IHSG Naik 0,34% dalam Sepekan, Ini Daftar Saham Cuan dan Rugi Terbesar
Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:00 WIB
loading...
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat kenaikan 0,34% sepanjang perdagangan 20–24 Juli 2026 FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat kenaikan 0,34% sepanjang perdagangan 20–24 Juli 2026 dan ditutup di level 6.196. Penguatan indeks turut diiringi peningkatan aktivitas perdagangan, meski investor asing masih membukukan aksi jual bersih pada akhir pekan.
"Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan turut mengalami kenaikan sebesar 0,34% dan ditutup pada level 6.196 dari 6.175 pada pekan lalu," kata Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Kautsar Primadi Nurahmad dalam keterangannya, Sabtu (25/7/2026).
Baca Juga: IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
Kautsar menjelaskan rata-rata volume transaksi harian bursa melonjak 66,88% menjadi 43,68 miliar lembar saham dibandingkan 26,17 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya. Sementara itu, rata-rata nilai transaksi harian meningkat 41,21% menjadi Rp19,76 triliun dari Rp13,99 triliun.
Selain itu, rata-rata frekuensi transaksi harian naik 14,40% menjadi 2,67 juta kali transaksi dari sebelumnya 2,33 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar BEI juga meningkat 1,13% menjadi Rp10.870 triliun dibandingkan Rp10.749 triliun pada penutupan pekan sebelumnya.
Di sisi lain, investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp1,36 triliun pada perdagangan Jumat (24/7). Secara akumulatif sepanjang tahun berjalan hingga akhir pekan tersebut, nilai jual bersih investor asing mencapai Rp79,09 triliun.
Di tengah penguatan IHSG, BEI mencatat sejumlah saham mengalami kenaikan maupun penurunan yang signifikan. Pada kelompok saham dengan kenaikan terbesar (top gainers), PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) memimpin dengan lonjakan 89,66% ke level Rp1.375 per saham, disusul PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) yang menguat 89,55% ke Rp127 dan PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) yang naik 51,97% ke Rp1.780.
Saham lain yang masuk jajaran top gainers yakni PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) yang meningkat 45,71%, PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA) naik 40%, PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) menguat 38,96%, PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) naik 36,25%, PT Futura Energi Global Tbk (FUTR) meningkat 33,63%, PT Estetika Tata Tiara Tbk (BEEF) menguat 28,79%, serta PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk (JGLE) yang naik 26%.
Baca Juga: IHSG Sesi Siang Terjun Bebas 1,75% ke 6.204, Transaksi Tembus Rp10,4 Triliun
Sementara, daftar saham dengan penurunan terdalam (top losers) dipimpin PT MD Entertainment Tbk (FILM) yang merosot 29,57% menjadi Rp1.060 per saham. Pelemahan juga dialami PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang turun 27,93%, PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) melemah 25,91%, PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) turun 24,79%, dan PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE) yang terkoreksi 18,06%.
Adapun saham lain yang masuk kelompok top losers adalah PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA) yang turun 17,98%, PT City Retail Developments Tbk (NIRO) melemah 15,43%, PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) terkoreksi 15,35%, PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS) turun 14,40%, serta PT Lion Metal Works Tbk (LION) yang melemah 12,37%. Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa meskipun IHSG menguat secara mingguan, kinerja saham individual tetap bervariasi dipengaruhi sentimen dan fundamental masing-masing emiten.
"Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan turut mengalami kenaikan sebesar 0,34% dan ditutup pada level 6.196 dari 6.175 pada pekan lalu," kata Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Kautsar Primadi Nurahmad dalam keterangannya, Sabtu (25/7/2026).
Baca Juga: IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
Kautsar menjelaskan rata-rata volume transaksi harian bursa melonjak 66,88% menjadi 43,68 miliar lembar saham dibandingkan 26,17 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya. Sementara itu, rata-rata nilai transaksi harian meningkat 41,21% menjadi Rp19,76 triliun dari Rp13,99 triliun.
Selain itu, rata-rata frekuensi transaksi harian naik 14,40% menjadi 2,67 juta kali transaksi dari sebelumnya 2,33 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar BEI juga meningkat 1,13% menjadi Rp10.870 triliun dibandingkan Rp10.749 triliun pada penutupan pekan sebelumnya.
Di sisi lain, investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp1,36 triliun pada perdagangan Jumat (24/7). Secara akumulatif sepanjang tahun berjalan hingga akhir pekan tersebut, nilai jual bersih investor asing mencapai Rp79,09 triliun.
Di tengah penguatan IHSG, BEI mencatat sejumlah saham mengalami kenaikan maupun penurunan yang signifikan. Pada kelompok saham dengan kenaikan terbesar (top gainers), PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) memimpin dengan lonjakan 89,66% ke level Rp1.375 per saham, disusul PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) yang menguat 89,55% ke Rp127 dan PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) yang naik 51,97% ke Rp1.780.
Saham lain yang masuk jajaran top gainers yakni PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) yang meningkat 45,71%, PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA) naik 40%, PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) menguat 38,96%, PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) naik 36,25%, PT Futura Energi Global Tbk (FUTR) meningkat 33,63%, PT Estetika Tata Tiara Tbk (BEEF) menguat 28,79%, serta PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk (JGLE) yang naik 26%.
Baca Juga: IHSG Sesi Siang Terjun Bebas 1,75% ke 6.204, Transaksi Tembus Rp10,4 Triliun
Sementara, daftar saham dengan penurunan terdalam (top losers) dipimpin PT MD Entertainment Tbk (FILM) yang merosot 29,57% menjadi Rp1.060 per saham. Pelemahan juga dialami PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang turun 27,93%, PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) melemah 25,91%, PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) turun 24,79%, dan PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE) yang terkoreksi 18,06%.
Adapun saham lain yang masuk kelompok top losers adalah PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA) yang turun 17,98%, PT City Retail Developments Tbk (NIRO) melemah 15,43%, PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) terkoreksi 15,35%, PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS) turun 14,40%, serta PT Lion Metal Works Tbk (LION) yang melemah 12,37%. Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa meskipun IHSG menguat secara mingguan, kinerja saham individual tetap bervariasi dipengaruhi sentimen dan fundamental masing-masing emiten.
(nng)
Lihat Juga :