Indeks Global Positif, Semoga Nular ke IHSG di Dalam Negeri

Selasa, 06 Oktober 2020 - 11:41 WIB
loading...
Indeks Global Positif,...
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia. Foto/Dok SINDOphoto/Yorri Farli
A A A
JAKARTA - Founder and CEO Finvesol Consulting, Fendi Susiyanto menyampaikan bahwa kondisi global market hari ini dalam situasi positif. Hal ini didukung berbagai indeks regional yang juga membaik pada saat yang sama.

"Kita lihat dari global indeks Dow Jones naiknya cukup signifikan 1,26 persen lebih, S&P juga demikian, kemudian regional juga mulai menghijau, Eropa juga positif," ujar Fendi dalam acara Market Opening IDX Channel, Selasa (6/10/2020).

Fendi menambahkan, dengan adanya kabar baik ini diharapkan akan memberikan dampak positif terhadap situasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di tengah situasi pasca disahkannya RUU Omnibus Law Cipta Kerja.

"Jadi, kita harapkan ini jadi sentimen positif bagi indeks di Jakarta atau IHSG di seputar kekhawatiran atas dampak negatif atau susulan penetapan RUU Cipta Kerja," kata dia. (Lihat grafis: Undang-undang Cipta Kerja Harus Jamin Pacu Ekonomi )

Dia menyebut, situasi market global yang membaik tidak hanya didukung dari kabar membaiknya kesehatan Presiden AS Donald Trump saja, tapi juga berkaitan dengan disetujuinya stimulus sebesar USD2,2 triliun pada pekan kemarin.

"Ini juga membuat investor saya pikir positif pada pagi ini sehingga akan sedikit mengimbangi terhadap kekhawatiran unjuk rasa maupun mogok kerja yang akan dilakukan pekerja. Sehingga, kita lihat bargaining hunting akan berpeluang terjadi dan berlanjut seperti penguatan kemarin," ucapnya. (Baca juga: Jubir Trump Ikut Terpapar COVID-19, Gedung Putih Jadi Cluster Corona )

"Hari ini akan berlanjut indeks berpeluang untuk menguji ke level psikologis kembali di 5.000 bahkan sampai 5.050 bisa teruji kembali dengan kondisi global maupun regional yang positif," sambungnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Malapraktik Penguatan...
Malapraktik Penguatan Rupiah dan IHSG
Rekomendasi
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Lagi, Padahal Telah Setuju Gencatan Senjata yang Dimediasi AS
Pengadilan Tinggi Singapura...
Pengadilan Tinggi Singapura Tolak Gugatan Paulus Tanos, Menkum Koordinasi KPK dan Polri
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Berita Terkini
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
Lindungi Konsumen, Pakar...
Lindungi Konsumen, Pakar UI Ingatkan Dampak Paparan BPA Galon Guna Ulang
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved