Uji Coba Lancar, Dirut Bio Farma: Insya Allah Akhir Januari Bisa Vaksinasi

Senin, 05 Oktober 2020 - 15:47 WIB
loading...
Uji Coba Lancar, Dirut...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Direktur utama PT Bio Farma (Persero) Honesti Basyir mengatakan, sebanyak 1.319 orang yang sudah disuntik vaksin Covid-19 hingga akhir September 2020. Meski begitu, baru 656 orang relawan yang mendapat suntikan tahap dua.

Dari 656 relawan, terdapat 244 orang di antaranya dalam tahap pengambilan darah pasca-suntikan kedua. Hal itu untuk melihat antibodi setelah penyuntikan vaksin. ( Baca juga:Ini Baru yang Namanya Meroket, Penjualan Online Naik 480% )

Honesti mengatakan, dari hasil pemantauan pihaknya, 244 relawan tersebut belum memperlihatkan adanya gejala atau efek samping vaksin yang tergolong serius. Karena itu, dia berharap agar proses uji coba vaksin berjalan sesuai rencana.

Setelah proses atau tahap uji coba kedua dilakukan bagi semua relawan, pihak Bio Farma akan melaporkan hasilnya kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang direncanakan diserahkan pada Januari 2021 mendatang. Dengan begitu, pada bulan bulan selanjutnya, proses produksi vaksin mulai dilakukan dan siap didistribusikan.

"Sampai saat ini belum ada reaksi serius dari suntikan ini. Mudah-mudahan ini bisa berjalan lancar supaya Januari (2021) bisa kami sampaikan hasilnya ke BPOM sehingga Januari bisa produksi. Insya Allah akhir Januari atau awal Februari bisa vaksinasi," kata dia dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VI, Senin (5/10/2020).

Sementara itu, Bio Farma juga tengah mempersiapkan produksi vaksin Covid-19 dengan Sinovac. Targetnya vaksin yang diproduksi sebanyak 250 juta dosis itu akan tersedia pada 2021 nanti. ( Baca juga:Giliran Para Akademisi Menolak Omnibus Law Cipta Kerja )

Sebelumnya, Honesti mengatakan, pihaknya bersama BPOM akan berkunjung ke Sinovac China untuk melakukan audit pengembangan vaksin. Dalam kunjungan itu, BPOM akan memastikan fasilitas dan proses produksi vaksin Covid-19 di Bio Farma memenuhi standar cara pembuatan obat yang baik (CPOB) atau good manufacturing practice (GMP).

Audit ini merupakan bagian dalam implementasi Quality Management System di Bio Farma. Untuk menjamin kualitas bulk vaksin yang akan diterima, Bio Farma juga akan melakukan audit inspeksi ke Sinovac. Rencananya akan dilakukan sebelum pelaksanaan audit BPOM.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bangun Indonesia Sehat,...
Bangun Indonesia Sehat, Kimia Farma Diagnostika dan Pfizer Perkuat Vaksinasi Nasional
Bio Farma Raih Primaniyarta...
Bio Farma Raih Primaniyarta Lifetime Achievement, Wujud Kontribusi bagi Kesehatan Dunia
Mudik Gratis Bio Farma...
Mudik Gratis Bio Farma Lebaran 2025, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Menuju Indonesia Emas,...
Menuju Indonesia Emas, Bio Farma Beri Edukasi Bagi Tenaga Medis-Kader Posyandu
Biofarma Group Beberkan...
Biofarma Group Beberkan Inovasi Transformasi Digital di AIPF 2023
Upaya Holding BUMN Farmasi...
Upaya Holding BUMN Farmasi Memperkenalkan Sejumlah Tantangan Perusahaan
Krisis Kepercayaan Vaksin...
Krisis Kepercayaan Vaksin Anak, DPR: Pemerintah Harus Bergerak Cepat
Izin Vaksin Campak untuk...
Izin Vaksin Campak untuk Dewasa Keluar, Kemenkes Prioritaskan Vaksinasi Nakes
Jakarta Masih Nihil...
Jakarta Masih Nihil Kasus Super Flu, Pramono Imbau Warga Vaksinasi demi Pencegahan
Rekomendasi
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Tubuh yang Sehat dan...
Tubuh yang Sehat dan Percaya Diri lewat Pendekatan Medis Holistik
Berita Terkini
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved