Ekonomi Indonesia Baru Akan Pulih di 2021, Itu pun Ada Syaratnya

Kamis, 24 September 2020 - 10:58 WIB
loading...
Ekonomi Indonesia Baru...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2020 akan terkontraksi akibat pandemi Covid-19 . Sebab, pertumbuhan ekonomi di triwulan-triwulan sebelumnya juga melambat. Di triwulan I ekonomi hanya mencapai level 2,97% setelah muncul kasus pertama Covid19 di Indonesia. Ekonomi kian terkontraksi di kuartal II dengan minus 5,32%. ( Baca juga:RI Terancam Resesi, Pengusaha Minta Birokrasi Lebih Luwes )

Nah memasuki triwulan-III tahun 2020, kondisi ekonomi sedikit membaik seiring dengan adanya relaksasi PSBB. Proyeksi pertumbuhan ekonomi di triwulan-III diperkirakan masih akan berada pada teritori negatif, namun dengan arah membaik dibandingkan triwulan-II.

Chief Economist Bank Mandiri Andry Asmoro mengatakan, jika Indonesia mengalami resesi tidak akan sedalam India dan Malaysia. Tak sedalam juga negara-negara maju di kawasan Eropa dan Amerika. Makanya, pertumbuhan ekonomi nasional di sepanjang tahun ini, meski mengalami kontraksi, angkanya tak terlalu besar.

"Kami memperkirakan pertumbuhan full-year ekonomi Indonesia pada 2020 akan berada pada kisaran -1% sampai -2%,"kata Andry dalam diskusi virtual, Kamis (24/9/2020).

Menurut Andry, dinamika ekonomi global mengungkap, banyak negara di dunia yang juga sudah memasuki resesi. Kecuali memang, Vietnam, dan Tiongkok yang masih mencatat pertumbuhan positif.

Sementara, perekonomian nasional akan mulai memasuki masa pemulihan di tahun 2021, dengan asumsi kurva infeksi Covid-19 sudah menunjukkan perlambatan, disertai adanya prospek penemuan dan produksi vaksin sehingga masalah pandemi ini bisa cepat teratasi.

"Kami memperkirakan ekonomi dapat tumbuh 4,4% di tahun 2021," jelasnya. ( Baca juga:Ngotot Gelar Pilkada, Posisi Pemerintah Dinilai Dilematis )

Dia menambahkan, kekhawatiran atas penyebaran Covid-19 telah menekan usaha ritel dan jasa makanan dan minuman. Sebab, sejumlah daerah memperpanjang masa PSBB transisi, dan DKI Jakarta--dengan kenaikan kasus per hari Covid-19 yang tinggi--kembali menerapkan PSBB II.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Buka MNC Forum ke-82,...
Buka MNC Forum ke-82, HT Ungkap Peran Strategis Pasar Modal bagi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Mengulik Kerentanan...
Mengulik Kerentanan Ekonomi Nasional di Balik Angka Pertumbuhan 5,61 Persen
Bank Mandiri Ramal Ekonomi...
Bank Mandiri Ramal Ekonomi RI Kuartal II Melambat Tak Sampai 5,6%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi 5,61% Diragukan, Purbaya: Angka Jelek Ribut, Angka Tinggi Ribut
Kejar Pertumbuhan Ekonomi...
Kejar Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 Dekati 6%, Purbaya Ungkap Fokus Utama Pemerintah
Ekonomi RI 5,61% Tertinggi...
Ekonomi RI 5,61% Tertinggi di G20, Airlangga Akui Berkat Momentum Ramadan dan Lebaran
Bank Mandiri Salurkan...
Bank Mandiri Salurkan 2.529 Hewan Kurban ke ratusan titik di seluruh Indonesia
Ekonomi Indonesia Solid,...
Ekonomi Indonesia Solid, Bank Mandiri Nilai Sinergi Kebijakan Topang Prospek Pertumbuhan
Pertumbuhan yang Berdampak
Pertumbuhan yang Berdampak
Rekomendasi
AHWA dan Masa Depan...
AHWA dan Masa Depan Kepemimpinan NU
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Berita Terkini
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
7 BUMN Kolaborasi Gelar...
7 BUMN Kolaborasi Gelar Blue Impact, Lestarikan Terumbu Karang dan Berdayakan Masyarakat Pesisir
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved