Progres Tol Japek II Selatan Paket 2A Capai 84%, Siap Jadi Jalur Alternatif
Rabu, 15 Juli 2026 - 14:35 WIB
loading...
Progres pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan Paket 2A telah mencapai 84%. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) melaporkan progres pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan Paket 2A telah mencapai 84%. Kehadiran ruas tol tersebut diharapkan menjadi jalur alternatif untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek yang selama ini menjadi salah satu koridor transportasi tersibuk di Indonesia.
"Dari total 24 bentang girder, masih terdapat empat bentang yang akan dikerjakan pada Ramp 3, Ramp 5, dan Ramp 1, dengan titik tertinggi berada di Ramp 1 yang mencapai sekitar 28 meter," ujar Sekretaris Perusahaan HKI Resnu Aditya Wuladarman dalam keterangan tertulis, Selasa (14/7/2026).
Baca Juga: Puncak Arus Balik 2026: Tol Jakarta-Cikampek KM 70 Padat, Jalan Layang MBZ Lancar
Resnu mengatakan perusahaan saat ini terus mempercepat penyelesaian sejumlah pekerjaan utama, termasuk perkerasan jalan beton (rigid pavement) pada jalur utama di Zona 3 dan Zona 4. Selain itu, HKI juga fokus menyelesaikan berbagai pekerjaan struktur guna mengejar target penyelesaian proyek.
Salah satu pekerjaan yang paling menantang adalah pemasangan girder pada area yang beririsan langsung dengan Jalan Tol Cimanggis-Cibitung (CCT) yang telah beroperasi. Pekerjaan di lokasi tersebut memerlukan koordinasi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan karena berada di kawasan dengan lalu lintas aktif dan memiliki tingkat risiko konstruksi yang tinggi.
Menurut Resnu, seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan dengan mengedepankan aspek keselamatan kerja, pengawasan teknis, serta rekayasa lalu lintas agar proses konstruksi tetap berjalan aman tanpa mengganggu aktivitas pengguna jalan.
Setelah rampung, Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Paket 2A diharapkan dapat memperkuat konektivitas antara Jakarta dan Jawa Barat. Ruas tol tersebut juga akan menjadi jalur alternatif yang mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memperlancar distribusi logistik di kawasan industri dan pusat ekonomi.
Baca Juga: Hong Kong Naik ke Posisi 2 Destinasi Wisata Ramah Muslim Terbaik Dunia 2026
Selain meningkatkan aksesibilitas, keberadaan jalan tol ini diproyeksikan mampu mengurangi beban lalu lintas di koridor utama Tol Jakarta-Cikampek yang selama ini menampung volume kendaraan sangat tinggi, terutama pada jam sibuk dan musim libur.
HKI menegaskan akan terus mempercepat penyelesaian proyek sesuai target dengan tetap mengutamakan kualitas konstruksi, keselamatan kerja, serta koordinasi dengan seluruh pihak terkait. Proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan merupakan bagian dari pengembangan jaringan jalan tol nasional untuk meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Jakarta dan Jawa Barat.
"Dari total 24 bentang girder, masih terdapat empat bentang yang akan dikerjakan pada Ramp 3, Ramp 5, dan Ramp 1, dengan titik tertinggi berada di Ramp 1 yang mencapai sekitar 28 meter," ujar Sekretaris Perusahaan HKI Resnu Aditya Wuladarman dalam keterangan tertulis, Selasa (14/7/2026).
Baca Juga: Puncak Arus Balik 2026: Tol Jakarta-Cikampek KM 70 Padat, Jalan Layang MBZ Lancar
Resnu mengatakan perusahaan saat ini terus mempercepat penyelesaian sejumlah pekerjaan utama, termasuk perkerasan jalan beton (rigid pavement) pada jalur utama di Zona 3 dan Zona 4. Selain itu, HKI juga fokus menyelesaikan berbagai pekerjaan struktur guna mengejar target penyelesaian proyek.
Salah satu pekerjaan yang paling menantang adalah pemasangan girder pada area yang beririsan langsung dengan Jalan Tol Cimanggis-Cibitung (CCT) yang telah beroperasi. Pekerjaan di lokasi tersebut memerlukan koordinasi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan karena berada di kawasan dengan lalu lintas aktif dan memiliki tingkat risiko konstruksi yang tinggi.
Menurut Resnu, seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan dengan mengedepankan aspek keselamatan kerja, pengawasan teknis, serta rekayasa lalu lintas agar proses konstruksi tetap berjalan aman tanpa mengganggu aktivitas pengguna jalan.
Setelah rampung, Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Paket 2A diharapkan dapat memperkuat konektivitas antara Jakarta dan Jawa Barat. Ruas tol tersebut juga akan menjadi jalur alternatif yang mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memperlancar distribusi logistik di kawasan industri dan pusat ekonomi.
Baca Juga: Hong Kong Naik ke Posisi 2 Destinasi Wisata Ramah Muslim Terbaik Dunia 2026
Selain meningkatkan aksesibilitas, keberadaan jalan tol ini diproyeksikan mampu mengurangi beban lalu lintas di koridor utama Tol Jakarta-Cikampek yang selama ini menampung volume kendaraan sangat tinggi, terutama pada jam sibuk dan musim libur.
HKI menegaskan akan terus mempercepat penyelesaian proyek sesuai target dengan tetap mengutamakan kualitas konstruksi, keselamatan kerja, serta koordinasi dengan seluruh pihak terkait. Proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan merupakan bagian dari pengembangan jaringan jalan tol nasional untuk meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Jakarta dan Jawa Barat.
(nng)
Lihat Juga :