Raih 3 Pengakuan Internasional, IIF Terus Memperkuat Kapasitas Pendanaan Infrastruktur
Senin, 13 Juli 2026 - 21:54 WIB
loading...
A
A
A
Obligasi diterbitkan dalam tiga tenor yaitu 1, 3, dan 5 tahun dengan rata-rata kupon sekitar 7,4% per tahun, sedangkan surat berharga perpetual memberikan imbal hasil sebesar 8% per tahun. Obligasi dan surat berharga perpetual tersebut mayoritas atau sekitar 83% diserap oleh perusahaan manajemen aset dan asuransi. Investor lainnya terdiri dari korporasi, investor ritel, dana pensiun, dan perbankan.
“Penghargaan internasional dan pendanaan baru ini akan membantu IIF meningkatkan layanan kepada klien serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Hal ini menjadi penyemangat bagi IIF untuk terus mendukung Pemerintah, sponsor proyek, pemberi pinjaman, dan investor dalam merealisasikan proyek infrastruktur yang memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi masyarakat," ujar Presiden Direktur & Chief Executive Officer IIF, Rizki Pribadi Hasan.
Baca Juga: Raih Penghargaan, IIF: Bukti Komitmen pada Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan
Lebih lanjut Ia menerangkan, IIF memposisikan diri sebagai pelengkap bagi industri keuangan dan pasar modal. Peran IIF adalah membantu memobilisasi modal swasta untuk berpartisipasi dalam pertumbuhan pembangunan infrastruktur berkelanjutan di Indonesia, termasuk pada sektor konektivitas, infrastruktur digital, dan kesehatan.
IIF bermitra dengan berbagai pelaku usaha, regulator, investor domestik dan asing, serta lembaga khusus yang dibentuk Pemerintah untuk mempercepat pertumbuhan. "IIF juga berperan sebagai mitra yang andal dan terpercaya bagi investasi langsung asing," tambah Rizki.
Dengan permodalan yang lebih kuat dan pengakuan global, IIF akan terus meningkatkan solusi pembiayaan, layanan advisory, dan mitigasi risiko untuk membantu klien merealisasikan proyek infrastruktur berkelanjutan di sektor-sektor prioritas.
“Penghargaan internasional dan pendanaan baru ini akan membantu IIF meningkatkan layanan kepada klien serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Hal ini menjadi penyemangat bagi IIF untuk terus mendukung Pemerintah, sponsor proyek, pemberi pinjaman, dan investor dalam merealisasikan proyek infrastruktur yang memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi masyarakat," ujar Presiden Direktur & Chief Executive Officer IIF, Rizki Pribadi Hasan.
Baca Juga: Raih Penghargaan, IIF: Bukti Komitmen pada Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan
Lebih lanjut Ia menerangkan, IIF memposisikan diri sebagai pelengkap bagi industri keuangan dan pasar modal. Peran IIF adalah membantu memobilisasi modal swasta untuk berpartisipasi dalam pertumbuhan pembangunan infrastruktur berkelanjutan di Indonesia, termasuk pada sektor konektivitas, infrastruktur digital, dan kesehatan.
IIF bermitra dengan berbagai pelaku usaha, regulator, investor domestik dan asing, serta lembaga khusus yang dibentuk Pemerintah untuk mempercepat pertumbuhan. "IIF juga berperan sebagai mitra yang andal dan terpercaya bagi investasi langsung asing," tambah Rizki.
Dengan permodalan yang lebih kuat dan pengakuan global, IIF akan terus meningkatkan solusi pembiayaan, layanan advisory, dan mitigasi risiko untuk membantu klien merealisasikan proyek infrastruktur berkelanjutan di sektor-sektor prioritas.
(akr)
Lihat Juga :