Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:32 WIB
loading...
Selat Hormuz Dikunci...
Iran secara mengejutkan resmi mengumumkan penutupan total Selat Hormuz -jalur pelayaran internasional paling vital yang mengalirkan seperlima pasokan minyak dunia- bagi seluruh kapal tanker. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Situasi di Timur Tengah mendadak bergeser ke ambang perang terbuka skala penuh. Pemerintah Iran secara mengejutkan resmi mengumumkan penutupan total Selat Hormuz -jalur pelayaran internasional paling vital yang mengalirkan seperlima pasokan minyak dunia - bagi seluruh kapal tanker hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Melalui siaran televisi negara, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menegaskan bahwa Selat Hormuz akan terus dikunci rapat sampai Amerika Serikat menghentikan seluruh campur tangan militernya di wilayah tersebut. Iran juga mengancam akan merontokkan pangkalan militer baru AS di Teluk jika Washington berani merespons langkah nekat ini dengan agresi militer.

Tembakan Peringatan Meletus Lagi di Jalur Minyak Terpenting Dunia

Sesaat sebelum pengumuman blokade total Selat Hormuz, ketegangan fisik sudah pecah di Selat Hormuz. Militer Iran dilaporkan melepaskan tembakan peringatan ke arah sebuah kapal komersial yang dituduh melanggar aturan karena mematikan sistem radar transponder dan keluar dari rute resmi yang disetujui Tehran.

Baca Juga: Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19

Langkah ekstrem ini menjadi klimaks dari rentetan insiden sepanjang pekan ini. Awal pekan terpantau ada tiga kapal tanker komersial dihantam serangan saat melintasi rute rekomendasi AS di perairan Oman. Iran bersikeras bahwa satu-satunya rute aman adalah lewat perairan mereka.



Hal itu langsung dibalas oleh militer AS yang meluncurkan bom hingga menewaskan 17 orang dan melukai 115 orang di pihak Iran. Kemudian Tehran membalas dengan menggempur basis sekutu-sekutu AS di kawasan Teluk.

Baca Juga: Dunia Tak Lagi Takut Ancaman Gejolak Selat Hormuz imbas Perang AS-Iran, Apa Rahasianya?

Aksi saling serang ini membuat Presiden AS Donald Trump meradang dan menyatakan bahwa gencatan senjata telah berakhir. Sebaliknya, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menuduh AS yang pertama kali mengkhianati perjanjian damai.

AS Desak Pintu Minyak Dibuka, Negosiasi Rahasia di Balik Layar

Meskipun genderang perang bertabuh kencang, secercah harapan diplomasi dikabarkan masih berjalan di bawah meja. Trump membantah laporan intelijen Israel soal rencana pembunuhan baru terhadap dirinya dan menyebut ia memang sudah lama berada dalam daftar target nomor satu Iran.

Media AS melaporkan bahwa perwakilan Iran secara rahasia telah menyampaikan pesan kepada pejabat Washington bahwa serangan terhadap kapal tanker kemarin adalah "kesalahan teknis" yang dilakukan oleh kelompok internal yang membelot (rogue group).

Saat ini, melalui negara mediator, Amerika Serikat melayangkan tuntutan keras agar pemerintah Iran segera membuat pernyataan publik bahwa Selat Hormuz tetap dibuka sebagai jalur internasional dan berjanji menyetop segala bentuk serangan terhadap kapal dagang.

Jika penutupan ini berlangsung lama, dunia bersiap menghadapi shock ekonomi terbesar tahun ini karena pasokan energi global akan tersumbat total.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
Usai Hengkang dari OPEC,...
Usai Hengkang dari OPEC, Produksi Minyak UEA Cetak Rekor Tembus 4,1 Juta Barel per Hari
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Dulu Diperebutkan hingga...
Dulu Diperebutkan hingga Rp1,6 Juta per Barel, Kini Minyak Dunia Malah Mencari Pembeli
Daftar 7 Negara OPEC+...
Daftar 7 Negara OPEC+ yang Buka Keran Minyak, Intip Angkanya
Dunia Tak Lagi Takut...
Dunia Tak Lagi Takut Ancaman Gejolak Selat Hormuz imbas Perang AS-Iran, Apa Rahasianya?
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
Rekomendasi
Alexis Mac Allister...
Alexis Mac Allister Cetak Gol, Argentina Unggul atas Swiss 1-0
Swiss Balas Gol Argentina,...
Swiss Balas Gol Argentina, Laga Berlanjut ke Extra Time
Amanda Zahra Ngaku Jadi...
Amanda Zahra Ngaku Jadi Korban Body Shaming Dokter Klinik Kecantikan
Berita Terkini
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved