Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
Rabu, 22 Juli 2026 - 17:55 WIB
loading...
A
A
A
Risiko likuiditas terjadi ketika Manajer Investasi menghadapi banyak permintaan pencairan dana (redemption) dalam waktu yang bersamaan. Kondisi ini dapat memengaruhi proses pencairan investasi meskipun umumnya tetap dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
3. Risiko Kredit
Pada reksa dana yang berinvestasi di obligasi atau instrumen utang, terdapat kemungkinan pihak penerbit surat utang mengalami kesulitan memenuhi kewajibannya. Risiko ini dapat memengaruhi kinerja portofolio reksa dana meskipun Manajer Investasi biasanya melakukan seleksi dan diversifikasi untuk meminimalkan potensi tersebut. Baca Juga:
4. Risiko Suku Bunga
Perubahan suku bunga dapat memengaruhi nilai investasi reksa dana, terutama reksa dana pendapatan tetap yang berinvestasi pada obligasi. Ketika suku bunga naik, harga obligasi cenderung turun karena investor lebih memilih instrumen baru dengan imbal hasil lebih tinggi. Sebaliknya, saat suku bunga turun, harga obligasi berpotensi meningkat.
3. Risiko Kredit
Pada reksa dana yang berinvestasi di obligasi atau instrumen utang, terdapat kemungkinan pihak penerbit surat utang mengalami kesulitan memenuhi kewajibannya. Risiko ini dapat memengaruhi kinerja portofolio reksa dana meskipun Manajer Investasi biasanya melakukan seleksi dan diversifikasi untuk meminimalkan potensi tersebut. Baca Juga:
4. Risiko Suku Bunga
Perubahan suku bunga dapat memengaruhi nilai investasi reksa dana, terutama reksa dana pendapatan tetap yang berinvestasi pada obligasi. Ketika suku bunga naik, harga obligasi cenderung turun karena investor lebih memilih instrumen baru dengan imbal hasil lebih tinggi. Sebaliknya, saat suku bunga turun, harga obligasi berpotensi meningkat.
Lihat Juga :