AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Senin, 13 Juli 2026 - 08:38 WIB
loading...
A
A
A
Data Kpler menunjukkan hanya enam kapal yang melintasi Selat Hormuz pada Minggu, jumlah terendah dalam lima pekan terakhir. Meningkatnya konflik juga memunculkan keraguan terhadap kelangsungan perjanjian sementara antara AS dan Iran yang ditandatangani bulan lalu. Kesepakatan tersebut sebelumnya bertujuan membuka kembali Selat Hormuz serta mengakhiri perang melalui proses negosiasi lanjutan selama 60 hari.
Baca Juga: Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
Badan Energi Internasional (International Energy Agency/IEA) sebelumnya melaporkan pasokan minyak global meningkat 4,1 juta barel per hari pada Juni. Meski demikian, volume tersebut masih sekitar 9,4 juta barel per hari lebih rendah dibandingkan tingkat sebelum perang sehingga pasar energi tetap rentan terhadap gangguan pasokan.
Analis pasar IG Tony Sycamore menilai, kenaikan harga minyak yang relatif terbatas menunjukkan pelaku pasar masih memandang eskalasi terbaru sebagai peningkatan ketegangan dalam situasi gencatan senjata yang rapuh, bukan sebagai kegagalan total kesepakatan damai. Namun, menurut dia, pasar masih akan terus mencermati perkembangan konflik untuk melihat apakah kondisi tersebut akan berkembang menjadi krisis yang lebih luas.
Baca Juga: Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
Badan Energi Internasional (International Energy Agency/IEA) sebelumnya melaporkan pasokan minyak global meningkat 4,1 juta barel per hari pada Juni. Meski demikian, volume tersebut masih sekitar 9,4 juta barel per hari lebih rendah dibandingkan tingkat sebelum perang sehingga pasar energi tetap rentan terhadap gangguan pasokan.
Analis pasar IG Tony Sycamore menilai, kenaikan harga minyak yang relatif terbatas menunjukkan pelaku pasar masih memandang eskalasi terbaru sebagai peningkatan ketegangan dalam situasi gencatan senjata yang rapuh, bukan sebagai kegagalan total kesepakatan damai. Namun, menurut dia, pasar masih akan terus mencermati perkembangan konflik untuk melihat apakah kondisi tersebut akan berkembang menjadi krisis yang lebih luas.
(nng)
Lihat Juga :