Hadapi Dinamika Pasar Energi Global, PLN EPI Perkuat Kompetensi SDM
Jum'at, 17 Juli 2026 - 15:04 WIB
loading...
A
A
A
Di sisi lain, Indonesia dinilai memiliki prospek peningkatan permintaan gas bumi yang signifikan seiring pertumbuhan kebutuhan listrik dan transisi menuju bauran energi yang lebih bersih.
PLH Direktur Utama PLN EPI Rakhmad Dewanto mengatakan, isu energi saat ini telah berkembang jauh melampaui persoalan keseimbangan antara pasokan dan permintaan. Menurutnya, perubahan geopolitik, gangguan rantai pasok global, percepatan transisi energi, hingga perubahan pola konsumsi dunia telah menciptakan tantangan baru yang menuntut perusahaan memiliki kemampuan membaca arah pasar secara lebih adaptif dan strategis.
"Hari ini kita memahami bahwa isu energi bukan lagi sekadar persoalan supply dan demand. Perubahan geopolitik, gangguan rantai pasok global, transisi energi, hingga perubahan pola konsumsi dunia telah menciptakan tantangan baru yang menuntut kita untuk lebih adaptif, strategis, dan memiliki kemampuan membaca arah pasar dengan lebih baik," ungkap Rakhmad dalam keterangan pers, Jumat (17/7/2026).
Dia menambahkan, sebagai subholding yang bertanggung jawab menjaga keandalan pasokan energi primer nasional, PLN EPI perlu terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia agar mampu mengantisipasi berbagai potensi gangguan sekaligus memahami respons pasar terhadap perubahan global. "Pemahaman terhadap perkembangan pasar global, termasuk potensi disruption dan market response, menjadi sangat penting agar kita dapat mengambil keputusan yang tepat, cepat, dan berkelanjutan," tandasnya.
PLH Direktur Utama PLN EPI Rakhmad Dewanto mengatakan, isu energi saat ini telah berkembang jauh melampaui persoalan keseimbangan antara pasokan dan permintaan. Menurutnya, perubahan geopolitik, gangguan rantai pasok global, percepatan transisi energi, hingga perubahan pola konsumsi dunia telah menciptakan tantangan baru yang menuntut perusahaan memiliki kemampuan membaca arah pasar secara lebih adaptif dan strategis.
"Hari ini kita memahami bahwa isu energi bukan lagi sekadar persoalan supply dan demand. Perubahan geopolitik, gangguan rantai pasok global, transisi energi, hingga perubahan pola konsumsi dunia telah menciptakan tantangan baru yang menuntut kita untuk lebih adaptif, strategis, dan memiliki kemampuan membaca arah pasar dengan lebih baik," ungkap Rakhmad dalam keterangan pers, Jumat (17/7/2026).
Dia menambahkan, sebagai subholding yang bertanggung jawab menjaga keandalan pasokan energi primer nasional, PLN EPI perlu terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia agar mampu mengantisipasi berbagai potensi gangguan sekaligus memahami respons pasar terhadap perubahan global. "Pemahaman terhadap perkembangan pasar global, termasuk potensi disruption dan market response, menjadi sangat penting agar kita dapat mengambil keputusan yang tepat, cepat, dan berkelanjutan," tandasnya.
Lihat Juga :