KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:18 WIB
loading...
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik melaporkan volume angkutan barang sepanjang Semester I 2026. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - KAI Logistik mencatat volume angkutan barang mencapai sekitar 8,7 juta ton sepanjang Semester I 2026. Capaian tersebut ditopang pertumbuhan di sejumlah segmen bisnis strategis dan memperkuat peran angkutan berbasis kereta api sebagai moda logistik yang efisien, andal, dan berkelanjutan.

"Sepanjang Semester I 2026, batu bara masih menjadi komoditas utama yang kami kelola dengan kontribusi sekitar 63% atau mencapai 5,4 juta ton. Di sisi lain, kami juga mencatatkan pertumbuhan yang positif pada berbagai layanan unggulan, khususnya angkutan kontainer dan layanan ritel, yang menunjukkan semakin luasnya kepercayaan pelanggan terhadap layanan logistik berbasis kereta api," ujar Direktur Utama KAI Logistik Yuskal Setiawan seperti dikutip pada Rabu (22/7/2026).

Baca Juga: KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara

Menurut dia batu bara masih menjadi komoditas utama yang dikelola perusahaan dengan kontribusi sekitar 63% atau mencapai 5,4 juta ton. Selain itu, perusahaan juga mencatat pertumbuhan positif pada layanan angkutan kontainer dan ritel seiring meningkatnya kepercayaan pelanggan terhadap layanan logistik berbasis kereta api.


Selain batu bara, volume angkutan kontainer meningkat 27% dibandingkan periode yang sama tahun lalu menjadi sekitar 1,5 juta ton. Layanan ritel juga tumbuh 29 persen dengan volume sekitar 38 ribu ton. Sementara itu, angkutan BBM dan BBK mencapai sekitar 1,5 juta ton, disusul angkutan semen sebesar 191 ribu ton serta limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) sekitar 4 ribu ton.

Adapun kinerja terbaik perusahaan tercatat pada Juni 2026 dengan volume angkutan mencapai 1,9 juta ton atau sekitar 22% dari total angkutan Semester I 2026. Menurut Yuskal, capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelanggan sekaligus menunjukkan kemampuan perusahaan merespons dinamika industri melalui strategi bisnis yang adaptif dan peningkatan kualitas layanan.

Baca Juga: Proyek Perpanjangan 3 Peron Rampung, Stasiun Bogor Kini Bisa Layani 12 Rangkaian Kereta

Secara triwulanan, KAI Logistik mengelola angkutan sebesar 5,1 juta ton pada Triwulan II 2026, meningkat sekitar 1,5 juta ton dibandingkan Triwulan I yang mencapai 3,6 juta ton. Peningkatan tersebut didorong kenaikan volume hampir di seluruh lini bisnis, terutama angkutan batu bara, semen, kontainer, ritel, dan limbah B3.

KAI Logistik juga mulai memperluas layanan Business to Business (B2B) melalui KALOG Pro dengan menghadirkan layanan angkutan crude palm oil (CPO) di Sumatera Utara. Hingga akhir Semester I 2026, layanan tersebut telah mengangkut sekitar 28 ribu ton CPO dan ditargetkan mampu mencapai 200 ribu ton per tahun sebagai bagian dari upaya memperluas pangsa pasar logistik berbasis kereta api serta mendukung distribusi komoditas strategis nasional.

Yuskal mengatakan KAI Logistik akan terus memperkuat aspek operasional, komersial, dan pengembangan infrastruktur untuk menjaga momentum pertumbuhan hingga akhir 2026. Perusahaan juga akan meningkatkan kapasitas angkut, memperluas layanan multikomoditas, serta memperkuat sistem keselamatan dan tata kelola operasional guna menghadirkan layanan logistik berbasis kereta api yang aman, efisien, dan berdaya saing.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PT KCN Perkuat Peran...
PT KCN Perkuat Peran Pelabuhan Penyangga Saat Aktivitas Logistik di Tanjung Priok Meningkat
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
Kinerja BUMN Menguat,...
Kinerja BUMN Menguat, Muncul Motor Pertumbuhan Baru
Seluruh Laporan Keuangan...
Seluruh Laporan Keuangan BUMN Tahun 2025 Sudah Masuk Danantara, Intip Bocorannya
Daud Joseph Mundur dari...
Daud Joseph Mundur dari Dirut PT Pos Indonesia usai Penggabungan BUMN Logistik
Pacu Kinerja, Pelindo...
Pacu Kinerja, Pelindo Sinergi Lokaseva Rombak Jajaran Direksi
Lowongan Kerja KAI Services...
Lowongan Kerja KAI Services 2026 Dibuka, Lulusan SMA Segera Daftar
Transformasi Transportasi,...
Transformasi Transportasi, Jumlah Penumpang KAI Naik 10 Persen
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Rekomendasi
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Komdigi Siap Kaji Aturan Kuota Internet
Berita Terkini
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved