Kerugian Ekonomi Akibat Obesitas Anak Capai Rp5.280 Triliun, Novo Nordisk Perluas Program Pencegahan
Kamis, 23 Juli 2026 - 16:19 WIB
loading...
A
A
A
Selain obesitas, Novo Nordisk juga memperkuat penanganan diabetes tipe 1 pada anak melalui program Changing Diabetes in Children (CDiC). Berdasarkan data International Diabetes Federation (IDF), satu dari tiga penyandang diabetes tipe 1 di Indonesia merupakan anak-anak dan remaja yang membutuhkan terapi insulin serta pemantauan kadar gula darah sepanjang hidup.
Project Leader CDiC Indonesia Prof. Aman Bhakti Pulungan mengatakan keterlambatan diagnosis masih menjadi tantangan utama karena gejala diabetes tipe 1 pada anak kerap disalahartikan sebagai penyakit lain. "Diagnosis dan penanganan tepat sejak dini menentukan kualitas hidup anak serta mencegah komplikasi yang mengancam jiwa. Kolaborasi bersama Novo Nordisk, IDAI, dan Kementerian Kesehatan memastikan terwujudnya tujuan No Child Should Die from Diabetes," ujarnya.
Baca Juga: Kondisi Obesitas Laki-Laki vs Perempuan, Ini Ciri dan Perbedaannya
Sejak diluncurkan pada 2021, program CDiC telah menjangkau 2.671 anak dengan diabetes tipe 1, melatih lebih dari 8.000 tenaga kesehatan, memperkuat 49 klinik diabetes, serta mengintegrasikan registrasi nasional diabetes tipe 1 ke platform SATU SEHAT sejak 2024 untuk meningkatkan kualitas layanan dan pemantauan pasien.
Banarsono berharap kolaborasi antara pemerintah, organisasi profesi, dunia usaha, dan masyarakat terus diperkuat agar setiap anak Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh sehat, produktif, dan meraih masa depan terbaiknya. Menurutnya, investasi pada kesehatan anak tidak hanya meningkatkan kualitas hidup generasi mendatang, tetapi juga menjadi strategi penting untuk menjaga produktivitas nasional dan mengurangi beban ekonomi jangka panjang.
Project Leader CDiC Indonesia Prof. Aman Bhakti Pulungan mengatakan keterlambatan diagnosis masih menjadi tantangan utama karena gejala diabetes tipe 1 pada anak kerap disalahartikan sebagai penyakit lain. "Diagnosis dan penanganan tepat sejak dini menentukan kualitas hidup anak serta mencegah komplikasi yang mengancam jiwa. Kolaborasi bersama Novo Nordisk, IDAI, dan Kementerian Kesehatan memastikan terwujudnya tujuan No Child Should Die from Diabetes," ujarnya.
Baca Juga: Kondisi Obesitas Laki-Laki vs Perempuan, Ini Ciri dan Perbedaannya
Sejak diluncurkan pada 2021, program CDiC telah menjangkau 2.671 anak dengan diabetes tipe 1, melatih lebih dari 8.000 tenaga kesehatan, memperkuat 49 klinik diabetes, serta mengintegrasikan registrasi nasional diabetes tipe 1 ke platform SATU SEHAT sejak 2024 untuk meningkatkan kualitas layanan dan pemantauan pasien.
Banarsono berharap kolaborasi antara pemerintah, organisasi profesi, dunia usaha, dan masyarakat terus diperkuat agar setiap anak Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh sehat, produktif, dan meraih masa depan terbaiknya. Menurutnya, investasi pada kesehatan anak tidak hanya meningkatkan kualitas hidup generasi mendatang, tetapi juga menjadi strategi penting untuk menjaga produktivitas nasional dan mengurangi beban ekonomi jangka panjang.
(nng)
Lihat Juga :