Ketidakpastian Melonjak, IMF Keluarkan Peringatan Ekonomi Global

Minggu, 20 April 2025 - 08:10 WIB
loading...
Ketidakpastian Melonjak,...
IMF menyebut gangguan perdagangan global dan meningkatnya proteksionisme memperlambat pertumbuhan ekonomi global tahun ini. FOTO/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Dana Moneter Internasional ( IMF ) menyatakan bahwa ekonomi global diperkirakan akan tumbuh lebih lambat tahun ini dan menghadapi inflasi yang lebih tinggi. Hal itu dipicu oleh gangguan perdagangan global dan meningkatnya proteksionisme.

Tarif resiprokal yang diberlakukan oleh Presiden AS Donald Trump, yang menurutnya difokuskan pada prioritas manufaktur dalam negeri dan negosiasi ulang kesepakatan perdagangan yang menguntungkan AS, telah menyebabkan keretakan tajam dengan para mitra dagang, termasuk Uni Eropa (UE) dan China.

Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva menyerukan reformasi yang mendesak dan memperbarui kerja sama global saat ia meninjau laporan Prospek Ekonomi Dunia yang akan datang dari IMF.

Baca Juga: China Respons Tarif 245% Trump: Kami Tidak Takut Perang

"Volatilitas keuangan meningkat tajam dan ketidakpastian kebijakan perdagangan yang mahal benar-benar di luar grafik," kata Georgieva, seperti dilansir Russia Today, dikutip Minggu (20/4/2025), merujuk pada data IMF yang menunjukkan peningkatan tajam dalam ketidakpastian global.

Georgieva menambahkan bahwa tarif efektif AS telah melonjak ke level terakhir terlihat beberapa waktu lalu. Meskipun tidak menyebut nama Trump, kenaikan tarif tersebut berasal dari langkah-langkah perdagangan besar-besaran yang diambil pemerintah AS.

Termasuk di dalamnya adalah tarif 10% untuk semua impor, dan tarif yang jauh lebih tinggi untuk barang-barang China, di mana beberapa produk menghadapi tarif setinggi 145%. Sebagai tanggapan, China membalas dengan menaikkan bea untuk semua impor AS dari 84% menjadi 125%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
IMF, Bank Dunia, dan...
IMF, Bank Dunia, dan IEA Ketar-ketir Kelangkaan BBM di Depan Mata
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
ART RI-AS Dinilai Tidak...
ART RI-AS Dinilai Tidak Mencerminkan Prinsip Timbal Balik, Indonesia Tanggung Beban Lebih Besar
Rekomendasi
Kisah Seru Benci Jadi...
Kisah Seru Benci Jadi Cinta di Microdrama The Scholarship Boy Stole My Heart V+Short
Peristiwa di Bulan Muharram...
Peristiwa di Bulan Muharram : Bahtera Nabi Nuh AS Berlabuh setelah 150 Tahun Terombang-ambing Banjir
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Berita Terkini
Harga Minyak Dunia Anjlok,...
Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Pertamax Ikut Turun?
NHM Raih PROPER Biru...
NHM Raih PROPER Biru KLHK, Tegaskan Komitmen terhadap Pengelolaan Lingkungan yang Taat dan Berkelanjutan
Mau Bebas Iuran Tahunan...
Mau Bebas Iuran Tahunan Seumur Hidup? Yuk, Ajukan Kartu Kredit MNC Bank Sekarang
Menkop: Warga Bisa Jual...
Menkop: Warga Bisa Jual Minyak Jelantah ke Kopdes Merah Putih
JRP Insurance Hadir...
JRP Insurance Hadir di Jakarta Fair 2026, Jamin Perlindungan Asuransi bagi Pengunjung
Ketika Sampah Menjadi...
Ketika Sampah Menjadi Sumber Daya, Strategi Sirkular Lippo Karawaci
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved