Ekonom Sebut Penempatan Dana Pemerintah di Bank Itu Mubazir

Rabu, 23 September 2020 - 15:40 WIB
loading...
Ekonom Sebut Penempatan...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan akan segera menempatkan dana pemerintah ke tiga bank syariah. Penempatan dana pemerintah diharapkan dapat memberikan bantuan khususnya menyalurkan kredit modal kerja bagi pelaku usaha.

Peneliti Indef, Nailul Huda menilai, penempatan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dari pemerintah ke perbankan terlebih dahulu bisa dikatakan mubazir karena ada proses yang harus dilalui terlebih dulu di bank.

"Namun demikian, Menteri Keuangan juga tidak salah ketika kita berbicara tentang ketepatan sasaran dari program PEN," kata Huda saat dihubungi di Jakarta, Rabu (23/9/2020). (Baca juga: BI Optimis Pemulihan Ekonomi Semester II/2020 Jauh Lebih Baik )

Pasalnya, lanjut dia, selama ini pemerintah tidak mempunyai data yang valid dan bagus terkait pelaku usaha, terlebih pelaku usaha yang terdampak. Jadi, paling mendekati valid melalui perbankan.

Menurut dia, perbankan pasti mempunyai data pelaku usaha baik mereka yang membutuhkan PEN ataupun tidak. "Jadi menurut saya jika pemerintah punya data yang bagus dan valid, memang lebih baik menyalurkannya secara langsung. Namun apabila tidak punya lebih baik menggunakan pihak ketiga seperti ke bank ataupun non bank," jelasnya.

Huda memandang, jika perbankan syariah menolak karena ada beban bunga yang didapatkan dari pemerintah itu adalah hal yang sangat wajar. "Kalau bunga PEN dari pemerintah lebih besar dari bunga penempatan dana bank besar ya tidak tepat juga pemerintahnya," cetus dia.

Menurut dia, lebih baik pemerintah memberikan beban bunga yang ringan bagi perbankan yang menyalurkan PEN. Selain itu, bank juga perlu membantu pemerintah dalam penyaluran PEN namun harus dengan cost of fund yang murah juga dari pemerintah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gaji ke-13 Sudah Cair...
Gaji ke-13 Sudah Cair ke 5,5 Juta Penerima, Pemerintah Kucurkan Rp24,05 Triliun
33 Bank Siap Gelontorkan...
33 Bank Siap Gelontorkan Kredit Rp178 Triliun ke Danantara, Buat Apa?
Berita Pemangkasan Gaji...
Berita Pemangkasan Gaji ke-13 ASN Dipastikan Hoaks, Pencairan Tetap Juni 2026
Purbaya Sempat Dilarikan...
Purbaya Sempat Dilarikan ke RS: Kini Kondisi Sehat dan Gula Darah Normal
Tepis Kabar Sakit Pinggang...
Tepis Kabar Sakit Pinggang Parah, Menkeu Purbaya Tiba-tiba Muncul Berenang
SMBC Indonesia Fokus...
SMBC Indonesia Fokus Optimalkan Ketahanan Bisnis
Rayakan Usia 6 Dekade,...
Rayakan Usia 6 Dekade, Bank Papua Gelar Turnamen Tenis Bank Papua Open 2026
Viral, Pria India Bawa...
Viral, Pria India Bawa Mayat Saudaranya ke Bank untuk Tarik Uang Korban
Bank BRI Buka Lowongan...
Bank BRI Buka Lowongan Kerja BBAP 2026, Fresh Graduate Bisa Daftar
Rekomendasi
UKT dan Uang Pangkal...
UKT dan Uang Pangkal Jalur Mandiri Vokasi Undip 2026, Tes Online dari Rumah
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam yang Penting Diketahui!
Maraton Microdrama Makin...
Maraton Microdrama Makin Seru di V+Short, Simak Rekomendasinya!
Berita Terkini
Rupiah Bergejolak, Saatnya...
Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global?
Naik 2,07%, IHSG Balik...
Naik 2,07%, IHSG Balik Lagi ke Level 6.000-an
IFG Life Lindungi Lebih...
IFG Life Lindungi Lebih dari 20.000 Peserta BTN JAKIM 2026
DADA Buka Registrasi...
DADA Buka Registrasi RUPST 19 Juni, Siapkan Dividen Rp2 Miliar
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved