Reformasi Kesehatan, Erick Thohir: Puskesmas Ujung Tombak Penanganan Covid-19

Minggu, 27 September 2020 - 04:40 WIB
loading...
Reformasi Kesehatan,...
Ilustrasi Puskesmas. Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah tengah membidik program reformasi kesehatan untuk menangani persoalan penyebaran Covid-19 di Tanah Air. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menguatkan fungsi Puskesmas sebagai titik dini untuk menekan penyebaran virus.

Menteri BUMN sekaligus Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi (PCPEN) Erick Thohir mengatakan, Puskesmas sebagai ujung tombak dari program reformasi kesehatan untuk menekan penyebaran virus. Di mana, pihaknya akan memperkuat fungsi Puskesmas yang terbesar di 83.000 desa atau kelurahan di Indonesia.

"Indonesia sehat sendiri kalau dilihat di situ salah satu programnya adalah reformasi daripada kesehatan itu sendiri. Di mana, kita ingin kembali memperbaiki bahwa ujung tombak dari pada reformasi ini kembali kepada Puskesmas. 83.000 kelurahan dan desa itu adalah titik dini kita untuk mengantisipasi daripada penyakit yang sedang berjangkit hari ini ataupun di masa depan," ujar Erick dalam sesi wawancara dengan salah satu TV swasta, Sabtu (26/9/2020). (Baca juga: Duet Bahlil-Erick Sukses Bujuk Pabrik Sepatu Korea Ini Pindah ke Indonesia )

Penggalakan program reformasi kesehatan ini sudah dibahas oleh pihak PCPEN dengan Kementerian Kesehatan. Meski begitu, Erick belum menjelaskan detail skema dari program reformasi kesehatan itu sendiri.

"Karena itu, kalau kita lihat di program yang ada di Komite yang dibantu oleh Pak Menteri Kesehatan (Terawan Agus Putranto) juga," ujar dia.

Erick mencatat, dalam menangani penyebaran Covid-19 dan melakukan pemulihan ekonomi nasional (PEN) pihaknya akan menambahkan program baru. Bahkan, sejumlah program bantuan sosial yang sudah direalisasikan ada kemungkinan diperpanjang. Dia bilang, langkah itu bertujuan untuk memfasilitasi masyarakat yang terdampak Covid-19.

Meski demikian, dia menegaskan, hal terpenting dari semua upaya yang telah dilakukan pemerintah untuk memperbaiki sisi kesehatan dan ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19 tak akan berarti tanpa didukung oleh masyarakat. Karena itu, dia berharap agar ada proses kesadaran yang dimiliki masyarakat untuk bersama menangani krisis kesehatan dan ekonomi ini. (Baca juga: Sepanjang Pandemi COVID-19, BPOM: Penjualan Obat Ilegal Meningkat 100% )

"Yang penting juga bagaimana kita merubah pola pikir bahwa kesadaran menjadi kunci seperti yang kita lakukan pada Covid-19 ini. Program apa apapun yang kita lakukan kalau masyarakatnya sendiri tidak mau bersama kita ini yang mungkin akan terberat kita hadapi," ujar Erick.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Erick Thohir Angkat...
Erick Thohir Angkat Sekjen PSSI Yunus Nusi Jadi Komisaris Angkasa Pura
Anggaran Kementerian...
Anggaran Kementerian BUMN 2026 Diusulkan Rp604 Miliar, Buat Apa Saja?
Mayjen TNI Ahmad Rizal...
Mayjen TNI Ahmad Rizal Resmi Jadi Dirut Bulog Gantikan Letjen TNI Novi Helmy, Ini Kata Erick
Wujudkan Arahan Presiden,...
Wujudkan Arahan Presiden, Menteri BUMN Erick Thohir: KEK Kesehatan Akan Diperluas
Presiden Prabowo Tugaskan...
Presiden Prabowo Tugaskan Erick Thohir Perbanyak KEK Kesehatan
Erick Thohir Dipanggil...
Erick Thohir Dipanggil ke Istana, Prabowo Minta Diskon Transportasi Segera Dimulai
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Prabowo Panggil John...
Prabowo Panggil John Herdman ke Hambalang, Bahas Roadmap Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Rekomendasi
Dewi Perssik Bagikan...
Dewi Perssik Bagikan Kabar Terbaru Tio Pakusadewo usai Dirawat Akibat Gangguan Jantung
5 Perintah Al-Quran...
5 Perintah Al-Qur'an terhadap Anak Yatim, Muslim Wajib Tahu dan Mengamalkannya
Doa Anak Yatim Diyakini...
Doa Anak Yatim Diyakini Mustajab, Benarkah?
Berita Terkini
Purbaya Buka Peluang...
Purbaya Buka Peluang Kerek Dana Transfer ke Daerah di 2027 hingga Rp90 Triliun
Rupiah Tergerus Sentimen...
Rupiah Tergerus Sentimen Eksternal, Hari Ini Berakhir Tembus Rp17.843 per USD
Gelontorkan Diskon Tiket...
Gelontorkan Diskon Tiket Transportasi hingga 30%, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp1,54 Triliun
Tips MotionTrade: Modus...
Tips MotionTrade: Modus Penipuan Berkedok Customer Service, Investor Wajib Waspada!
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Ambles ke 6.116, Transaksi Cetak Rp13,4 Triliun
Penerbangan Umrah Dipindah...
Penerbangan Umrah Dipindah Mulai 1 Juli 2026, Terpusat di Terminal 2F Bandara Soetta
Infografis
19 Menteri Bergelar...
19 Menteri Bergelar S3, Prabowo Tagih Kepintarannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved