Dengan Laba yang Kontet, Inalum Pasang Capex Segede Gaban
Selasa, 29 September 2020 - 17:17 WIB
loading...
A
A
A
Orias mengatakan, penurunan laba bersih perseroan karena didorong harga rata-rata komoditas perusahaan group MIND ID yang mengalami tekanan harga akibat melambatnya permintaaan. Hal itu disebabkan karena dampak pandemi Covid-19.
"Ini saya sampaikan untuk operation posisi laba rugi di 2020 ini, kami hanya mencapai setengah dibandingkan dengan posisi yang sama 2019. Jadi untuk laba rugi bersih hanya sekitar Rp103 miliar dibandingkan 2019 mencapai Rp 257 miliar. Jadi ada dampak signifikan terhadap Inalum operation," ujar Orias. ( Baca juga:Menkes Terawan Jadi Sorotan, Komunikasi Publiknya Dinilai Lemah )
Sejak Maret 2020 realisasi harga komoditas mengalami penurunan. Komoditas tersebut di antaranya, aluminium turun 12%, batubara 9%, tima 19%, kemudian boksit 7%. Meski begitu komoditas emas mengalami peningkatan dibandingkan 2019 sebanyak 25%.
"Ini saya sampaikan untuk operation posisi laba rugi di 2020 ini, kami hanya mencapai setengah dibandingkan dengan posisi yang sama 2019. Jadi untuk laba rugi bersih hanya sekitar Rp103 miliar dibandingkan 2019 mencapai Rp 257 miliar. Jadi ada dampak signifikan terhadap Inalum operation," ujar Orias. ( Baca juga:Menkes Terawan Jadi Sorotan, Komunikasi Publiknya Dinilai Lemah )
Sejak Maret 2020 realisasi harga komoditas mengalami penurunan. Komoditas tersebut di antaranya, aluminium turun 12%, batubara 9%, tima 19%, kemudian boksit 7%. Meski begitu komoditas emas mengalami peningkatan dibandingkan 2019 sebanyak 25%.
(uka)
Lihat Juga :