Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:58 WIB
loading...
Pegadaian Perluas Program...
PT Pegadaian (Persero) memperluas implementasi Program Pande Emas di wilayah kerja Kantor Wilayah Manado sebagai upaya memberdayakan pengrajin emas lokal. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Pegadaian (Persero) memperluas implementasi Program Pande Emas di wilayah kerja Kantor Wilayah Manado sebagai upaya memberdayakan pengrajin emas lokal sekaligus memperkuat ekosistem Bullion Services di Indonesia. Program yang menjadi bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pegadaian Peduli tersebut dijalankan melalui pendekatan Creating Shared Value (CSV) yang mengintegrasikan pemberdayaan masyarakat dengan pengembangan bisnis perusahaan.

"Program Pande Emas merupakan wujud komitmen Pegadaian dalam menciptakan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat melalui pemberdayaan pengrajin emas lokal. Kami berharap program ini dapat memperkuat ekosistem Bullion Services serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan perusahaan," ujar Deputi Bisnis Area Palu PT Pegadaian, Putra Aspin Rahmatullah, dalam keterangan pers, Kamis (16/7/2026).

Baca Juga: Harga Emas Antam Turun Tipis Hari Ini, Segram Jadi Rp2,63 Juta

Program Pande Emas dirancang untuk meningkatkan kapasitas pengrajin emas melalui pelatihan, penyediaan sarana produksi, pendampingan usaha, hingga edukasi mengenai produk dan layanan Pegadaian. Melalui dukungan tersebut, para pengrajin diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.

Sebagai bagian dari implementasi program, Pegadaian menggelar kick-off Program Pande Emas di Kota Palu, Sulawesi Tengah, yang ditandai dengan penyerahan bantuan peralatan, pelatihan bagi pengrajin, serta peresmian operasional Pande Emas. Kehadiran program ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan perhiasan emas sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi bagi pelaku usaha lokal.


Program Pande Emas merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam membangun ekosistem industri emas nasional yang lebih kuat. Selain meningkatkan kompetensi pengrajin, program tersebut juga mendukung pengembangan layanan bullion yang tengah menjadi fokus Pegadaian sebagai lembaga jasa keuangan berbasis emas.

Sebelumnya, Program Pande Emas telah diterapkan di sejumlah daerah di Indonesia dan dinilai memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas pengrajin serta kualitas layanan kepada masyarakat. Program tersebut juga mencatat tingkat kepuasan masyarakat sebesar 89,99% dengan kategori sangat baik serta memperoleh berbagai apresiasi atas implementasi konsep Creating Shared Value.

Baca Juga: Fokus Tumbuh Berkelanjutan, Pegadaian Perkuat Strategi Lewat Sales Town Hall 2026

Pegadaian akan terus memperluas pelaksanaan Program Pande Emas ke berbagai wilayah di Indonesia sebagai bagian dari komitmen perusahaan menghadirkan program TJSL yang memberikan dampak sosial sekaligus memperkuat ekosistem bisnis berbasis emas secara berkelanjutan. Langkah ini juga sejalan dengan upaya Pegadaian mendorong inklusi keuangan dan pengembangan industri emas nasional.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
Harga Emas Antam Berkilau...
Harga Emas Antam Berkilau Sambut Akhir Pekan, Naik Rp17 Ribu jadi Rp2.650.000/Gram
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
Harga Emas Dunia Mendadak...
Harga Emas Dunia Mendadak Ambles Hari Ini! Investor Ramai-ramai Putar Haluan
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
Daftar Lengkap Harga...
Daftar Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini usai Malas Bergerak di Rp2,6 Juta per Gram
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
Biaya Perang AS di Iran...
Biaya Perang AS di Iran Setara Buang Emas Lebih dari 15.000 Kg Per Hari
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Rekomendasi
Verifikasi Laporan Gratifikasi...
Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli Rampung, KPK: Kini Didalami di Tahap Penindakan
Bertahun-Tahun Punya...
Bertahun-Tahun Punya Kebiasaan Ini, Axelo Ngaku Jempolnya Sempat Berbeda
GKSR Usulkan Parliamentary...
GKSR Usulkan Parliamentary Threshold 1%, Ferry Kurnia: Cegah Suara Terbuang
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Program Utama Pemerintahan Prabowo-Gibran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved