Ninja Xpress Bantu Binsis UMKM Ngegas di Pasar Digital
Kamis, 24 September 2020 - 13:48 WIB
loading...
A
A
A
Pada program AKSILERASI batch I yang akan berjalan selama tiga bulan dari 22 September-22 Desember 2020, terdapat 12 materi pelatihan yang akan dibawakan oleh 10 mentor berpengalaman di bidangnya, seperti Yoris Sebastian (ahli bidang komunikasi dan kreatif), Ligwina Hananto (Ahli Finansial), Riel Tasmaya (ahli investasi), Ismail Fahmi (ahli market intelligence), dan masih banyak lagi.
“20 UKM yang terpilih dari seluruh Indonesia telah melalui serangkaian proses kurasi yang dilakukan berdasarkan survei yang telah dilengkapi saat melakukan registrasi. Peserta dibagi dalam klasterisasi sesuai omzet perusahaan per tahun, tingkat engagement rate media sosial, jumlah anggota tim atau karyawan, dan kepercayaan diri peserta akan tumbuhnya usaha yang dilihat dari berbagai macam aspek," ujar CMO Ninja Xpress Andi Djoewarsa.
Adapun klasterisasi skala bisnis UKM dibagi menjadi tiga. Yang pertama Klaster A: UKM dengan omset lebih dari Rp1 miliar per tahun yang akan fokus untuk bertemu dan melakukan presentasi bisnis kepada calon investor. Kedua, Klaster B: UKM dengan omset Rp500 juta-Rp1 miliar per tahun yang akan berfokus membuat kampanye di media massa hasil kolaborasi antara peserta, Ninja Xpress, dan pemangku kepentingan lainnya sesuai kebutuhan. ( Baca juga:Febri Diansyah Mengundurkan Diri dari KPK )
"Terakhir, Klaster C: UKM dengan omset kurang dari Rp500 juta per tahun akan berfokus pada pembuatan kampanye pemasaran (event) digital hasil kolaborasi antara peserta dan Ninja Xpress serta pemangku kepentingan lainnya sesuai kebutuhan. Hasil akhir yang diharapkan pada program AKSILERASI adalah setiap UKM akan naik “kelas” ke klaster selanjutnya," tutur Andi.
Ada banyak fasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku UKM di program AKSILERASI ini, salah satunya adalah kesempatan bagi UKM mendapatkan pembiayaan untuk program pemasaran yang secara langsung dapat meningkatkan penjualan.
“20 UKM yang terpilih dari seluruh Indonesia telah melalui serangkaian proses kurasi yang dilakukan berdasarkan survei yang telah dilengkapi saat melakukan registrasi. Peserta dibagi dalam klasterisasi sesuai omzet perusahaan per tahun, tingkat engagement rate media sosial, jumlah anggota tim atau karyawan, dan kepercayaan diri peserta akan tumbuhnya usaha yang dilihat dari berbagai macam aspek," ujar CMO Ninja Xpress Andi Djoewarsa.
Adapun klasterisasi skala bisnis UKM dibagi menjadi tiga. Yang pertama Klaster A: UKM dengan omset lebih dari Rp1 miliar per tahun yang akan fokus untuk bertemu dan melakukan presentasi bisnis kepada calon investor. Kedua, Klaster B: UKM dengan omset Rp500 juta-Rp1 miliar per tahun yang akan berfokus membuat kampanye di media massa hasil kolaborasi antara peserta, Ninja Xpress, dan pemangku kepentingan lainnya sesuai kebutuhan. ( Baca juga:Febri Diansyah Mengundurkan Diri dari KPK )
"Terakhir, Klaster C: UKM dengan omset kurang dari Rp500 juta per tahun akan berfokus pada pembuatan kampanye pemasaran (event) digital hasil kolaborasi antara peserta dan Ninja Xpress serta pemangku kepentingan lainnya sesuai kebutuhan. Hasil akhir yang diharapkan pada program AKSILERASI adalah setiap UKM akan naik “kelas” ke klaster selanjutnya," tutur Andi.
Ada banyak fasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku UKM di program AKSILERASI ini, salah satunya adalah kesempatan bagi UKM mendapatkan pembiayaan untuk program pemasaran yang secara langsung dapat meningkatkan penjualan.
(uka)
Lihat Juga :