Tips MotionTrade: Strategi Buy on Weakness & Buy on Breakout Sesuai Kondisi Pasar
Rabu, 15 Juli 2026 - 16:37 WIB
loading...
A
A
A
1. Lakukan Analisis Fundamental
Lakukan analisis fundamental terhadap perusahaan untuk memastikan bahwa harga saham tidak disebabkan oleh masalah mendasar dalam bisnis. Tinjau kesehatan keuangan, kinerja operasional, dan prospek pertumbuhan perusahaan sebelum membuat keputusan pembelian.
2. Beli Secara Bertahap
Pertimbangkan untuk membeli secara bertahap saat harga saham terus turun. Ini dapat membantu investor atau memperoleh posisi yang lebih baik di pasar dan mengurangi risiko jika harga saham terus menurun.
3. Identifikasi Level Support dan Resistance
Temukan level support (batas bawah) dan resistance (batas atas) yang signifikan pada grafik harga. Level ini bisa dilihat dari titik tertinggi dan terendah yang dicapai sebelumnya.
4. Perhatikan Peningkatan Volume Transaksi
Volume yang tinggi saat breakout adalah indikator kuat bahwa pergerakan harga kemungkinan akan berlanjut. Pastikan volume breakout lebih tinggi dari rata-rata volume harian.
5. Tentukan Entry Point dan Stop Loss
Jika harga menembus level resistance, pertimbangkan untuk masuk posisi buy. Sebaliknya, jika harga menembus level support, pertimbangkan untuk masuk posisi sell.
Lakukan analisis fundamental terhadap perusahaan untuk memastikan bahwa harga saham tidak disebabkan oleh masalah mendasar dalam bisnis. Tinjau kesehatan keuangan, kinerja operasional, dan prospek pertumbuhan perusahaan sebelum membuat keputusan pembelian.
2. Beli Secara Bertahap
Pertimbangkan untuk membeli secara bertahap saat harga saham terus turun. Ini dapat membantu investor atau memperoleh posisi yang lebih baik di pasar dan mengurangi risiko jika harga saham terus menurun.
3. Identifikasi Level Support dan Resistance
Temukan level support (batas bawah) dan resistance (batas atas) yang signifikan pada grafik harga. Level ini bisa dilihat dari titik tertinggi dan terendah yang dicapai sebelumnya.
4. Perhatikan Peningkatan Volume Transaksi
Volume yang tinggi saat breakout adalah indikator kuat bahwa pergerakan harga kemungkinan akan berlanjut. Pastikan volume breakout lebih tinggi dari rata-rata volume harian.
5. Tentukan Entry Point dan Stop Loss
Jika harga menembus level resistance, pertimbangkan untuk masuk posisi buy. Sebaliknya, jika harga menembus level support, pertimbangkan untuk masuk posisi sell.
Lihat Juga :