BRI dan Kembara Nusa Sinergi Perluas Layanan Kesehatan Gigi di Wilayah 3T
Jum'at, 24 Juli 2026 - 16:13 WIB
loading...
A
A
A
Berdasarkan data Program Cek Kesehatan Gratis Kementerian Kesehatan pada 2025, masalah kesehatan gigi menjadi temuan paling dominan dengan sekitar satu dari dua peserta berusia 0–60 tahun mengalami gigi berlubang. Sementara pada 2026, Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Kementerian Kesehatan mencatat 1,1 juta anak atau 41% dari anak yang diperiksa mengalami gigi berlubang. Di sisi lain, PB Persatuan Dokter Gigi Indonesia menyebut 26,8% puskesmas di Indonesia masih belum memiliki dokter gigi.
Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo mengapresiasi kehadiran puluhan dokter gigi dan relawan yang memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurut dia, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperluas akses pemeriksaan dan perawatan kesehatan gigi bagi warga di Kecamatan Alor Barat Laut dan Teluk Mutiara.
Baca Juga: Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan dukungan melalui BRI Peduli merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperluas akses terhadap layanan dasar masyarakat. "Bagi BRI, akses kesehatan yang lebih merata merupakan salah satu fondasi bagi peningkatan kualitas hidup dan produktivitas masyarakat. Melalui BRI Peduli, BRI mendukung kolaborasi yang mempertemukan keahlian tenaga medis dengan kekuatan komunitas lokal," ujarnya.
Program di Alor melanjutkan pengabdian Kembara Nusa yang sejak 2018 telah menjangkau sejumlah daerah seperti Maumere, Sumba, dan Lombok Utara. Kolaborasi antara organisasi sosial, komunitas lokal, pemerintah daerah, dan sektor swasta diharapkan dapat memperluas pemerataan layanan kesehatan gigi sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dan produktivitas masyarakat di wilayah 3T.
(nng)
Lihat Juga :