MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
Jum'at, 17 Juli 2026 - 21:44 WIB
loading...
A
A
A
Hingga Juni 2026, MAMI dipercaya mengelola dana masyarakat sebesar Rp125 triliun dengan jumlah investor lebih dari 2,6 juta. Dalam bisnis reksa dana, perusahaan mengelola dana sebesar Rp67 triliun atau sekitar 10,2% pangsa pasar nasional, sekaligus menempati posisi terdepan pada segmen reksa dana saham dan pendapatan tetap. Produk MAMI juga dipasarkan melalui 24 mitra perbankan dan 12 mitra nonperbankan.
Baca Juga: Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Di luar bisnis investasi, MAMI terus memperluas kontribusi sosial melalui pembangunan infrastruktur, program beasiswa, peningkatan kapasitas guru dan siswa, serta pelestarian lingkungan. Berbagai program tersebut dijalankan bersama sejumlah lembaga dan mitra di Indonesia untuk memastikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Tahun 2026 juga menjadi tonggak baru bagi perusahaan setelah Manulife Wealth & Asset Management resmi menyelesaikan akuisisi PT Schroder Investment Management Indonesia melalui MAMI pada 1 April 2026 setelah memperoleh persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Menurut perusahaan, langkah strategis tersebut menjadi bagian dari penguatan komitmen jangka panjang Manulife di Indonesia sekaligus memperluas kapasitas MAMI dalam menghadirkan solusi investasi yang inovatif bagi masyarakat.
Baca Juga: Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Di luar bisnis investasi, MAMI terus memperluas kontribusi sosial melalui pembangunan infrastruktur, program beasiswa, peningkatan kapasitas guru dan siswa, serta pelestarian lingkungan. Berbagai program tersebut dijalankan bersama sejumlah lembaga dan mitra di Indonesia untuk memastikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Tahun 2026 juga menjadi tonggak baru bagi perusahaan setelah Manulife Wealth & Asset Management resmi menyelesaikan akuisisi PT Schroder Investment Management Indonesia melalui MAMI pada 1 April 2026 setelah memperoleh persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Menurut perusahaan, langkah strategis tersebut menjadi bagian dari penguatan komitmen jangka panjang Manulife di Indonesia sekaligus memperluas kapasitas MAMI dalam menghadirkan solusi investasi yang inovatif bagi masyarakat.
(nng)
Lihat Juga :