KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
Rabu, 22 Juli 2026 - 17:18 WIB
loading...
A
A
A
Adapun kinerja terbaik perusahaan tercatat pada Juni 2026 dengan volume angkutan mencapai 1,9 juta ton atau sekitar 22% dari total angkutan Semester I 2026. Menurut Yuskal, capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelanggan sekaligus menunjukkan kemampuan perusahaan merespons dinamika industri melalui strategi bisnis yang adaptif dan peningkatan kualitas layanan.
Baca Juga: Proyek Perpanjangan 3 Peron Rampung, Stasiun Bogor Kini Bisa Layani 12 Rangkaian Kereta
Secara triwulanan, KAI Logistik mengelola angkutan sebesar 5,1 juta ton pada Triwulan II 2026, meningkat sekitar 1,5 juta ton dibandingkan Triwulan I yang mencapai 3,6 juta ton. Peningkatan tersebut didorong kenaikan volume hampir di seluruh lini bisnis, terutama angkutan batu bara, semen, kontainer, ritel, dan limbah B3.
KAI Logistik juga mulai memperluas layanan Business to Business (B2B) melalui KALOG Pro dengan menghadirkan layanan angkutan crude palm oil (CPO) di Sumatera Utara. Hingga akhir Semester I 2026, layanan tersebut telah mengangkut sekitar 28 ribu ton CPO dan ditargetkan mampu mencapai 200 ribu ton per tahun sebagai bagian dari upaya memperluas pangsa pasar logistik berbasis kereta api serta mendukung distribusi komoditas strategis nasional.
Yuskal mengatakan KAI Logistik akan terus memperkuat aspek operasional, komersial, dan pengembangan infrastruktur untuk menjaga momentum pertumbuhan hingga akhir 2026. Perusahaan juga akan meningkatkan kapasitas angkut, memperluas layanan multikomoditas, serta memperkuat sistem keselamatan dan tata kelola operasional guna menghadirkan layanan logistik berbasis kereta api yang aman, efisien, dan berdaya saing.
Baca Juga: Proyek Perpanjangan 3 Peron Rampung, Stasiun Bogor Kini Bisa Layani 12 Rangkaian Kereta
Secara triwulanan, KAI Logistik mengelola angkutan sebesar 5,1 juta ton pada Triwulan II 2026, meningkat sekitar 1,5 juta ton dibandingkan Triwulan I yang mencapai 3,6 juta ton. Peningkatan tersebut didorong kenaikan volume hampir di seluruh lini bisnis, terutama angkutan batu bara, semen, kontainer, ritel, dan limbah B3.
KAI Logistik juga mulai memperluas layanan Business to Business (B2B) melalui KALOG Pro dengan menghadirkan layanan angkutan crude palm oil (CPO) di Sumatera Utara. Hingga akhir Semester I 2026, layanan tersebut telah mengangkut sekitar 28 ribu ton CPO dan ditargetkan mampu mencapai 200 ribu ton per tahun sebagai bagian dari upaya memperluas pangsa pasar logistik berbasis kereta api serta mendukung distribusi komoditas strategis nasional.
Yuskal mengatakan KAI Logistik akan terus memperkuat aspek operasional, komersial, dan pengembangan infrastruktur untuk menjaga momentum pertumbuhan hingga akhir 2026. Perusahaan juga akan meningkatkan kapasitas angkut, memperluas layanan multikomoditas, serta memperkuat sistem keselamatan dan tata kelola operasional guna menghadirkan layanan logistik berbasis kereta api yang aman, efisien, dan berdaya saing.
(nng)
Lihat Juga :