Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
Kamis, 16 Juli 2026 - 21:48 WIB
loading...
A
A
A
Berdasarkan wilayah secara kumulatif, baik PMA ditambah PMD, DKI Jakarta menduduki urutan pertama dengan porsi 17,2%, diikuti oleh Jawa Barat dengan Rp138,1 triliun, Jawa Timur Rp72,7 triliun, Sulawesi Tengah Rp68,7 triliun, dan Banten Rp66,3 triliun.
Namun untuk kategori PMA murni, investor asing lebih melirik wilayah luar Jawa seperti Sulawesi Tengah, Maluku Utara, dan Kepulauan Riau karena besarnya potensi di bidang mineral. Pada pilar PMDN, DKI Jakarta memimpin dengan realisasi Rp16,5 triliun (21,2%), diikuti Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, dan Nusa Tenggara Barat.
Baca Juga: Dampak Ekonomi Implementasi B50: Serap 1,9 Juta Pekerja, Beri Nilai Tambah Rp21,29 Triliun
Di tingkat sektor usaha, industri logam dasar serta barang logam bukan mesin mencatatkan realisasi terbesar senilai Rp150,4 triliun (14,9%), diikuti sektor jasa lainnya yang didominasi data center sebesar Rp114 triliun (11,3%), pertambangan Rp105 triliun, transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi sekitar 10,2%, serta perumahan, kawasan industri, dan perkantoran sebesar 8,5%.
Rosan menekankan juga soal penyebaran investasi pengolahan bahan baku menunjukkan tren desentralisasi. Melalui dominasi yang terpusat di berbagai daerah penopang, industri hilirisasi dinilai menggerakkan pertumbuhan ekonomi regional secara merata.
Lihat Juga :