Krisis Ekonomi, Likuiditas Bank BUMN dan BPD Lebih Stabil dari Bank Swasta

Rabu, 07 Oktober 2020 - 12:57 WIB
loading...
Krisis Ekonomi, Likuiditas...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Likuiditas BUMN sektor perbankan dinilai lebih stabil dibandingkan bank swasta saat menghadapi tekanan pandemi Covid-19. Stabilitas likuiditas bank plat merah tersebut karena didukung oleh pemegang saham, dalam hal ini adalah negara.

Financial Institution Ratings Analyst PT Pefindo Hanif Pradipta mengatakan, dari sisi permodalan dalam kategori Bank Umum berdasarkan Kegiatan Usaha (BUKU) I hingga VI, BUMN perbankan lah yang paling kuat menghadapi tekanan krisis ekonomi saat ini.

"Dari BUKU I-VI memang bank-bank yang lebih kuat dari sisi modal dan pendanaannya. Dari BUKU III atau IV memang didukung oleh pemegang saham atau BUMN tentu lebih tahan dari dampak pandemi ini," ujar Hanif dalam sesi wawancara dengan IDX Channel, Jakarta, Rabu (7/10/2020). (Baca juga: Cadangan Devisa Longsor USD1,8 Miliar pada September )

Hanif mengatakan, salah satu dorongan pemerintah untuk menyelamatkan tekanan keuangan bank BUMN adalah dengan memberikan relaksasi berupa penempatan dana negara sebesar Rp47,5 triliun kepada empat anggota Bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) sejak Juni 2020 lalu.

Bank Himbara tersebut adalah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN).

Bukan saja bank BUMN, Bank Pembangunan Daerah (BPD) pun merupakan salah satu perbankan yang cukup kuat menghadapi pandemi Covid-19. Hanif menilai, penyaluran kredit BPD bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi faktor penguatnya di saat krisis ekonomi melanda saat ini.

"Tapi yang menarik, kami melihat bank Pembangunan Daerah yang dimiliki oleh Pemda, karena fokusnya kredit pada ASN atau PNS sehingga dampak Covid-19 tidak terlalu signifikan pada bank BPD," kata dia. (Baca juga: Oknum ASN DLH Bandung Barat Diduga Manipulasi Data TKK )

Dalam catatan iNews.id, pemerintah juga telah menambah dua BPD, yakni Bank Sulawesi Barat dengan penempatan dana sebesar Rp1 triliun dan BPD Kalimantan Barat sebesar Rp500 triliun. Penempatan dana ini menggenapi jumlah dana yang ditempatkan pada tujuh BPD sebelumnya dengan nilai Rp11,2 triliun.

Tak hanya itu, rencananya pada 8 Oktober 2020 pemerintah juga akan memberikan tambahan dana ke BPD Sumatera Utara dan BPD Jambi. Dengan demikian, total dana pemerintah yang telah ditempatkan ke BPD dan bank Himbara mencapai Rp61,7 triliun.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
IHSG Melesat 3,5 Persen,...
IHSG Melesat 3,5 Persen, Saham BUMN Jadi Motor Penguatan Bursa
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
Begini Hasil Pertemuan...
Begini Hasil Pertemuan Dasco dan Bos Himbara, Dirut BNI: Fundamental Bagus, Tak Perlu Cemas
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Dorong Media CCTV Masuk ke Bisnis E-commerce
Mitigasi Krisis
Mitigasi Krisis
Perundingan AS dan Iran...
Perundingan AS dan Iran Terhenti, Dunia Akan Terus Terguncang
Rekomendasi
Argentina di Ambang...
Argentina di Ambang Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
Megawati Gelar Silaturahmi...
Megawati Gelar Silaturahmi dengan Tokoh Gerakan Nurani Bangsa, Ada Istri Gus Dur hingga Romo Magnis
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Atur Jabatan Sipil, Usia Pensiun, hingga Rekrutmen Disabilitas
Berita Terkini
Tips MotionTrade: Modus...
Tips MotionTrade: Modus Penipuan Berkedok Customer Service, Investor Wajib Waspada!
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Ambles ke 6.116, Transaksi Cetak Rp13,4 Triliun
Penerbangan Umrah Dipindah...
Penerbangan Umrah Dipindah Mulai 1 Juli 2026, Terpusat di Terminal 2F Bandara Soetta
Purbaya Pede Harga BBM...
Purbaya Pede Harga BBM Pertamax Bakal Turun Efek Damai AS-Iran
Dipanggil Prabowo Gara-gara...
Dipanggil Prabowo Gara-gara Mati Lampu, Dirut PLN: Kami Mohon Doa
2 Pembangkit Besar Jadi...
2 Pembangkit Besar Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Jawa, Dirut PLN: Satu Berhasil Pulih
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved