Indonesia Didorong Kuasai Teknologi dan Inovasi Perkuat Industrialisasi Hijau

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:33 WIB
loading...
Indonesia Didorong Kuasai...
Indonesia didorong untuk tidak sekadar menarik investasi asing, melainkan membangun industri domestik mandiri berbasis penguasaan teknologi dan inovasi di tengah transisi menuju ekonomi hijau. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Indonesia didorong untuk tidak sekadar menarik investasi asing, melainkan membangun industri domestik mandiri berbasis penguasaan teknologi dan inovasi di tengah transisi menuju ekonomi hijau. Kehadiran perusahaan nasional berkelas global dinilai menjadi prasyarat utama agar Indonesia mampu bertransformasi dari negara penerima investasi menjadi pencipta teknologi.

"Made in Indonesia saja belum cukup, yang kita butuhkan adalah Made by Indonesia melalui kehadiran perusahaan nasional yang mampu menyerap teknologi, berinovasi, dan menjadi global champion," kata Wakil Koordinator Sekretariat Satgas Percepatan Hilirisasi Dimas Muhamad dalam Katadata Policy Dialogue seperti dikutip Selasa (28/7/2026).

Baca Juga: Komitmen Industri Sawit Tumbuhkan Ekonomi Hijau dan Lestarikan Lingkungan

Dimas menjelaskan keberhasilan industrialisasi hijau tidak cukup diukur dari besarnya nilai investasi yang masuk. Negara-negara berkembang yang berhasil keluar dari jebakan pendapatan menengah (middle-income trap) terbukti mampu memadukan investasi, penyerapan teknologi (infusion), serta penciptaan inovasi (innovation) secara beriringan.

Senada dengan hal tersebut, Managing Director Industrialization Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Ardy Muawin menegaskan bahwa tidak ada negara maju yang memiliki struktur industri lemah atau bergantung pada teknologi asing. Menurutnya, ketergantungan pada ekspor sumber daya alam mentah dan keunggulan tenaga kerja murah harus segera diubah.


Melalui Danantara, pemerintah mengarahkan fokus investasi pada sektor-sektor strategis yang menjamin adanya transfer teknologi serta pengembangan rantai pasok nasional. Skema kerja sama investasi tidak lagi hanya mencari penyandang dana, tetapi juga mengutamakan komitmen alih teknologi bagi daya saing industri dalam negeri.

Baca Juga: Titik Baru Investasi Sumatera Selatan, Banyuasin!

Sementara itu, dari sektor manufaktur hijau, President Director Indonesia Battery Corporation (IBC) Aditya F. Arif mengungkapkan bahwa penguasaan teknologi menjadi tantangan terbesar dalam pembangunan ekosistem industri baterai nasional. Kemitraan strategis dengan pemain global saat ini dijadikan pijakan awal untuk mempelajari proses manufaktur secara mendalam.

Aditya menambahkan target jangka panjang IBC adalah membangun kapabilitas riset mandiri melalui kolaborasi lintas sektor dan perguruan tinggi. Langkah ini penting guna mencetak sumber daya manusia berkualitas yang mampu mengikuti dinamika perkembangan teknologi energi terbarukan secara berkelanjutan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3,88 Juta Lowongan Kerja...
3,88 Juta Lowongan Kerja Ramah Lingkungan Bakal Terbuka di 2026, Catat Sektor Industrinya
Indonesia Sustainability...
Indonesia Sustainability 360 Forum Dorong Transformasi Ekonomi Berkelanjutan
Niro Granite Bidik Proyek...
Niro Granite Bidik Proyek Pedestrian dengan Material Bersertifikasi Hijau
Kolaborasi Multipihak...
Kolaborasi Multipihak Dorong Dekarbonisasi dan Inisiatif Ekonomi Sirkular untuk Daya Saing Industri
Kadin Net Zero Hub Bersama...
Kadin Net Zero Hub Bersama KIIC Dorong Aksi Nyata Dekarbonisasi Industri
Kerja Sama RI-Jepang...
Kerja Sama RI-Jepang Buka Jalan Transisi Hijau, Ekonom: Momentum Perkuat Ketahanan Energi
Presiden Prabowo Resmikan...
Presiden Prabowo Resmikan Pabrik Perakitan Mobil Listrik di Magelang
IMIP Menjaga Biodiversitas,...
IMIP Menjaga Biodiversitas, Kuatkan Konektivitas Ekosistem Industri Hijau
Chandra Asri Group Dorong...
Chandra Asri Group Dorong Transformasi Industri Hijau dan Pengolahan Sampah
Rekomendasi
Sekolah Nasional Terintegrasi:...
Sekolah Nasional Terintegrasi: Investasi Besar yang Harus Dijaga Konsistensinya
Dari Tol ke Tanjakan...
Dari Tol ke Tanjakan Merbabu Lebih dari 92 Km/Liter: Bukti Teknologi DM Tak Cuma Andal di Jalan Datar
Penerbangan Netanyahu...
Penerbangan Netanyahu ke AS Melintasi Wilayah Udara Negara-negara Anggota ICC
Berita Terkini
Elon Musk Sebut AS 1.000%...
Elon Musk Sebut AS 1.000% Bakal Bangkrut: Utang Amerika Tembus Rp713.684 Triliun
Aktivitas Trading Token...
Aktivitas Trading Token Berbasis Saham AS Tumbuh di Kuartal II 2026
Praktis dan Cepat! BRI...
Praktis dan Cepat! BRI Multiguna Pre-Approved Hadirkan Solusi Finansial Spesial untuk Nasabah Terpilih
Diwarnai Kejatuhan 380...
Diwarnai Kejatuhan 380 Saham, Tren Pelemahan IHSG Berlanjut ke 6.130
Tetap Cerdas di Era...
Tetap Cerdas di Era Cashless, Begini Trik Jajan Nyaman Tanpa Bikin Dompet Kering
Rupiah Makin Loyo Imbas...
Rupiah Makin Loyo Imbas Pengunduran Diri Gubernur BI, Hari Ini Tembus Rp18.083/USD
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved