Danantara Pangkas Ribuan BUMN Jadi 200-300 Entitas, Langkah Rasional Selamatkan Aset Negara
Kamis, 23 Juli 2026 - 18:23 WIB
loading...
A
A
A
Demer menjelaskan, BUMN pada masa lalu terbentuk berdasarkan kebutuhan keamanan, skala usaha, penugasan pemerintah, dan pembangunan daerah tertinggal. Kerangka itu pun sangat penting menjadi rujukan ketika BPI Danantara menyusun kembali struktur BUMN nasional, mengingat fenomena bisnis sampingan seperti hotel, rumah sakit, dan transportasi kini menyebabkan perusahaan negara kehilangan fokus utamanya.
Demer menyebut, konsolidasi keuangan melalui Danantara dapat mempercepat penanganan entitas yang mengalami masalah kinerja. Dengan keuangan yang terkonsolidasi, peluang perbaikan dapat segera ditangani tanpa menunggu proses anggaran negara yang berpotensi memakan waktu, sehingga ketika ada entitas yang bleeding, maka bisa segera diperbaiki, atau ada opportunity bagus segera ditambahkan.
Anggota Komisi VI DPR RI itu memandang, efisiensi BUMN dapat memberikan kontribusi besar apabila negara kembali fokus pada penyediaan layanan publik dan sektor strategis. Sementara itu, sektor usaha yang sudah kompetitif dapat diberikan ruang lebih luas kepada swasta untuk berkembang, sehingga cara kita dalam mengelola BUMN harus diperbaiki dan saya mendukung penuh upaya pemangkasan ini.
Sementara itu, Ketua Komisi XI DPR RI, Mokhamad Misbakhun, menyatakan restrukturisasi BUMN merupakan pilihan rasional yang mempunyai dasar konstitusional. Negara harus memastikan pengelolaan perusahaan tetap sesuai mandat ekonomi strategis dan kepentingan rakyat, dengan mengarahkan keberadaan negara pada sektor yang benar-benar penting bagi hajat masyarakat dan perekonomian nasional.
Baca Juga: Prabowo Sebut BUMN Sumber Korupsi: Kembalikan Kekayaan Rakyat
Demer menyebut, konsolidasi keuangan melalui Danantara dapat mempercepat penanganan entitas yang mengalami masalah kinerja. Dengan keuangan yang terkonsolidasi, peluang perbaikan dapat segera ditangani tanpa menunggu proses anggaran negara yang berpotensi memakan waktu, sehingga ketika ada entitas yang bleeding, maka bisa segera diperbaiki, atau ada opportunity bagus segera ditambahkan.
Anggota Komisi VI DPR RI itu memandang, efisiensi BUMN dapat memberikan kontribusi besar apabila negara kembali fokus pada penyediaan layanan publik dan sektor strategis. Sementara itu, sektor usaha yang sudah kompetitif dapat diberikan ruang lebih luas kepada swasta untuk berkembang, sehingga cara kita dalam mengelola BUMN harus diperbaiki dan saya mendukung penuh upaya pemangkasan ini.
Sementara itu, Ketua Komisi XI DPR RI, Mokhamad Misbakhun, menyatakan restrukturisasi BUMN merupakan pilihan rasional yang mempunyai dasar konstitusional. Negara harus memastikan pengelolaan perusahaan tetap sesuai mandat ekonomi strategis dan kepentingan rakyat, dengan mengarahkan keberadaan negara pada sektor yang benar-benar penting bagi hajat masyarakat dan perekonomian nasional.
Baca Juga: Prabowo Sebut BUMN Sumber Korupsi: Kembalikan Kekayaan Rakyat
Lihat Juga :