Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:06 WIB
loading...
Transaksi BI-FAST Capai...
Bank Indonesia (BI) mencatat layanan pembayaran ritel BI-FAST terus menunjukkan pertumbuhan pada triwulan II 2026. FOTO/Adobe Stock
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat layanan pembayaran ritel BI-FAST terus menunjukkan pertumbuhan pada triwulan II 2026. Selama periode tersebut, volume transaksi BI-FAST mencapai 1,529 miliar transaksi dengan nilai Rp3.777 triliun, seiring meningkatnya adopsi pembayaran digital di masyarakat.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan volume transaksi BI-FAST pada triwulan II 2026 meningkat 38,09% secara tahunan (year on year/yoy), mencerminkan semakin luasnya pemanfaatan layanan pembayaran digital yang cepat, efisien, dan aman oleh masyarakat maupun pelaku usaha.

"Pertumbuhan ini didukung oleh meningkatnya jumlah pengguna maupun merchant yang mulai mengadopsi sistem pembayaran digital," ujar Perry dalam Pengumuman Hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia secara virtual, Rabu (22/7/2026).

Baca Juga: Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen

Selain BI-FAST, transaksi pembayaran menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) juga mencatat pertumbuhan signifikan. Volume transaksi QRIS meningkat 100,12% secara tahunan pada triwulan II 2026, didorong bertambahnya jumlah pengguna dan merchant yang memanfaatkan sistem pembayaran berbasis kode QR.


Sementara itu, untuk transaksi bernilai besar, sistem Bank Indonesia Real Time Gross Settlement (BI-RTGS) mencatat volume transaksi sebanyak 2,63 juta transaksi atau tumbuh 13,03% secara tahunan. Nilai transaksi yang diproses melalui BI-RTGS juga meningkat 12,66% menjadi Rp53.492 triliun.

Baca Juga: Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%

Di sisi pengelolaan uang Rupiah, BI mencatat Uang Kartal yang Diedarkan (UYD) tumbuh 14,03% secara tahunan menjadi Rp1.315 triliun pada triwulan II 2026. Menurut Perry, kondisi tersebut menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap uang tunai tetap terjaga meski penggunaan instrumen pembayaran digital terus meningkat.

Perry menegaskan stabilitas sistem pembayaran nasional tetap terpelihara berkat dukungan infrastruktur yang andal serta struktur industri yang sehat. Penyelenggaraan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (SPBI) maupun sistem pembayaran industri, kata dia, berjalan lancar dengan dukungan kecukupan pasokan uang Rupiah dalam jumlah dan kualitas yang memadai.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%,  Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
Fiscal Dominance dan...
'Fiscal Dominance' dan Depresiasi Rupiah
Perkuat Digitalisasi...
Perkuat Digitalisasi Pariwisata dan Kuliner Jakarta, BI-Pemprov DKI Kolaborasi Ceremony QRIS
Jakarta Fair 2026 Ditutup,...
Jakarta Fair 2026 Ditutup, Pecahkan Rekor Transaksi Rp8,6 Triliun
Rekomendasi
Jangan Sepelekan! Ini...
Jangan Sepelekan! Ini Keutamaan Berjalan Kaki ke Masjid Saat Salat Jumat
Cara Mengatasi Morning...
Cara Mengatasi Morning Sickness agar Ibu Hamil Tetap Terpenuhi Nutrisinya
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Ketinggian Abu Mencapai 1.600 Meter
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved