuat industri kreatif Indonesia, membuka lebih banyak peluang bagi para pelaku usaha kreatif untuk berkembang, serta memperkenalkan potensi Indonesia kepada masyarakat internasional," sambung Boy.
Baca Juga: Ekonomi Kreatif Penggerak Ekonomi Nasional
Dalam pameran tersebut, PT Astra International Tbk turut membawa berbagai produk unggulan hasil pemberdayaan masyarakat. Di antaranya kain tenun khas Sumba dari Desa Sejahtera Astra Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, yang dibuat para perempuan penenun binaan Astra.
Tak hanya itu, Astra juga menampilkan produk usaha mikro, kecil, dan menengah binaan Yayasan Astra–Yayasan Dharma Bhakti Astra, termasuk karya kolaborasi bersama D'apoza dan Sepiring Indonesia yang mengangkat kekayaan budaya Nusantara dalam produk kreatif bernilai tambah.
Sebagai bagian dari pameran, Astra turut menghadirkan dokumentasi berbagai program pemberdayaan masyarakat yang telah dijalankan di sejumlah daerah. Kehadiran produk dan karya tersebut menjadi cerminan upaya perusahaan memperkuat industri kreatif sekaligus membuka peluang lebih besar bagi produk Indonesia menembus pasar global.
MASA Singapore 2026 berlangsung di Takashimaya Shopping Centre, Singapura, pada 2-5 Juli 2026. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan melalui Indonesia-Singapore Orchid Extravaganza di Gardens by the Bay pada 4 Juli hingga 10 Agustus 2026.
Hingga saat ini, PT Astra International Tbk telah membina lebih dari 1.500 Desa Sejahtera Astra yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Program tersebut mendorong masyarakat mengembangkan potensi daerah melalui sektor kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 492 Desa Sejahtera Astra telah berhasil menembus pasar ekspor dengan nilai akumulasi mencapai Rp411,7 miliar. Produk yang dipasarkan meliputi komoditas pertanian dan perkebunan, makanan olahan, kerajinan, fesyen, hingga berbagai produk berbasis budaya dan potensi lokal.
Melalui dukungannya terhadap MASA Singapore 2026, PT Astra International Tbk terus memperkuat peran dalam mengembangkan kreativitas, memberdayakan masyarakat, serta memperluas akses pasar global bagi produk Indonesia. Langkah itu sejalan dengan cita-cita Astra untuk Sejahtera Bersama Bangsa sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia.
Ajang yang digelar di Singapura itu menghadirkan pelaku industri kreatif dari berbagai sektor, mulai dari fesyen, desain, arsitektur, seni, musik, kuliner, hingga hospitality. Mereka memamerkan produk dan karya unggulan kepada masyarakat internasional sebagai bagian dari upaya memperluas pasar sekaligus memperkenalkan potensi kreatif Indonesia.
Pembukaan MASA Singapore 2026 dihadiri Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Irene Umar, Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Singapura H.E. Hotmangaradja Pandjaitan, Direktur Eksekutif MASA Heliandi Fajar Saputra, Impact Advisor MASA Tiara Josodirjo, Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto, mitra, pelaku industri kreatif, serta tamu undangan dari Indonesia dan Singapura.
Baca Juga: Potensi Besar Ekonomi Kreatif
"Kami mengapresiasi dukungan Astra terhadap penyelenggaraan MASA Singapore 2026 sebagai upaya memperkenalkan kreativitas Indonesia kepada dunia. Kemajuan industri kreatif Indonesia membutuhkan kolaborasi yang erat antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan agar dapat menciptakan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat," ujar Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Irene Umar.
Chief of Corporate Affairs Astra, Boy Kelana Soebroto mengatakan, partisipasi PT Astra International Tbk dalam ajang tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat melalui penguatan ekosistem industri kreatif.
"Momentum ini bukan sekadar menandai dimulainya sebuah pameran, tetapi juga mencerminkan semangat Astra untuk menjadi milik yang bermanfaat bagi bangsa dan negara sebagaimana tercermin dalam filosofi Catur Dharma. Melalui kolaborasi bersama berbagai pemangku kepentingan, Astra terus berupaya menciptakan nilai tambah bagi masyarakat," ujar Boy.
"Kami berharap MASA dapat menjadi wadah yang memperkuat industri kreatif Indonesia, membuka lebih banyak peluang bagi para pelaku usaha kreatif untuk berkembang, serta memperkenalkan potensi Indonesia kepada masyarakat internasional," sambung Boy.
Baca Juga: Ekonomi Kreatif Penggerak Ekonomi Nasional
Dalam pameran tersebut, PT Astra International Tbk turut membawa berbagai produk unggulan hasil pemberdayaan masyarakat. Di antaranya kain tenun khas Sumba dari Desa Sejahtera Astra Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, yang dibuat para perempuan penenun binaan Astra.
Tak hanya itu, Astra juga menampilkan produk usaha mikro, kecil, dan menengah binaan Yayasan Astra–Yayasan Dharma Bhakti Astra, termasuk karya kolaborasi bersama D'apoza dan Sepiring Indonesia yang mengangkat kekayaan budaya Nusantara dalam produk kreatif bernilai tambah.
Sebagai bagian dari pameran, Astra turut menghadirkan dokumentasi berbagai program pemberdayaan masyarakat yang telah dijalankan di sejumlah daerah. Kehadiran produk dan karya tersebut menjadi cerminan upaya perusahaan memperkuat industri kreatif sekaligus membuka peluang lebih besar bagi produk Indonesia menembus pasar global.
MASA Singapore 2026 berlangsung di Takashimaya Shopping Centre, Singapura, pada 2-5 Juli 2026. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan melalui Indonesia-Singapore Orchid Extravaganza di Gardens by the Bay pada 4 Juli hingga 10 Agustus 2026.
Hingga saat ini, PT Astra International Tbk telah membina lebih dari 1.500 Desa Sejahtera Astra yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Program tersebut mendorong masyarakat mengembangkan potensi daerah melalui sektor kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 492 Desa Sejahtera Astra telah berhasil menembus pasar ekspor dengan nilai akumulasi mencapai Rp411,7 miliar. Produk yang dipasarkan meliputi komoditas pertanian dan perkebunan, makanan olahan, kerajinan, fesyen, hingga berbagai produk berbasis budaya dan potensi lokal.
Melalui dukungannya terhadap MASA Singapore 2026, PT Astra International Tbk terus memperkuat peran dalam mengembangkan kreativitas, memberdayakan masyarakat, serta memperluas akses pasar global bagi produk Indonesia. Langkah itu sejalan dengan cita-cita Astra untuk Sejahtera Bersama Bangsa sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia.
(akr)
Lihat Juga :