Bisnis Hotel di Jawa Barat Anjlok 17,74% Akibat Corona

Selasa, 05 Mei 2020 - 23:58 WIB
loading...
Bisnis Hotel di Jawa...
Kepala BPS Jawa Barat, Doddy Herlando. Foto/Dok.
A A A
BANDUNG - Bisnis perhotelan di Jawa Barat merosot akibat pandemi corona (Covid-19) yang merebak di Indonesia, sejak awal Maret 2020. Ini tampak pada sepinya tingkat hunian hotel di Bumi Priangan.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat merilis Tingkat Penghunian Kamar (TPK) atau okupansi hotel di Jawa Barat pada Maret 2020 sebesar 28,73%. Turun 17,74% dibandingkan TPK Februari 2020 yang mencapai 46,47%.

"TPK hotel bintang dan nonbintang keduanya mengalami penurunan pada bulan Maret kemarin," kata Kepala BPS Jabar Doddy Herlando di Bandung, Selasa (5/5/2020).

Kondisi terparah terjadi pada hotel non bintang atau hotel melati. Hotel dengan di bawah 40 kamar ini, hanya mencatat rata rata okupansi 17,89%. Turun 12,98% dibandingkan Februari 2020 yang sebesar 30,87%.

TPK hotel non bintang dengan kelompok kamar maksimal 40 kamar sebesar 19,71%. Sedangkan TPK hotel nonbintang dengan kelompok kamar maksimal 10, hanya 7,19%.

Sementara, hotel berbintang dengan jumlah diatas 40 kamar masih memiliki tingkat okupansi lebih baik. TPK hotel bintang pada Maret 2020 sebesar 34,55% atau turun 15,60% dibandingkan TPK Februari 2020 yang mencapai 50,15%.

"TPK untuk hotel bintang 2 tercatat masih cukup tinggi yaitu sebesar 41,30%. Sedangkan TPK terendah terjadi pada hotel bintang 1 sebesar 21,56%," imbuh Doddy.
(bon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Ekspor April 2026 Melesat...
Ekspor April 2026 Melesat 21,98% Tembus Rp449.6 Triliun, Ini Penopangnya
Inflasi Indonesia Mei...
Inflasi Indonesia Mei 2026 Capai 3,08%, Ini Pendorongnya
BPS: Neraca Dagang RI...
BPS: Neraca Dagang RI Januari-April 2026 Surplus USD5,64 Miliar
BPS: Jumlah UMKM di...
BPS: Jumlah UMKM di Indonesia Capai 59 Juta Usaha Tahun 2023
Liburan Sekolah, Hotel...
Liburan Sekolah, Hotel Ini Tawarkan Misi Seru Petualangan Staycation Keluarga
Serunya BBQ, Pasta dan...
Serunya BBQ, Pasta dan Live Music Tepi Kolam Temani Malam Akhir Pekan di Jakarta
Sidang Gugatan PPP,...
Sidang Gugatan PPP, Ketua SC Mengaku Borong Kamar Hotel untuk Persidangan Muktamar
Rekomendasi
Hujan Diprediksi Guyur...
Hujan Diprediksi Guyur Sebagian Besar Jakarta Siang hingga Sore Hari Ini
DBL Gandeng Partner...
DBL Gandeng Partner Anyar untuk Dorong Pengembangan Talenta Muda Indonesia
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
Berita Terkini
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved