Booth Kopi Koperasi Merah Putih Karanganyar Bidik Pasar Gen Z
Kamis, 09 Juli 2026 - 18:16 WIB
loading...
Kopi Desa Merah Putih (KADEMPE) ini didirikan di lingkungan sekretariat koperasi, tepat di samping Kantor Kelurahan Cangakan. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Cangakan, Kabupaten Karanganyar, memang belum memiliki gerai resmi. Meski begitu, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat para pengurus untuk memulai lini bisnis mereka dengan mendirikan usaha kedai kopi.
Usaha yang diberi nama Kopi Desa Merah Putih (KADEMPE) ini didirikan di lingkungan sekretariat koperasi, tepat di samping Kantor Kelurahan Cangakan. Kedai baru ini menyajikan berbagai varian kopi populer yang digemari masyarakat, mulai dari americano, kopi susu, kopi desa, hingga kopi merah putih latte.
Baca Juga: Pemerintah Perkuat Kopdes Merah Putih untuk Bangun Papua
Ketua KKMP Cangakan, Sigit Danang Jaya, menyampaikan bahwa seluruh anggaran modal untuk memulai unit usaha kedai kopi ini murni bersumber dari hasil swadaya mandiri para pendiri koperasi. Diketahui, terdapat 75 orang yang menjadi perintis berdirinya koperasi tingkat kelurahan tersebut.
Menurut Sigit, keputusan memilih bisnis kopi didasari oleh tren pasar saat ini. Kopi merupakan salah satu minuman yang sangat digemari oleh semua kalangan masyarakat, baik generasi muda maupun tua.
Potensi ini diperkuat dengan melihat menjamurnya usaha kedai kopi di wilayah Karanganyar, salah satunya di sepanjang trotoar Jalan Lawu. "Maka kami memilih kopi sebagai alternatif mengembangkan salah satu usaha KKMP Cangakan," kata Sigit dalam keterangan pers, Kamis (9/7/2026).
Gali Potensi Daerah Lainnya
Mengenai unit usaha lainnya ke depan, Sigit menegaskan pihak KKMP Cangakan akan terus mengikuti program yang dicanangkan oleh pemerintah, sembari aktif menggali potensi lokal yang potensial dikembangkan sebagai unit bisnis baru.
Ia juga menaruh harapan agar nantinya koperasi mereka bisa memiliki fasilitas gerai koperasi permanen seperti yang ada di desa-desa lain pada umumnya, serta mendapatkan dukungan kendaraan operasional.
Baca Juga: Menkop: Warga Bisa Jual Minyak Jelantah ke Kopdes Merah Putih
Langkah berani KKMP Cangakan ini mendapat apresiasi positif dari Plt Ketua Dewan Koperasi Kabupaten Karanganyar, Muhammad Maksum. Ia berharap kehadiran unit usaha KADEMPE ini mampu menarik minat dan menggaet partisipasi para generasi muda.
Terlebih lagi, momentum peluncuran unit usaha mandiri ini dirasa sangat pas karena bertepatan dengan peringatan Bulan Koperasi. "Harapannya bisa menjadi penopang ekonomi di Kelurahan Cangakan sekaligus untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan," terang Maksum.
Terkait bahan baku, Maksum menyebutkan bahwa saat ini pasokan kopi yang digunakan oleh kedai memang masih didatangkan dari luar daerah. Kendati demikian, ke depannya tidak menutup kemungkinan pihak koperasi akan menjalin kolaborasi dan kemitraan dengan para petani kopi lokal yang ada di Kabupaten Karanganyar.
Usaha yang diberi nama Kopi Desa Merah Putih (KADEMPE) ini didirikan di lingkungan sekretariat koperasi, tepat di samping Kantor Kelurahan Cangakan. Kedai baru ini menyajikan berbagai varian kopi populer yang digemari masyarakat, mulai dari americano, kopi susu, kopi desa, hingga kopi merah putih latte.
Baca Juga: Pemerintah Perkuat Kopdes Merah Putih untuk Bangun Papua
Ketua KKMP Cangakan, Sigit Danang Jaya, menyampaikan bahwa seluruh anggaran modal untuk memulai unit usaha kedai kopi ini murni bersumber dari hasil swadaya mandiri para pendiri koperasi. Diketahui, terdapat 75 orang yang menjadi perintis berdirinya koperasi tingkat kelurahan tersebut.
Menurut Sigit, keputusan memilih bisnis kopi didasari oleh tren pasar saat ini. Kopi merupakan salah satu minuman yang sangat digemari oleh semua kalangan masyarakat, baik generasi muda maupun tua.
Potensi ini diperkuat dengan melihat menjamurnya usaha kedai kopi di wilayah Karanganyar, salah satunya di sepanjang trotoar Jalan Lawu. "Maka kami memilih kopi sebagai alternatif mengembangkan salah satu usaha KKMP Cangakan," kata Sigit dalam keterangan pers, Kamis (9/7/2026).
Gali Potensi Daerah Lainnya
Mengenai unit usaha lainnya ke depan, Sigit menegaskan pihak KKMP Cangakan akan terus mengikuti program yang dicanangkan oleh pemerintah, sembari aktif menggali potensi lokal yang potensial dikembangkan sebagai unit bisnis baru.
Ia juga menaruh harapan agar nantinya koperasi mereka bisa memiliki fasilitas gerai koperasi permanen seperti yang ada di desa-desa lain pada umumnya, serta mendapatkan dukungan kendaraan operasional.
Baca Juga: Menkop: Warga Bisa Jual Minyak Jelantah ke Kopdes Merah Putih
Langkah berani KKMP Cangakan ini mendapat apresiasi positif dari Plt Ketua Dewan Koperasi Kabupaten Karanganyar, Muhammad Maksum. Ia berharap kehadiran unit usaha KADEMPE ini mampu menarik minat dan menggaet partisipasi para generasi muda.
Terlebih lagi, momentum peluncuran unit usaha mandiri ini dirasa sangat pas karena bertepatan dengan peringatan Bulan Koperasi. "Harapannya bisa menjadi penopang ekonomi di Kelurahan Cangakan sekaligus untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan," terang Maksum.
Terkait bahan baku, Maksum menyebutkan bahwa saat ini pasokan kopi yang digunakan oleh kedai memang masih didatangkan dari luar daerah. Kendati demikian, ke depannya tidak menutup kemungkinan pihak koperasi akan menjalin kolaborasi dan kemitraan dengan para petani kopi lokal yang ada di Kabupaten Karanganyar.
(nng)
Lihat Juga :